Rumah, Tips & Trik

7 Desain Ruang Bermain Anak untuk Rumah Sempit | Enggak Kalah Ramai!

20 Desember 2019
ruang bermain anak
4 menit

Ruangan sempit yang tidak terpakai di rumahmu bisa disulap menjadi ruang bermain anak! Simak tips membangun ruang bermain untuk rumah sempit di bawah ini!

Tidak perlu khawatir anak Anda tidak mempunyai ruang bermain hanya karena rumah Anda kurang luas.

Karena nyatanya, ruang bermain juga tidak harus seluas taman bermain umum.

Ruang bermain anak yang baik adalah ruang yang dapat membebaskan anak Anda untuk bermain secara aman sekaligus tempat untuk mengedukasi mereka layaknya prinsip “bermain sambil belajar”.

Ruang bermain yang terlalu luas pun kerap terlihat kosong, dan apabila diisi oleh berbagai macam mainan dengan berbagai macam ukurannya…

…Dinilai dapat menambah resiko kecelakaan kecil yang dapat terjadi pada putra putri Anda.

Lalu, bagaimana caranya membangun ruang bermain yang menyenangkan dan tetap aman untuk ruangan kecil?

Simak tips-tipsnya di bawah ini!

Tips Membangun Ruang Bermain Anak untuk Rumah Sempit

1. Pilih Cat Kamar atau Wallpaper yang Tepat

ruang bermain anak

Seperti yang sudah kita ketahui, cat warna kamar atau wallpaper sebuah ruangan dapat sangat mempengaruhi tampilan dan suasana ruangan tersebut.

Pasalnya, setiap warna dapat memancarkan kesan yang berbeda, terlebih lagi warna-warna tersebut telah terbukti dapat mempengaruhi pembawaan seseorang.

Untuk kamar anak, pilihlah wallpaper atau cat warna yang cerah seperti kuning, hijau, biru muda, atau jingga akan membuat ruang bermain anak anda terasa lebih hidup.

Warna-warna tersebut juga terbukti dapat merangsang kecerdasan serta sisi aktif si kecil, lho!

Selain itu, memilih warna cerah sebagai warna dominan ruang bermain juga dapat membuat ruangan sempit terlihat dan terasa sedikit lebih luas.

2. Simpan Mainan dalam Lemari Penyimpanan

ruang bermain anak

Ruang bermain yang berantakan bukan hanya berbahaya bagi keselamatan buah hati Anda, tetapi juga dapat memperkecil luas ruang.

Apabila anak Anda termasuk anak-anak yang gemar mengoleksi banyak mainan, ada baiknya jika Anda membeli rak susun sebagai tempat penyimpanan mainan.

Dengan begitu, mainan-mainan tidak akan berserakan di mana saja, tetapi tersimpan rapi di atas rak, dan pastinya tidak akan terinjak oleh anak-anak.

Simpan rak susun atau kotak penyimpanan di sudut ruangan, menempel pada dinding sehingga anak Anda bisa bermain bebas di tengah ruangan tanpa khawatir membentur rak.

Baca Juga:

Ini 5 Trik Menjaga Ruang Bermain Anak Tetap Rapi

3. Pilihlah Ruangan yang Memiliki Ventilasi Udara

ruang bermain anak

Sewajarnya anak-anak, ruang bermain pastinya akan menjadi tempat favorit mereka, di mana mereka akan meluangkan hampir seluruh waktu di sana.

Oleh karena itu, walaupun sempit, ruangan ini harus dibangun senyaman mungkin agar buah hati Anda mendapatkan waktu bermain yang asyik dan berkualitas.

Sirkulasi udara yang lancar merupakan salah satu faktor terpenting yang dapat mendukung tujuan di atas

Sirkulasi udara pada ruangan sempit sangat terbatas, apabila ruangan tersebut tidak diberi ventilasi udara, akan terasa lebih panas dan lembab dibandingkan dengan ruangan luas.

Anda juga bisa memilih membeli kipas angin berdiri (standing fan) jika ruangan yang dipilih tidak memungkinkan untuk dibangunkan jendela.

4. Batasi Jumlah Mainan di Dalam Ruang Bermain Anak

ruang bermain anak

Studi yang dilakukan oleh University of Toledo membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki mainan yang terbatas cenderung tumbuh lebih pintar kreatif.

Hasil dari studi tersebut mengatakan bahwa dengan sedikitnya mainan yang mereka miliki, imajinasi anak-anak pun akan tumbuh bersama dengan “kebutuhan” mainan mereka.

Sementara anak-anak yang memiliki banyak mainan cenderung lebih mudah terdistraksi karena seringnya mereka pindah dari mainan satu ke mainan berikutnya.

Selain itu, memiliki mainan yang berlebihan hanya akan mempersempit ruang bermain mereka, membuat anak-anak susah bergerak dengan bebas.

5. Pilih Ukuran Mainan yang Sesuai

ruang bermain anak

Setelah menjaga jumlah mainan yang ada di kamar si kecil, Anda juga harus memikirkan ukurannya.

Membatasi jumlah mainan bukan berarti Anda bisa membawa mainan besar masuk ke dalam rumah.

Mainan-mainan besar seperti mobil ber-remote dan rumah-rumahan tidak bisa sembarangan di tempatkan di kamar anak karena selain akan membuat sempit, kehadirannya juga dapat membahayakan keselamatan buah hati.

Apabila Anda sudah terlanjur menghadiahi anak mainan besar, simpan di sudut ruangan atau menempel ke dinding agar tidak menghalangi ruang bermain.

6. Hindari Menaruh Furnitur Sebagai Pajangan

ruang bermain anak

Tidak seperti ruang lainnya yang bisa kita dekorasi menggunakan furnitur kesayangan kita, ruang bermain anak harusnya dikhususkan hanya untuk menjadi tempat bermain saja.

Bagaimana maksudnya?

Maksudnya, Anda tidak disarankan untuk menaruh furnitur yang tidak berkepentingan seperti patung, guci, pahatan, atau dekorasi ruangan lainnya yang biasanya Anda simpan di ruang lain.

Furnitur yang dibutuhkan untuk ruang bermain anak hanya satu pasang meja dan kursi kecil, beserta karpet untuk alas duduk di lantai.

Biarkan wallpaper atau cat warna ruang bermain yang berperan besar dalam menjaga dekorasi ruangan untuk tetap terlihat hidup dan asik.

7. Atur Pencahayaan

ruang bermain anak

Terakhir, namun tidak kalah penting, desain kamar anak yang baik adalah ruangan yang memiliki pencahayaan yang baik.

Pencahayaan yang sempurna akan membuat ruangan tampak lebih luas dan bersih.

Sebagai opsi pertama, pilihlah lampu berwarna putih sebagai lampu dominan.

Anda bisa menambahkan lampu tempel atau lampu meja sebagai tambahan jika pada saat malam ruang bermain tidak terlalu terang.

Baca Juga:

Sedang Trending, Wallpaper Kamar Anak ini Bisa Bikin Ruangan Jadi Hidup!

Selamat mencoba, Sahabat 99!

Semoga bermanfaat, ya, artikelnya!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

You Might Also Like