Berita Berita Properti

Menengok Potret Rumah Bantuan untuk WNI Eks Pengungsi Timor Timur dari Kementerian PUPR

2 menit

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun 300 unit rumah khusus alias rusus. Nantinya, bantuan rumah ini diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) eks pengungsi Timor Timur.

Rumah khusus yang dimaksud akan dibangun di daerah perbatasan RI – Timor Leste, tepatnya di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan rusus yang hendak dilakukan disinyalir sebagai komitmen pemerintah guna penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

Apalagi, pemerintah tengah mengedepankan program Sejuta Rumah sekaligus pemerataan hasil pembangunan di seluruh pelosok, terutama di wilayah 3T yakni terdepan, terluar, dan tertinggal.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak,” ucap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono seperti dikutip laman resmi pu.go.id.

“Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” tambahnya.

300 Unit Rusus Dibangun Bertahap

bantuan rumah dari pupr

sumber: kementerian pupr

Pada mulanya, pemerintah Kabupaten Belu mengusulkan 450 unit rumah khusus yang terdiri dari 400 unit untuk masyrakat dan 50 unit bagi asrama BRIMOB.

Dari usul tersebut, telah dilaksanakan proses pembangunan sebanyak 300 unit yang dibangun secara bertahap selama tahun 2020 hingga 2021.

Masih melansir sumber yang sama, rusus dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sehat Sederhana Sehat (RISHA) tipe 36 kopel.




Adapun pembangunan tahap pertama telah selesai dikerjakan pada tahun lalu, serta sudah digunakan sebagai hunian sementara.

Lokasi pembangunan tersebut berada di Desa Tohe, Kecamatan Raihat.

Sementara pada tahap kedua, tak ada yang berbeda dengan lokasi, dan pengerjaan dibangun pada tahun ini dalam paket pekerjaan reguler.

Progres pengerjaan tahap II ini telah mencapai 65,60 persen dan memasuki proses konstruksi.

Tahap 3 Rumah Bantuan Masuk Proses Lelang

pembangunan rumah

sumber: kementerian pupr

Sementara itu, untuk tahap terakhir alias tahap 3, yang termasuk dalam paket Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021, baru memasuki proses lelang.

Berbeda dengan dua tahap sebelumnya, lokasi pembangunan pada tahap 3 rencananya akan dilaksanakan di Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk.

Kendati diusulkan 450 unit rusus oleh Pemerintah Kabupaten Belu, sejauh ini yang disetujui baru 300 unit.

Menilik situs resmi Kementerian PUPR, terdapat sejumlah potret bantuan rumah untuk WNI eks pengungsi Timor Timor yang bisa dilihat oleh masyarakat.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99.

Ikuti terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jika kamu tengah mencari hunian nyaman nan layak berharga murah, bisa jadi Andalusia Residence adalah pilihan yang tepat.

Kunjungi www.99.co/id untuk informasi lebih lanjut.




Hendi Abdurahman

Penulis 99.co Indonesia. Membahas sekaligus mengupas tentang berita properti, desain rumah, hingga tips & trik seputar hunian.

Related Posts