Berita Properti

Raja Salman Belum Lirik Properti Indonesia, tapi Wika Diajak Garap Proyek Triliunan di Arab

10 Maret 2017
Raja Salman
1 menit

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia membuka corong investasi di berbagai bidang. Ada beberapa sektor yang disebut-sebut dilirik dan berpotensi kecipratan rezeki dari negara Arab Saudi. Sayangnya, properti Indonesia yang kini tengah merangkak naik kembali belum menerima lirikan manis tersebut.

Walau begitu, baru-baru ini dikabarkan bahwa BUMN PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung) melalui anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (Wika) dipercaya untuk menggarap proyek perumahan di negara Raja Salman tersebut. Nilai total proyek itu sendiri tidak main-main, mencapai US$2 miliar atau setara dengan Rp26,6 triliun.

Dikutip dari halaman CNN Indonesia, proyek pembangunan delapan ribu unit rumah ini akan dikerjakan oleh Departemen Luar Negeri yang dimiliki Wika. Walau bukan proyek luar negeri pertama, kerja sama ini berpeluang mendatangkan banyak keuntungan untuk Indonesia.

Keseriusan kerja sama antara Wika dengan pihak Arab Saudi sendiri sudah dituangkan dalam Memourandum of Understanding (Mou) pada awal Maret 2017 lalu. Nantinya, Wika akan bekerja sama dengan perusahaan lokal yaitu Adil Makki Contracting Company alias AMCO.

Hebatnya lagi, Wika Tidak hanya membangun proyek perumahan namun juga membangun infastrukur di dalamnya. Proyek pembangunan rumah sakit pun disebut-sebut akan digarap oleh BUMN ini.

Jika memang proyek pembangunan ini goal, Wika akan mulai menggarapnya pada pertengahan tahun 2017 ini. Tidak menutup kemungkinan juga perusahaan atau BUMN lain ikut diajak berkolaborasi jika nilai proyeknya benar-benar besar.

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia

Raja Arab Saudi dan rombongan yang mencapai ribuan orang sendiri tiba di Indonesia pada awal Maret 2017 lalu. Kunjungan ini perdana dilakukan oleh Raja Salman menyambung kedatangan mendiang Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud 47 tahun lalu tepatnya di tahun 1970.

Selain melakukan pertemuan yang membicarakan soal kepentingan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi, Raja Salman dan rombongan pun menikmati waktu liburan di Jakarta serta Bali. Ia mengaku, Indonesia sudah dianggap sebagai rumah kedua baginya.

Rombongan kerajaan yang dijadwalkan bertolak dari Bali pada 9 Maret 2017 pun dikabarkan memperpanjang waktu liburannya hingga 11 Maret 2017. Diharapkan hal ini merupakan pertanda baik untuk negara kita.

Semoga ulasan yang UrbanIndo berikan dapat berguna bagi Anda semua, Urbanites. Terus kunjungi blog UrbanIndo dan Forum Komunitas UrbanIndo untuk mendapatkan ulasan menarik lainnya ya!

You Might Also Like