Berita Berita Properti

Program Padat Karya Tunai Dipercepat, Dana Rp382 Miliar Siap Dikucurkan Pemerintah

2 menit

Padat Karya Tunai (PKT) dijanjikan akan dipercepat. Pemerintah sudah siap mengirim dana miliaran langsung melalui program baru.

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi meluncurkan program Padat Karya Tunai, atau PKT.

Program ini bertujuan untuk membantu para pekerja harian di Indonesia yang kehilangan pendapatan pokok karena wabah virus corona.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, bantuan program PKT tidak hanya berupa uang, tetapi donasi disinfektan, APD, masker, dan keperluan melawan Covid-19 lainnya.

Diakui sempat macet di beberapa daerah, kini pemerintah menjanjikan percepatan pengucuran dana.

Dana yang dimaksud sebesar Rp328 miliar, dan akan dipercepat melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Lalu, bagaimana kemajuan kedua program rancangan pemerintah tersebut?

Simak berita selengkapnya di bawah ini.

Program Padat Karya Tunai Akhirnya Bisa Dipercepat Lewat Kotaku

Sempat tertunda karena permasalahan dana dan teknis, kini pemerintah menambahkan program baru demi melancarkan program Padat Karya Tunai.

Program Kota Tanpa Kumuh diciptakan sebagai upaya percepatan PKT.

Berbeda dengan fokus PKT, Kotaku akan bergerak di kawasan pemukiman kumuh di kota-kota besar.

Pemerintah kabarnya akan meningkatkan kualitas pemukiman dan membangun infrastruktur berbasis masyarakat.

Dikutip dari kompas.com, program Kotaku juga diluncurkan demi mendukung program 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Gabungan program tersbut akan membuka banyak kesempatan untuk orang-orang yang terkena imbas pandemi Covid-19 dan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat Indonesia yang sedang terpuruk.

Baca Juga:

VIRAL! Presiden Jokowi Marah dan Beri Peringatan untuk Para Menteri

Perkembangan Pelaksanaan Program Kotaku

program kotaku

sumber: properti.kompas.com

Rencananya, program lanjutan Padat Karya Tunai ini akan dijalankan di 364 kelurahan di Indonesia dengan jumlah anggaran Rp382 miliar.

Program ini diharapkan bisa menyerap sebanyak 12.979 tenaga kerja di seluruh daerah Indonesia.

Dilansir dari Kompas, program Kotaku merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian PUPR.

Tujuan awalnya adalah untuk mendorong dan membantu masyarakat setempat bekerja sebagai pelaku pembangunan.

Sementara itu, program PKT diberitakan bisa menyerap sampai 613.483 tenaga kerja.

Dilaporkan bahwa pelaksanaa Padat Karya Tunai sudah mencapai 23,9 persen, atau sekitar Rp2,7 triliun.

“Setiap tahapan pelaksanaan Program Padat Karya akan dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19. Contok pelaksanaanya seperti menjaga fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan,” ungkap Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono pada laman resmi Kementerian PUPR, Selasa (30/6/2020).

Setelah dijalankan, program PKT akan dikoordinasikan oleh lembaga negara, kementrian, atau organisasi kepemerintahan yang terkait, semuanya tergantung bidang kerja masing-masing.

Baca Juga:

4 Menara Pollux Habibie Dibangun Hanya dalam 2 Tahun | Fasilitasnya Lengkap Banget!

Semoga artikelnya cukup menginformasi ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari komplek perumahan minimalis seperti Citra Maja Raya, langsung saja kunjungi 99.co/id

Artikel persembahan dari kompas.com.

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts