Berita Ragam

6 Bahan Pupuk Organik dari Limbah Dapur. Aman dan Tak Berbahaya untuk Tanaman!

3 menit

Hayo! Siapa disini yang sedang hobi berkebun? Berkebuh bisa jadi hobi yang murah meriah, lo. Pasalnya kamu bisa membuat pupuk organik dari limbah dapur yang sering dipakai. Yuk, kita lihat apa saja bahannya?

Masih banyak yang mengira jika bercocok tanam memerlukan uang yang banyak dan merepotkan.

Padahal, untuk membuat tanaman kamu subur dan cantik, bisa menggunakan limbah dapur sebagai bahan ramah lingkungan.

Pemanfaatannya pun cukup sederhana.

Yuk, lihat sampah dapur apa saja yang bisa kamu manfaatkan.

6 Limbah Dapur yang Bisa Digunakan Untuk Pupuk Organik

1. Ampas Teh

ampas teh

sumber: fullchea-tea.com

Siapa di antara kamu yang penyuka teh?

Setelah dipakai, jangan buah ampas tehnya ya.

Ampas teh bisa digunakan sebagai pupuk organik yang berasal dari sampah dapur rumah tangga.

Bahan ini bisa menjadi pendukung kesuburan tanaman terutama pada tanaman hias yang ada dalam pot-pot kecil.

Kandungan dari ampas teh mampu menahan air dan unsur hara di dalam tanah yang baik untuk tanaman-tanamanmu.

2. Ampas Kelapa

ampas kelapa

sumber: maxpixel.net

Sampah dapur berikut ini merupakan ampas kelapa yang kamu gunakan untuk mengambil santannya saja.

Ampas kelapa jangan dibuang begitu saja.

Yuk, manfaatkan sebagai pupuk organik buatan sendiri.

Dalam ampas kelapa terdapat kandungan protein dan lemak kasar yang cukup tinggi untuk menyuburkan tanaman.

Baca Juga:

5 Jenis Pupuk Hidroponik Terbaik dan Cara Membuatnya Sendiri di Rumah

3. Sabut Kelapa

sabut kelapa

sumber: farmbizafrica.com

Selanjutnya, selain ampas kelapa kamu bisa memanfaatkan sabutnya.

Sabut kelapa mengandung unsur-unsur yang berkualitas untuk membantu pertumbuhan tanaman milikmu.

Terdapat unsur-unsur berupa Kalium (K), phosphor (P), kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), dan beberapa mineral lainnya.

Air rendaman dari sabut kelapa bisa kamu gunakan sebagai pupuk organik cair untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman milikmu.

Namun, sebaiknya pupuk organik dari sabut kelapa digunakan pada media tanam sistem hidroponik saja, ya.

4. Ampas dari Bubuk Kopi

ampas kopi

sumber: mashed.com

Setelah tadi manfaat untuk pecinta teh, kamu yang penikmat kopi bisa pula menggunakan ampasnya, lo.

Ampas kopi merupakan limbah dapur yang sangat baik untuk tanaman.

Keuntungan dari ampas kopi sebagai pupuk organik diantaranya menjaga kesuburan tanah.

Cara menggunakan ampas kopi sebagai sampah dapur bisa digunakan dengan cara menaburkan pada pot tanaman atau merendamnya selama satu minggu.

Ampas kopi sangat baik untuk tanaman mawar, tomat, dan buah blueberry.

5. Menggunakan Nasi Basi

nasi basi

sumber: tripadvisor.com

Kamu punya nasi sisa semalam?

Wah! Jangan dibuang, sayang banget, lo.

Kamu bisa menggunakan nasi basi dengan mengolahnya menjadi MOL terlebih dahulu.

MOL adalah singkatan dari mikroorganisme lokal yang memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dijadikan pupuk ramah lingkungan.

Pemanfaatan MOL sangat berperan penting dalam dunia pertanian organic.

MOL nasi basi bermanfaat sebagai bioaktifator pengomposan dan pupuk organic cair (POC) untuk menyuburkan tanaman.

Baca Juga:

Serba-Serbi Pupuk Kalsium yang Penting Dipahami Pemula | Dilengkapi Cara Penggunaan & Dosis

6. Abu Dapur

abu dapur

sumber: sajiansedap.grid.id

Berikutnya ada abu dapur yang berasal dari kayu bakar.

Jika kamu masih memasak menggunakan kayu bakar sebaiknya manfaatkan bahan ini sebagai pengusir hama.

Seperti, mengusir bekicot pada tanaman.

Selain itu, abu dapur sebagai pupuk organik dari limbah dapur bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.

Cara penggunaannya, yaitu menaburkan abu dapur pada persemaian di pangkal batang.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya.

Kunjungi Berita Properti 99.co Indonesia untuk membaca informasi seputar properti lainnya.

Kalau kamu sedang mencari rumah dengan harga murah langsung saja kunjungi situs www.99.co/id.

Follow Me:

Related Posts