Berita

Potret Restoran di Sebuah Pasar Wuhan, Lebih dari 100 Hewan Liar Dijual. Sumber Virus Corona?

2 menit

Diketahui bahwa pasar Huanan tak hanya menjual seafood. Mereka menjual banyak hewan liar yang menjadi sumber utama virus korono muncul ke publik hingga negara lain. Ini dia potret restoran di pasar Huanan, Wuhan.

Wabah baru yaitu, virus korona menyebabkan kota Wuhan harus diisolasi dan penduduknya dievakuasi.

Virus korono yang berasal dari salah satu restoran di Wuhan yang ada di pasar Huanan ini menyebarkan virus korona hingga merenggut lebih dari 80 nyawa.

Pasar Huanan ini menjual menu makanan yang bisa dikatakan amat tega bila dilihat penyayang binatang.

Restoran di Wuhan yang Menjual Lebih dari 100 Hewan Liar

restoran di wuhan

sumber: sumber: mothership.sg/Screenshot via Weibo

Hewan-hewan liar yang dijual di antaranya rusa hidup, merak, anak serigala, ular, kelelawar, burung unta, salamander raksasa dan masih banyak lagi.

Gambar di atas menunjukkan menu-menu yang ada di pasa makanan laut Huanan di hewan dengan segala macam daging buruan serta ternak.

Dilihat dari menu di atas, harga seekor merak hidup masing-masing dijual dengan harga RMB500 atau sekitar Rp985 ribu.

Sementara itu untuk seekor rusa dihargai RMB6000 atau setara dengan Rp11 juta dan sejenis berang-berang yang mirip koala seharga RMB70 atau Rp137 ribu.

Restoran di Wuhan ini juga melayani penyembelihan langsung atau pengiriman.

Menurut Business Insider, pasar hewan hidup Huanan ini adalah tempat berkembang biaknya virus.

restoran di pasar wuhan

sumber: twitter.com/muyixiao

Sebab, hewan dari berbagai spesies saling berdekatan dan beberapa virus ada yang bisa melompat dari satu inang ke inang lainnya.

Namun, belum dipastikan dari hewan manasaja yang memiliki virus berbahaya ini.

Baca Juga:

Selesai 2 Hari, China Bangun Rumah Sakit Khusus Penderita Virus Korona

Mengonsumsi Hewan Liar Menunjukkan Status Sosial

restoran di pasar wuhan

sumber: mothership.sg/Screenshot via Weibo

Melansir dari situs Mothership, restoran di Wuhan ini adalah potret umum dari kehidupan di China.

Selain Wuhan, daerah lain di China yang mirip seperti ini yakni, Guangzhou dan provinsi Shandong.

Menurut penduduk sana mengonsumsi hewan-hewan eksotis nan liar ini memiliki kaitannya dengan keyakinan budaya mereka.

Mereka yakin bahwa hewan liar lebih bergizi daripada yang dipelihara secara ternak atau lainnya.

restoran di wuhan

sumbe: mothership.sg/Photo via Weibo

Tak hanya itu, sejumlah besar orang China masih memandang mengonsumsi hewan liar adalah sebuah tampilan publik atau status sosial.

Misalnya, semangkuk sup ini berisi kelelawar dalam bahasa China diartikan sebagai kata keberuntungan dan keberuntungan “福” (“Fu”).

Namun, sepertinya kepercayaan ini membuat kemarahan publik atas konsumsi satwa liar serta merebaknya virus korona yang menyebar.

Baca Juga:

10 Tips Terhindar Virus Corona dari Jurnalis yang Selamat dari Wabah Sars

Semoga artikel di atas bisa bermanfaat.

Selalu jaga kesehatan ya Sahabat 99.

Temukan informasi-informasi menarik lainnya seputar properti di Blog 99 Indonesia.

Atau kamu lagi mencari properti terbaru? Temukan yang cari di situs 99.co/id.

Follow Me:

Related Posts