Berita

Kunjungi Jokowi, Putra Mahkota Abu Dhabi Sepakati Proyek 140 T Rupiah

2 menit

Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohamed bin Zayed al Nahyan, mengunjungi Indonesia pada Rabu (24/7). Kunjungannya diiringi kesepakatan proyek sejumlah 140 triliun rupiah.

Demi menghormati Putra Mahkota Abu Dhabi, Presiden Jokowi pun langsung menyambutnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang.

Dengan tampilan gamis putih polos khas negeri Timur Tengah ditambah sepatu sneakers casual, Putra Mahkota Abu Dhabi terlihat sangat santai dan begitu menikmati kunjungannya.

Setibanya di Jakarta, Presiden Jokowi langsung mengajak Sheikh Mohamed menyaksikan perkembangan pembangunan MRT Jakarta.

Kemudian, kedua rombongan pun bertolak ke Istana Kepresidenan di Bogor untuk melanjutkan acara kenegaraan.

Proyek Senilai 140 T dari Putra Mahkota Abu Dhabi

Salah satu program utama dari pertemuan bilateral ini yaitu penandatanganan nota kesepahaman antara kedua negara.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan nilai investasi yang disepakati dari pendatanganan tiga MoU bernilai AS$9,7 miliar.

“Ada tiga MoU yang ditandatangani yaitu pertama antara Pertamina dengan Adnoc untuk pengembangan RDMP Balikpapan.

Kemudian yang kedua antara PT Chandra Asri dan Mubadala untuk proyek new napta cracker dan petrochemical complex.

Ketiga antara PT Maspion Indonesia dengan DP World Asia mengenai pengembangan terminal peti kemas dan kawasan industri di Jawa Timur.

Baca Juga:

5 Potret Kesederhanaan Rumah Jokowi di Solo. Teduh Banget!

Ketiga proyek tersebut memiliki nilai investasi hampir mencapai 140 triliun rupiah,” jelas Retno di Istana Presiden Bogor, Rabu (24/7), seperti diberitakan voaindonesia.

Sementara itu, dilansir dari finance.detik.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar memastikan ketiga proyek bernilai Rp140 triliun tersebut pasti disepakati.

Sisanya, masih ada sekitar 18 proyek dari total 21 proyek kerja sama yang ditawarkan kepada negara Uni Emirat Arab (UEA).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menjelaskan bahwa cakupan kerja sama ini lebih berfokus pada pengembangan artificial intelligence (AI).

“Tapi yang spesifik soal kebijakan 4.0 dalam tanda khusus perkembangan kerja sama artificial intelligence (AI) karena AI merupakan jantung industri 4.0.

Kebetulan di sana sudah membuat center AI. Ke depan, persaingan itu ada di AI. Nah, kita kerja samakan.

Sekarang kan AI diaplikasikan di industri, ke depan AI bakal diaplikasikan lebih luas lagi, salah satunya untuk database ponsel.

Sekarang kita kembangkan lewat IMEI,” beber Airlangga seperti dimuat VOA Indonesia.

Jadi Pertemuan Bersejarah

Kunjungan Putra Mahkota Abu Dhabi kali ini ternyata merupakan sebuah kunjungan yang bersejarah bagi kedua negara.

Pasalnya, ini adalah kunjungan pertama dalam kurun waktu 29 tahun di mana kunjungan terakhirnya dilakukan oleh ayah Putra Mahkota Abu Dhabi tersebut.

Menurut Retno, Sheikh Mohamed dan Presiden Jokowi memiliki hubungan yang sangat erat seperti halnya sahabat.

Bahkan, kunjungan ini menjadi sebuah kunjungan kenegaraan terlama yang dijalani oleh Presiden Jokowi, yaitu sekitar 2,5 jam.

Baca Juga:

Rumah Menteri PUPR Digusur untuk Proyek Jalan Tol. Kok Bisa?

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi dan berita menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jangan lupa untuk mencari segala kebutuhan properti lewat 99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts