Berita Berita Properti

Rumah 500 Juta Masih Jadi Primadona Selama Pandemi Covid-19, Ini Alasannya!

2 menit

Minat masyarakat untuk membeli hunian tampaknya tak surut meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Utamanya, hunian yang menjadi primadona adalah rumah 500 juta. Simak penjelasannya berikut ini!

Percaya gak percaya, pandemi Covid-19 ternyata tak menyurutkan semangat masyarakat untuk memiliki rumah.

Fakta ini didukung oleh sebuah survey yang dilakukan IPW pada awal September 2020 kepada kurang lebih 285 responden.

Hasilnya, ternyata minat beli masyarakat akan properti masih cukup tinggi, terutama untuk membeli rumah 500 juta rupiah.

Minat Beli Rumah 500 Juta Rupiah Masih Tinggi

perumahan kelas menengah

Indonesia Property Watch (IPW) baru-baru ini melakukan survey konsumen pada masyarakat.

Survey ini dilakukan untuk melihat minat pasar terhadap produk properti selama pandemi Covid-19.

Hasilnya, sebanyak 68,09% responden menyatakan bahwa mereka masih berminat untuk membeli properti.

Properti yang menjadi idaman masih berupa rumah tapak, dengan total peminat 51,06% responden.

Sementara sisanya lebih memilih tanah kavling (22,34%), apartemen (11,7%), hingga SOHO/ruko/rukan (10,64%).

Untuk tipenya sendiri, menurut CEO IPW Ali Tranghanda, konsumen relatif tertarik pada segmen menengah.

“Berdasarkan survei yang dilakukan, rentang harga yang diminati berkisar antara Rp500 juta sampai Rp1 miliar-an sebesar 29,7%, diikuti Rp300 juta sampai Rp500 juta sebesar 28,72%,” terangnya dikutip dari Kompas.com.

Segmen menengah atas dan mewah pun masih diminati, hanya saja peminatnya tak sebesar tipe hunian menengah.

Hanya sekitar 23,4% responden yang tertarik pada hunian Rp1-Rp3 miliar dan 7,45% responden yang tertarik pada properti di atas Rp3 miliar.

Sementara pasar properti yang cukup terdampak adalah kelas menengah ke bawah dengah harga di bawah Rp300 juta, di mana peminatnya hanya sebesar 10,64%

“Pasar yang cukup terdampak adalah di segmen perumahan subsidi dimana golongan masyarakat ini mengalami tekanan daya beli yang cukup besar,” terang Ali lebih lanjut.

Baca Juga:

5 Cara Menentukan Harga Sewa Rumah dengan Angka yang Sesuai

Faktor Penyebab Tingginya Minat Beli Rumah Selama Pandemi

Survey yang dilakukan IPW menyasar masyarakat berusia 25-55 tahun dan didominasi rentang usia 35-45 tahun sebesar 30,11%.

Rata-rata responden berdomisili di Jabodetabek dan Pulau Jawa.

Oleh sebab itu, tujuan dari pembelian properti para responden pun sangat variatif.

Namun, yang paling dominan adalah sebagai investasi jangka panjang dengan total sekitar 42,55 persen responden.

Oleh sebab itu, situasi pandemi Covid-19 dipandang sebagai momen yang tepat untuk memulainya.

Pasalnya, harga properti di masa ini cenderung lebih murah dan stabil.

Tak hanya itu, ada banyak penawaran dan promo menarik yang ditawarkan oleh pengembang dan bank.

Bahkan, cicilan yang diberlakukan pun lebih fleksibel jika responden membeli secara kredit.

Dari 285 responden, sekitar 32,98% mengaku akan membelinya dalam kurun waktu 1-3 tahun.

Sementara 11,7% persen responden menyatakan akan membeli properti dalam waktu 6 bulan ke depan.

Baca Juga:

Cara Balik Nama PBB, Syarat, dan Biaya Pengurusannya. Jangan Sampai Lupa!

Semoga informasinya bermanfaat ya, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tertarik memiliki hunian di Daan Mogot City?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts