Berita

‘Pulau Hantu’ Ini Tak Pernah Ada, namun Keberadaannya Ada di Peta. Ternyata…

4 Maret 2018
Pulau-Hantu
3 menit

Urbanites, apakah Anda pernah mengetahui soal kehadiran pulau hantu?

Tentunya ini bukanlah tempat yang diisi oleh makhluk halus, melainkan pulau yang sebenarnya tak berwujud namun muncul di dalam peta.

Sejak ratusan tahun lalu, eksistensi pulau ini terus dipertanyakan.

Salah satu pulau tersebut pun diuji letak keberadaannya oleh ilmuwan.

Beberapa nama pulau hantu yang sudah banyak dikenal sejak dulu antara lain Pulau Buss, Emerald, dan yang paling terbaru ialah Pulau Sandy.

Seperti apa sejarah pulau tak berwujud ini dikenal dan bagaimana penjelasan mengenai keberadaan mereka?

Mari simak kisah lengkapnya di bawah ini.

#1 Emerald dan Nimrod, Pulau Khayalan di Kutub

Pencarian wilayah-wilayah yang memiliki kekayaan alam terus dilakukan di masa lalu oleh para pelaut.

Pada abad ke-18, mereka fokus melakukan eksplorasi dengan menyusuri Atlantik Utara ke Pasifik Selatan.

Dua pulau yang diklaim telah ditemukan di sepanjang jalur tersebut ialah Emerald dan Nimrod.

Pulau Emerald disebut ditemukan oleh Kapten William Eliot yang melakukan penjelajahan pada tahun 1821.

Sementara itu, Nimrod ditemukan pada tahun 1909 dalam ekspedisi yang dipimpin Kapten John King Davis.

Jarak antara kedua pulau ini cukup berdekatan.

Nyatanya, keduanya merupakan ‘pulau hantu’ yang sebenarnya tak pernah ada.

Ada yang menyebutkan bahwa para kapten tersebut hanya melihat fatamorgana yang lazim terjadi di daerah kutub.

Fatamorgana tersebut membuat distorsi objek yang letaknya amat jauh nampak seperti bentangan daratan.

Pada tahun 1940, kedua pulau tersebut akhirnya diklasifikasikan sebagai phantom island alias pulau khayalan.

Biarpun begitu, kedua pulau ini masih nampak karena belum dihapus dari beberapa peta.

#2 Simpang Siur Pulau Buss yang Tenggelam

Berdasarkan cerita, Pulau Buss pertama kali ditemukan pada tahun 1576 oleh Martin Frobisher.

Pada 1671, pelaut Inggris Thomas Shepard pun melakukan pendaratan di sana.

Anehnya, ketika ia melakukan pelayaran kembali, pulau tersebut menghilang.

Pulau ini disebut-sebut telah tenggelam.

Sementara itu pada abad ke-19, sejumlah kartografer (pembuat peta) menyatakan bahwa Pulau Buss adalah ‘pulau hantu’ yang keberadaannya tak pernah ada.

Sejak saat itu pulau Pulau Buss di peta dihapuskan.

Pertanyaannya, mengapa kedua pelaut tersebut bisa menemukan Buss?

Misteri ini dijawab dengan menggunakan beberapa teori.

Disebutkan, pada abad ke-17 sistem penggambaran garis bujur dibuat belum terlalu akurat.

Keduanya pun dikatakan melihat pulau yang berbeda dan mengiranya sebagai Pulau Buss.

#3 Pulau Dougherty yang Tak Ditemukan

Pada 1841, Kapten Daniel Dougherty mengklaim menemukan sebuah pulau saat melakukan eksplorasi dari Selandari Baru ke Kanada.

Pulau yang terletak di sekitar Samudra Pasifik itu ia namai sebagai Pulau Dougherty.

Beberapa penjelajah setelah Daniel pun mengakui keberadaan dari pulau tersebut.

Berpuluh tahun kemudian seorang pelaut melakukan perjalanan ke Pulau Dougherty, namun sama sekali tak dapat menemuinya.

Setelahnya, yaitu pada 1931, sejumlah pelaut dari Australia, Inggris, dan Selandia Baru melakukan perjalanan ke pulau tersebut.

Hasilnya pun nihil!

Setelah dilakukannya ekspedisi tersebut, Pulau Dougherty dinyatakan sebagai ‘pulau hantu’.

Eksistensinya dari peta Inggris pun kemudian dihapuskan pada tahun 1937.

#4 St. Brendan Isle, Tempat Tinggalnya Para Biarawan

Sekitar tahun 530, seorang Biarawan asal Irlandia melakukan penginjilan bersama pengikutnya di sekitar area Atlantik.

Pada perjalanannya, disebutkan mereka tinggal di sebuah pulau yang sangat sempurna.

Iklimnya pas, alam sekitarnya menyenangkan, dan sangat asri.

Pulau tempat tinggal para biarawan itu pun diklaim bernama St. Brendan Isle.

Pada era abad pertengahan, St. Brenda Isle muncul pada beberapa peta terkenal, salah satunya ialah Hereford Mappa Mundi.

Pulau ini pun muncul pada Portolan Charts yaitu, panduan akurat yang digunakan para pelaut di dunia.

Tidak hanya itu, St. Brendan Isle juga muncul pada peta abad ke-17 yang dibuat Mercator dan Ortelius serta peta De Lisle.

Lokasi pulau ini ada di sebelah barat kepulauan Canaries.

Di balik kehadirannya di beberapa peta, orang-orang masih tidak percaya dengan keberadaan St. Brendan Isle dan menyebutnya sebagai ‘pulau hantu’.

#5 Misteri Pulau Hantu di Antara Australia & New Caledonia

Pulau Sandy merupakan salah satu ‘pulau hantu’ yang menggegerkan dunia.

Pulau ini disebut-sebut muncul pada tampilan Google Earth di antara Australia dan New Caledonia pada tahun 2000.

Pada tahun 2013, beberapa ilmuwan asal Australia, salah satunya Dr. Maria Seton dari Universitas Sydney pun melakukan pencarian pulau tersebut dengan menjelajahi rute yang ditunjukkan oleh Google Earth.

Dikutip dari situs dailymail.co.uk, Pulau Sandy yang ukurannya amat kecil ini berada di tengah-tengah lautan dalam.

Setelah dilakukan penjelajahan selama 25 hari, para ilmuwan pun sama sekali tidak menemukan pulau tersebut.

Mengapa Pulau Hantu Muncul pada Peta Berteknologi Canggih?

Google Earth merupakan teknologi canggih yang dapat menunjukkan bentuk serta gambaran muka bumi secara real.

Lantas, bila Pulau Sandy tak ditemukan oleh para ilmuwan tersebut, mengapa peta dapat membaca kehadirannya?

Hal ini pun menjadi perbincangan dan perdebatan di beberapa forum media sosial.

Ada yang mengklaim telah melakukan pengecekan pada Kantor Hidrografis Perancis mengenai Pulau Sandy.

Disebutkan, pulau tersebut memang tidak nyata dan seharusnya sudah dihapus dari peta sejak 1979.

Ada pula yang mengatakan bahwa ‘pulau hantu’ sengaja dibuat para kartografer untuk menunjukkan ciri khas buatannya.

Kesalahan yang disengaja ini pun dilakukan untuk mendeteksi bila ada orang lain yang mencuri data dari peta tersebut.

Sementara itu Product Manager Google Maps untuk wilayah Australia dan Selandia Baru mengatakan pada Sydney Morning Herald.. 

Pembuatan peta dilakukan dengan mengambil sumber dari otoritas terkait dan sumber komersil.

Ia juga menerangkan, dunia terus mengalami perubahan secara konstan.

Mengikuti perubahan tersebut pun merupakan perjalanan yang tiada akhirnya.

Wah, ternyata banyak sekali ya rahasia mengenai dunia ini yang belum terkuak.

Bagaimana pendapat Anda mengenai pulau-pulau tersebut, Urbanites?

Semoga ulasan di atas dapat menambah wawasan Anda, ya!

You Might Also Like