Berita Berita Properti

Makan Anggaran Rp52,86 Miliar, PUPR Bangun Rusun ASN Bermotif Batik di Sleman

2 menit

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali membangun rumah susun untuk memfasilitasi aparatur sipil negara (ASN). Terbaru, PUPR membangun rusun ASN di Sleman, DI Yogyakarta.

Pada tahun anggaran 2020, Kementerian PUPR telah membangun 823 unit.

Melansir situs resmi Kementerian PUPR, pada tahun ini, rencananya akan dibangun 9.799 unit rumah susun khusus ASN.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak. Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari situs resmi Kementerian PUPR, Senin (19/7/2021).

Rusun ASN di Sleman

Pembangunan rusun ASN ini, diharapkan dapat membuat semua aparatur sipil negara terdorong untuk lebih produktif saat bekerja.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, mengatakan bahwa hunian vertikal adalah solusi terbaik untuk menghadirkan hunian dalam jumlah banyak.

Dengan begitu, dalam sebuah wilayah yang terbatas, bangunan dapat menampung ASN dalam jumlah banyak.

Pembangunan rusun yang sudah dilengkapi mebel di dalamnya ini memakan anggaran sebesar Rp52,86 miliar.

“Rusun ASN Kementerian PUPR ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti meubelair tempat tidur, kursi meja dan ruangan yang tertata dengan baik. Kami optimis para ASN PUPR yang tinggal di Rusun ini bisa lebih bersemangat dalam melaksanakan tugasnya dengan baik,” kata Khalawi.

Selain itu, rumah susun ini sebenarnya telah mulai dibangun pada September 2020 dan baru selesai pada Juli 2021.

Rusun Bercorak Motif Batik Parijotho

rusun asn di sleman bermotif batik

sumber: pu.go.id

Rusun ASN di Sleman ini, tidak hanya layak huni, tetapi juga didesain agar lebih menarik.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Mulya Permana, mengatakan bahwa salah satu keunikan rusun ini adalah menggunakan motif batik Parijotho pada fasad rumah susun.

Corak ini sengaja diterapkan sebagai wujud pelestarian motif batik khas Sleman.

“Rusun ASN di Sleman kami bangun satu tower setinggi enam lantai dan memiliki fasilitas yang baik. Kami juga memasang motif batik Parijotho khas Sleman agar lebih menarik sekaligus melestarikan batik daerah,” kata Mulya.

Dalam satu bangunan ini, terdapat 68 unit hunian bertipe 45.

Rusun ASN di Sleman ini juga dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat menunjang aktivitas penghuninya.

Beberapa fasilitas tersebut di antaranya adalah:

  • Ruang serbaguna;
  • Musala;
  • Minimarket;
  • Lahan parkir luas;
  • Dua unit lift;
  • Area olahraga (lapangan badminton, gate ball, dan lintasan lari);
  • Ram khusus penyandang difabel;
  • Kamar khusus peyandang difabel.

“Kami berharap Rusun ASN PUPR ini dapat menjadi hunian yang layak huni bagi pegawai PUPR dan meningkatkan semangat kerja khususnya di masa pandemi ini,” kata Mulya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Bali, bisa jadi Damara Village di Kuta Selatan adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts