Rumah Tips & Trik

Renovasi Kontrakan, Bolehkah Dilakukan? Simak Apa Saja Pantangannya!

3 menit

Setiap orang pasti ingin memiliki rumah sendiri agar lebih leluasa menatanya. Meski tentu saja, masih banyak yang belum bisa mewujudkan hal ini. Tenang, meski bukan milik sendiri, Anda masih bisa renovasi kontrakan agar tampilannya lebih cantik lho..

Renovasi kontrakan tentu tak bisa seleluasa menata rumah sendiri.

Sekalipun ada beberapa bagian yang memang butuh diperbaiki, tetap ada batas-batas yang tak boleh Anda langgar.

Jangan sampai niat memperbaiki rumah malah berujung masalah baru.

Untuk itu, yuk simak apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam merenovasi rumah sewa!

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Renovasi Kontrakan

1. Membuang atau Mengganti Perabot Bawaan Tanpa Izin

Ada hunian yang disewakan secara kosongan, dan ada yang disewakan full-furnished.

Namun, meski rumah yang Anda sewa berupa kosongan, tetap saja pasti ada beberapa peralatan yang diberikan oleh pemilik rumah.

Misalnya saja lampu, pompa air, keran, dan masih banyak lagi.

renovasi kontrakan

Barang-barang ini, meskipun pada akhirnya rusak, tak boleh sembarangan diganti lho Sahabat 99..

Anda harus langsung menghubungi pemiliki kontrakan ketika terjadi kerusakan pada fasilitas bawaan sebelum membuang atau menggantinya.

Oleh sebab itu, ada baiknya sebelum mempati rumah sewa, periksa kondisi keseluruhan rumah bersama dengan pemilik rumah.

Agar tak terjadi salah paham jika ada kerusakan di rumah tersebut.

2. Hindari Renovasi Berlebihan Pada Bangunan

Perombakan pada bentuk bangunan termasuk renovasi besar pada rumah.

Sudah tentu, ini akan menimbulkan masalah antara Anda dan pemilik jika ngotot dilakukan.

Bahkan, ada beberapa pemilik rumah sangat keberatan dengan tindakan kecil seperti memaku tembok.

Oleh sebab itu, memaku tembok untuk meletakan jam dinding sekalipun sebaiknya tidak dilakukan sebelum mendapat izin atau sudah disepakati dalam perjanjian sebelumnya.

Baca Juga:

Mau Renovasi Rumah Subsidi? Ini 6 Perubahan Desain yang Bisa Dilakukan

Ya, sebisa mungkin perubahan yang Anda lakukan jangan sampai merusak struktur atau tampilan tembok rumah sewa.

Intinya, jangan sampai apa yang Anda perbaiki untuk kenyamanan pada akhirnya menjadi kerugian bagi pemilik bangunan.

3. Jangan Mengecat Seluruh Ruangan dengan Berlebihan

renovasi kontrakan

Warna cat dinding dapat memengaruhi suasana hati penghuni.

Oleh sebab itu, pemilihan warna dinding yang tidak tepat bisa jadi akan membawa energi negatif dalam hunian.

Namun, ini tak berarti Anda dapat memutuskan mengecat ulang setiap sudut rumah sewaan begitu saja ya Sahabat 99..

Bahkan meskipun warna dindingnya sudah benar-benar kusam, Anda harus berkomunikasi dulu dengan pemilik.

Sebagian pemilik rumah sewa tak keberatan jika penyewa mengecat ulang bangunan, namun ada palet warna yang harus diikuti.

Yakni warna-warna yang masih senada dengan warna sebelumnya.

Jika warna yang Anda inginkan tak sesuai dengan arahan pemilik, baiknya gunakan removable wallpaper saja untuk dinding.

4. Over Budgeting

Renovasi kontrakan memang dapat meningkatkan kenyamanan Anda sebagai penghuni.

Namun jangan sampai terlalu banyak mengalokasikan dana untuk renovasi, sebab kontrakan bukanlah bangunan milik Anda.

Oleh sebab itu, lakukan renovasi ringan saja dengan menggunakan budget terbatas.

Sebagai penyewa Anda tentu sudah mengeluarkan banyak dana untuk membayr biaya sewa.

Hal yang Boleh Dilakukan Saat Renovasi Kontrakan

1. Memperbaiki Peralatan Maupun Perabotan yang Rusak

renovasi kontrakan

Saat sewa rumah, biasanya ada beberapa elemen yang perlu segera diperbaiki.

Seperti lampu yang rusak, engsel pintu yang longgar, kenop pintu jebol, pipa bocor, atau hal lainnya.

Untuk hal-hal kecil seperti ini, Anda tak perlu ragu untuk segera memperbaikinya.

Terlebih jika Anda dan keluarga berencana memperpanjang masa sewa nantinya.

Meski tetap saja, setelah itu Anda harus melaporkannya pada pemilik agar ia tidak terkejut.

2. Perbaiki Plafon Maupun Atap Rumah

Selain perabotan, Anda juga bisa langsung memperbaiki kerusakan pada plafon atau atap.

Hal ini karena kedua bagian tersebut merupakan elemen penting yang berfungsi untuk melindungi rumah dari hujan dan terik matahari.

Bayangkan jika Anda harus menunggu berhari-hari untuk menerima persetujuan memperbaiki atap.

Mungkin, rumah sudah keburu bocor dan becek di berbagai sudut.

3. Rawat Taman di Depan atau Belakang Rumah

Step berikutnya dalam proses renovasi kontrakan yang dapat Anda lakukan adalah merawat taman di hunian jika ada.

Jangan biarkan taman terbuka di hunian tampak berantakan dan tidak terurus.

Sebab ini akan memengaruhi tampilan bangunan yang Anda huni.

Tak hanya menambah estetika hunian, ruang hijau dapat memberi kesegaran dan rasa nyaman bagi penghuninya.

Sehingga Anda betah berlama-lama tinggal di rumah tersebut.

Baca Juga:

7 Cara Renovasi Dapur dengan Biaya Minim | Gak Sampai Rp5 Juta!

Tips Renovasi Kontrakan Sederhana

Cara sederhana untuk merubah suasana rumah adalah dengan mengaplikasikan warna cat baru serta merubah susunan perabot.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, jika Anda kesulitan mengganti warna cat, maka gunakanlah wallpaper agar mudah dibongkar nantinya.

Anda juga bisa menambahkan tanaman hias di ruangan untuk menciptakan suasana yang lebih segar.

Kemudian, pasang hiasan dinding seperti kain mandala, lampu LED, poster, atau hiasan sederhana lainnya.

Untuk meminimalisir penggunaan paku, sebisa mungkin pilih hiasan yang dapat ditempel menggunakan plester transparan.

Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu merubah suasana rumah sewa menjadi lebih nyaman untuk Anda.

***

Selamat merenovasi rumah sewaan Anda Sahabat 99..

Pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Dan temukan properti idaman Anda di 99.co/id

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts