Berita Ragam

Mengungkap Keberadaan Sekte Setan di Indonesia. Benarkah Ada Ritual Minum Darah Manusia?

3 menit

Sekte setan di Indonesia disebut-sebut berada di Kota Jakarta. Selain itu, beredar juga informasi mengenai ritual yang mereka lakukan. Benarkah ada ritual meminum darah manusia?

Seorang komika asal Indonesia, Roni Imannuel alias Mongol Stres pernah berbicara soal Gereja Setan yang berada di Indonesia di akun YouTube Deddy Corbuzier.

Mongol mengatakan, ada kelompok Satanic Indonesia, atau Locak Satanic Chruch, yang merupakan sekte yang hidup di bawah tanah.

Beberapa di antaranya tersebar di Tanah Abang, Kelapa Gading, dan Pondok Indah.

Penasaran dengan sekte setan ini? Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

Mengungkap Keberadaan Sekte Setan

Pengakuan Sekte Setan oleh Seorang Gadis

Meski ramai oleh pemberitaan, tidak banyak diketahui tentang aktivitas di dalam sekte sesat ini.

Namun, jika ditelusuri lebih luas, ada beberapa orang yang  pernah membuat pengakuan soal keberadaan sekte sesat ini.

Salah satunya dikisahkan oleh seorang gadis pada tahun 1991 yang dimuat dalam surat kabar Los Angeles Times.

Gadis berusia 11 tahun mengatakan kepada juri Pengadilan Tinggi bahwa dia dilecehkan secara seksual oleh neneknya dan dipaksa meminum darah manusia selama ritual setan di sebuah gua rahasia.

Perempuan itu bercerita, pada saat berusia 2 tahun dia dibawa dalam limusin dengan kedua kakek-neneknya.

Ketika dia berusia sekitar 4 tahun, dia dipaksa meminum darah dan memakan daging manusia.

“Saya dipaksa untuk minum darah dari gelas dan makan daging manusia,” kenangnya.

Dalam insiden lain, dia bersaksi, “mereka memberi saya obat jadi saya akan sangat waspada,” tambah gadis itu.

Benarkah Ritual Tersebut Terjadi?

Namun pengacara sang nenek mengatakan bahwa gadis itu telah dilatih oleh ibunya untuk menceritakan dongeng yang tidak masuk akal.

“Kami tidak mendengar kata-kata seorang gadis kecil tetapi kata-kata orang lain,” kata pengacara Tom R. Allen di luar ruang sidang.

“Gadis kecil itu adalah korban dari lingkungan tempat ibunya ditempatkan,” katanya.

Ibu gadis itu (48), dan bibinya (35) telah mengajukan gugatan perdata terhadap ibu mereka yang berusia 76 tahun dengan tuduhan bahwa dia secara ritual melecehkan mereka dan cucunya sejak masih bayi.

Namun, nenek berambut putih yang sekarang tinggal di Mission Viejo itu menegaskan bahwa semua yang diceritakan cucunya tersebut tidak pernah terjadi.

Allen mengatakan bahwa wanita berusia 48 tahun, yang telah menderita berbagai masalah psikologis, dipimpin oleh psikoterapis untuk percaya bahwa dia telah dilecehkan secara ritual.

Kemudian, dia berpendapat, dia membujuk adik perempuannya dan putrinya untuk percaya bahwa mereka juga menjadi korban pemujaan setan.

Sekte Setan hanya Kisah Rekayasa?

Selama tiga hari, ibu berusia 48 tahun itu menceritakan kepada Hakim Pengadilan Tinggi Orange County Robert D. Monarch dan jurinya tentang kisah-kisah seram dan aneh.

Ia bercerita tentang sosok berjubah hitam yang melakukan pemerkosaan ritual dan inses, dibuat menyaksikan pembunuhan yang mengerikan, dibius, diikat dan disiksa dengan pisau dan sengatan listrik.

Dalam sebuah kisah yang mengingatkan pada novel horor Rosemary’s Baby, wanita itu bersaksi bahwa dia dihamili oleh seorang anggota sekte pada usia 11 atau 12 tahun.

Kemudian dipaksa untuk membunuh bayinya yang berusia 6 bulan selama ritual setan di sebuah gua, 35 tahun sebelum bersaksi tahun 1991.

Dia hamil lagi pada usia 14 tahun setelah ayahnya melacurkannya di kamar motel, tetapi anggota sekte, termasuk ibunya, melakukan aborsi ketika ditemukan “bahwa itu bukan bayi Setan,” katanya kepada juri.

Untuk mengatasi pelecehan, kata wanita itu, dia mengembangkan lebih dari 10 kepribadian yang berbeda dengan nama seperti “Rosie”, “Sarah” dan “Thelda.”

Salah satu kepribadian, serigala, sengaja dibujuk ketika anggota sekte membiusnya, menguncinya di dalam sangkar dan menyetrumnya, katanya kepada dewan.

Ini merupakan satu di antara pengakuan sensasional di dunia, tentang orang-orang yang mengaku pernah terjebak di lingkaran pemujaan setan.

Mereka mengaku dipaksa sebagai korban untuk memenuhi pemujaan mereka terhadap kepercayaan sesat itu.

Bagaimana Keberadaan Sekte Setan di Indonesia?

Mencari Anak Muda Labil

mongol stres

sumber: Instagram.com/mongolstres

Menurut Mongol Stres, klaim bahwa 28 persen lebih penghasilan dari unduhan video porno dunia, adalah benar disalurkan untuk satanic.

Saat ada rekrutmen pemuja baru anggota sekte, pengajaknya pun akan menerima uang.

Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier itu, Mongol Stres mengibaratkan ia mengajak Deddy ritual pemujaan setan, kemudian Deddy mengajak tiga orang lainnya.

Di situlah Deddy akan mendapatkan semacam honorarium senilai Rp500.000 per orang yang ia bisa ajak.

“Sekarang satu kali ritual dapat Rp1,5 juta, seminggu bisa tiga kali ritual, bisa dapat berapa Mas?” ujar Mongol Stres.

Mongol juga mengatakan kalau saat ini tidak ada ajaran penyembahan setan, melainkan menghujat Tuhan dan ritual-ritualnya melakukan ajaran yang dilarang Tuhan.

Gereja yang sektenya pernah diikuti Mongol menyasar anak-anak muda yang labil dan memimpikan hidup mewah.

“Mas Deddy udah enggak bisa jadi target, karena udah punya anak, bisa cari satan-satan yang lain. Kalau Mas Deddy sudah tidak labil,” ucapnya.

Ada Ritual Pengorbanan?

Tidak seperti yang diyakini banyak orang, ternyata tidak ada ritual pengorbanan manusia hidup di Gereja Setan.

Terdapat ritual dengan menggunakan pengorbanan manusia, tapi yang digunakan adalah jasad bayi yang telah meninggal, terutama bayi korban aborsi.

Hal mengejutkan lainnya diungkap Mongol ialah, local satanic juga memiliki ritual seks yang disebut juga dengan santap kasih bersama.

Tiga kali dalam satu minggu, petinggi pemuja setan dapat melakukan pesta seks.

Sebagai orang yang pernah menjabat petinggi satanic tingkat Asia, Mongol Stres pernah ditawari untuk berhubungan seks dengan lawan jenis, maupun lelaki sama sepertinya.

“Banyak yang bertanya cara supaya tidak terpapar aliran sesat? Rajin tadarusan. Lu salat Jumat boleh, tapi kan lu datengnya khotibnya mau beres. Kalau tadarusan, ada suara yang membenarkan lu, ini salah ini salah,” pungkasnya.

***

Hmm, bagaimana pendapatmu mengenai kisah sekte setan ini?

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan impian di Kota Bandung?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Calistha Dago Residence.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts