Berita Berita Properti

Program Bedah Rumah di Sumatera Barat Sasar 3.772 Unit Rumah Tak Layak Huni

2 menit

Kementerian PUPR kembali akan menyalurkan sejumlah dana untuk Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kali ini bedah rumah akan menyasar 3.772 unit rumah di Provinsi Sumatera Barat.

Program BSPS menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat di tingkat desa pada masa pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III, Zubaidin, Program BSPS atau bedah rumah Provinsi Sumatera Barat akan segera dilaksanakan Kementerian PUPR.

Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyasar 3.772 unit rumah RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).

Program Bedah Rumah di Sumbar Targetkan 3.772 Unit

bedah rumah tidak layak huni

sumber: investor.id

Dilansir dari Investor. Id, 3.772 unit rumah yang akan di bedah ini berasal dari 10 kabupaten/kota pada wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Wilayah-wilayah tersebut antara lain berada di Kabupaten Pesisir Selatan 325 unit, Kabupaten Sijunjung 313 unit, Kota Padang 122 unit, Kabupaten Pasaman 400 unit…

….Kabupaten Lima Puluh Kota 180 Unit, Kabupaten Agam 460 unit, Kabupaten Padang Pariaman 230 unit, Kabupaten Solok 942 unit, Kabupaten Tanah Datar 300 unit, dan Kabupaten Dharmasraya 500 unit.

Baca Juga:

8 Keunikan Rumah Gadang Sumatera Barat | Liburan ke Sini Yuk!

Tiap Rumah Mendapatkan Dana Bantuan Rp17,5 Juta

hasil program bedah rumah

Salah satu hasil program bedah rumah. Foto: Kementerian PUPR

Sementara itu, program bedah rumah BSPS di Provinsi Sumatera Barat turut memberikan bantuan dana stimulan sebesar Rp17,5 juta.

Dana bantuan tersebut diberikan untuk meningkatkan kualitas rumah yang terdiri dari, Rp15 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.

Setiap unit yang diikutsertakan dalam program bedah rumah ini akan diberikan peneng khusus oleh Kementerian PUPR.

Zubaidin berharap pelaksanaan program BSPS atau program bedah rumah di Provinsi Sumatera Barat ini bisa terwujud rumah layak huni.

Tak hanya itu, ia berharap seluruh perangkat desa bisa membimbing para Penerima Bantuan (PB) sehingga bantuan yang diterima maksimal.

“Bantuan ini merupakan stimulus dan mungkin jumlah bantuannya tidak seberapa dibandingkan nilai keswadayaan masyarakat dan ini bisa menjadi pemacu bagi Pemda untuk terus membangun rumah yang layak huni,” tutur Zubaidi, dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga:

7 Jenis dan Gambar Rumah Adat Sumatera Barat. Bukan Cuma Rumah Gadang!

Semoga artikel di atas bermanfaat untukmu!

Kunjungi Berita Properti 99.co Indonesia untuk membaca informasi seputar properti lainnya.

Kalau kamu sedang mencari rumah dengan harga murah langsung saja kunjungi situs www.99.co/id.

Follow Me:

Related Posts