Rumah, Tips & Trik

8 Tips Renovasi Rumah Subsidi dan Batasan yang Berlaku

9 Juni 2019
renovasi rumah
3 menit

Memiliki rumah subsidi sangat menguntungkan bagi pemiliknya. Pasalnya, rumah jenis ini memiliki harga miring. Namun, jika kamu ingin melakukan renovasi rumah subsidi, harus memperhatikan beberapa peraturan yang sudah ditetapkan ini.

Renovasi rumah subsidi seperti yang sudah kita ketahui merupakan salah satu program pemerintah yang berasal dari Kementerian Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Program sejuta rumah ini bertujuan agar bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah bagus dengan harga cukup murah.

Melakukan renovasi rumah subsidi sebenarnya boleh-boleh saja tetapi harus mengenali aturan pemerintah dan memberitahu pihak bank jika memakai KPR agar tidak terkena pinalti atau denda.

Agar tidak salah langkah berikut tips renovasi rumah subsidi yang sesuai peraturan.

8 Tips Renovasi Rumah Subsidi yang Harus Diperhatikan

1. Lakukan Renovasi Secara Bertahap

renovasi rumah

Batas waktu yang diberikan untuk merenovasi rumah subsidi yaitu, lima tahun.

Dalam jangka waktu ini pemilik rumah dilarang merubah bentuk bagian depan rumah dana tau membuat rumah jadi bertingkat.

Sedikit perubaan kecil saja bisa dilakukan seperti manambah pagar.

Dengan menerapkan metode renovasi rumah secara bertahap, dana yang kamu miliki tidak akan langsung habis.

2. Perhatikan Luas Tanah

Sesuai aturan, rumah subsidi tidak boleh memiliki luas tanah lebih dari 200 m2.

Jadi, dari patokan ini kamu bisa memperhatikan ukuran tanah jika ingin memperluas lantai bangunan atau hal lainnya.

Jangan sampai salah hitung ya, Sahabat 99!

3. Jangan Dibongkar Habis

Kamu sangat dilarang untuk merobohkan bangunan yang sudah ada dan memulai membangun dari awal.

Hal ini sangat dilarang karena rumah subsidi hanya diperuntukkan untuk keluarga kurang mampu.

Jika Anda membongkar habis, maka biayanya akan lebih atau sama dengan rumah subsidi, sehingga akad laporan data yang disetorkan sesuai syarat mengambil rumah subsidi tidak sesuai.

4. Merenovasi Atap

Renovasi rumah subsidi boleh dilakukan pada salah satu konstruksi bangunan yaitu, atap.

Fakta yang terjadi, kebanyakan dari rumah subsidi memiliki masalah kebocoran atap saat hujan turun.

Cek lagi pemasangan atap.

renovasi rumah

Bisa saja masalahnya hanya pemasangan atap yang terlalu renggang sehingga kamu hanya perlu merapatkannya saja.

Selain itu cek pula pemasangan pipa aliran air pada atap.

Baca Juga:

Kesalahan Dalam Renovasi Rumah yang Harus Dihindari Agar Tak Merugi

5. Gunakan Material Bekas Atau Diskon

Tips selanjutnya untuk melakukan renovasi rumah subsidi adalah menggunakan material bangunan bekas yang masih bagus ataupun diskon.

Beberapa material bekas yang dapat dijadikan pilihan di antaranya adalah genteng bongkaran, kusen pintu jenderla ataupun kayu untuk rangka atap.

Selain material bekas, kamu juga dapat menggunakan material daur ulang seperti, batu bata ataupun keramik lantai.

Jangan lupa untuk selalu menyimpan perkakas atau bagian rumah yang tidak terpakai tapi masih bisa digunakan.

Bisa saja suatu hari kamu membutuhkannya.

6. Konsep Rumah Subsidi Minimalis

Jika kamu memiliki dana terbatas untuk renovasi rumah subsidi, coba terapkan konsep minimalis untuk eksterior maupun interior rumah.

Tujuannya agar bujet yang dikeluarkan tidak membuat kantong kamu membengkak.

Beberapa cara untuk menempuh konsep tersebut misalnya saja dengan mengurangi sekat atau dinding dalam rumah agar terlihat luas.

Selain itu menggunakan metode finishing namun dengan tampilan unfinished, seperti alih-alih mengecat dinding atau memasang keramik, kamu bisa membiarkan dinding maupun lantai memiliki look plesteran sederhana.

7. Batas Penjualan

Selain mengenal beberapa tips renovasi rumah, kamu juga harus memperhatikan proses penjualan rumah suatu saat nanti.

Jika kamu berkeinginan untuk menjual atau memindahtangankan rumah, pastikan sudah melebihi jangka waktu yaitu, 5 tahun masa kepemilikan.

8. Batasan Renovasi Rumah Subsidi

renovasi rumah

Khusus rumah bersubsidi, renovasi bisa dilakukan apabila debitur telah menjalani kredit 5 tahun ke atas.

Namun, bila debitur ingin merenovasi rumah subsidi sebelum waktu kredit masuk 5 tahun, maka debitur hanya diperbolehkan untuk menambah dapur dan membuat pagar saja.

Tidak boleh mengubah bentuk depan rumah atau membuatnya jadi bertingkat.

Renovasi ini diizinkan asal kewajiban debitur membayar angsuran juga lancar.

Jika peraturan ini dilanggar, hati-hati terhadap sanksinya atau rumah subsidi bisa saja dicabut!

Selain itu, proses renovasi rumah subsidi juga biasanya perlu dilaporkan pada bank pembiayaan sesuai aturan.

Pasalnya, apabila kemudian hari ada hal yang tidak diinginkan maka pihak bank hanya akan membayar asuransi sesuai tipe rumah saat akad kredit dilakukan, bukan saat ini.

Jika dilaporkan, maka asuransi dapat mengcover penuh biayanya apabila ada suatu hal yang tak diinginkan di kemudian hari.

Biaya asuransi pun akan disesuaikan dengan kondisi rumah sesudah direnovasi.

Baca Juga:

Renovasi Rumah Bekas Seperti Baru, Lebih Murah dan Memuaskan!

Semoga bermanfaat, Sahabat 99!

Simak terus Blog 99.co Indonesia untuk lebih tahu informasi seputar properti.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id dan dapatkan rumah terbaik dengan harga terjangkau!

You Might Also Like