Rumah, Tips & Trik

Musim Pancaroba Tiba, Ini Tips Renovasi Rumah Agar Berjalan Lancar

27 November 2019
musim pancaroba
3 menit

Musim pancaroba datang, namun dirimu serta keluarga sedang melakukan renovasi rumah. Bagaimana cara yang tepat agar semuanya berjalan baik-baik saja? Tak usah ragu, ikuti saja tips-tipsnya lewat artikel satu ini!

Sahabat 99, terkadang gejala penyakit yang timbul dapat memengaruhi proses tersebut…

Termasuk saat momen memperbaiki atau mempercantik hunian sedang berlangsung.

Kombinasi peralihan cuaca serta faktor lainnya, seperti proses renovasi, bisa jadi hal buruk buat kesehatan dirimu dan keluarga.

saatnya meningkatkan daya tubuh di manapun kamu berada.

Renovasi Rumah Saat Musim Pancaroba, Bukan Penghalang!

Bosan dengan suasana hunian sekarang? Itu artinya, kamu harus melancarkan tips renovasi rumah agar tetap sehat dan terhindar dari debu.

Tak dipungkiri, niat renovasi rumah muncul karena kamu mengidamkan suasana berupa gaya dan tata letak bangunan yang baru…

Sehingga akhirnya, keinginan untuk melakukan renovasi muncul juga.

Atau, apakah kamu baru saja memiliki rumah dan menginginkan perubahan agar hunian tampak lebih baik dari yang sebelumnya?

Serupa dengan faktor di atas, pada akhirnya renovasi pun dilakukan demi kenyamanan tempat tinggal bersama keluarga.

Namun sebelum itu, kamu harus mempertimbangkan sejumlah hal agar renovasi rumah berjalan lancar.

Contohnya momen peralihan cuaca alias musim pancaroba yang rentan menimbulkan penyakit.

Selain estimasi biaya serta efisiensi waktu, penting untuk mengatur proses renovasi yang biasanya memiliki risiko kesehatan tersendiri.

Agar lebih jelas, simak 3 tips renovasi rumah saat musim pancaroba di bawah ini:

1. Pilih Bahan Material Ramah Lingkungan

musim pancaroba

Tips renovasi rumah secara sehat saat musim pancaroba datang adalah menentukan pilihan tepat.

Faktanya, jika bahan yang dipilih tidak sesuai dengan standar, maka ia akan memberikan dampak negatif untuk kesehatan.

Salah satu yang menjadi perdebatan hingga sekarang adalah penggunaan genteng asbes.

Walau populer di kalangan pemilik rumah Indonesia…

Namun, sejumlah penelitian membeberkan bahwa debu yang berasal dari material asbes dapat memicu sejumlah penyakit.

Ya, salah satunya penyakit paru-paru, infeksi pernapasan, demam, hingga kanker!

Berdasarkan sebuah survey, penderita kanker mesothelioma di Australia akibat paparan debu asbes memiliki jumlah yang cukup signifikan.

Hal itu terjadi karena dua dari tiga rumah di sana—sebagian besar dibangun sebelum tahun 1984—menggunakan atap berbahan asbes.

Sebagai solusi, kamu dapat menggunakan atap berbahan tanah liat yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan.

Perhatikan pula penggunaan material bangunan lainnya seperti ubin, pipa, hingga cat tembok.

2. Gunakan Perlengkapan Pelindung

musim pancaroba

Selama kondisi sebagian atau seluruh rumah tengah dalam tahap renovasi, maka gunakan perlengkapan yang memadai sebagai pelindung

Hal tersebut dilakukan demi mencegah risiko kesehatan akibat terpapar zat kimia dari bahan bangunan untuk renovasi rumah.

Baca Juga:

Kesalahan dalam Renovasi Rumah yang Harus Dihindari Agar Tak Merugi

Gunakan masker penutup yang mampu menutup hidung serta mulut.

Alat ini nantinya akan melindungi kita dari berbagai macam paparan zat kimia dalam cat, semen, lem, hingga debu-debu yang beterbangan.

Helm, sepatu boots hingga sarung tangan adalah kunci tips renovasi rumah yang sehat.

3. Perhatikan Kesehatan Keluarga

musim pancaroba

Apapun bentuk renovasi yang kamu pilih, dampaknya hanya akan dirasa oleh keluarga serta diri sendiri.

Maka dari itu, pikirkan kondisi serta latar belakang kesehatan masing-masing anggota keluarga sebelum melakukan perombakan rumah.

Perhatikan bila ada salah satu dari anggota keluarga yang alergi terhadap debu.

Jauhkan jarak anggota keluarga dengan area renovasi…

Baca Juga:

Renovasi Rumah Bekas Seperti Baru, Lebih Murah dan Memuaskan!

Lebih bagus lagi jika kamu pindah sejenak dari rumah tersebut.

Kiat di atas harus dipikirkan secara matang, khususnya jika ada anggota keluarga yang masih berumur bayi hingga anak-anak.

Selain kualitas udara sekitar yang menurun, polusi suara seperti bunyi dentuman paku bisa bikin anak bayi stres dan rewel.

Hal ini berakibat pada terganggunya kualitas tidur Si Kecil.

***

Terapkan tips renovasi rumah di atas agar sesuai dengan keinginan diri sendiri

Satu hal yang perlu dipastikan, jangan sampai proses renovasi mengganggu kesehatan bahkan menimbulkan penyakit.

Semoga bermanfaat, Sahabat 99…

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Temukan pencarian hunian idamanmu lewat 99.co/id.

You Might Also Like