Tips & Trik

Tinggal di Rumah Dekat SUTET? Ini 6 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Kurangi Dampaknya

4 menit

Tinggal di rumah dekat SUTET dianggap memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan. Apakah hal ini benar? Apa yang perlu dilakukan jika tinggal di sekitar SUTET?

Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau biasa kita sebut dengan SUTET merupakan sebuah media transmisi.

SUTET digunakan untuk mentransmisikan energi listrik dari pusat-pusat pembangkit yang jaraknya jauh menuju ke distribution station.

Kemudian, energi listrik tersebut akan disalurkan dengan efisien kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pasokan listrik sehari-hari.

Apa Berbahaya Tinggal di Rumah Dekat SUTET?

Apakah bermukim di kawasan yang berdekatan dengan SUTET memiliki dampak kesehatan?

Listrik yang ada di sekitar SUTET akan menghasilkan energi magnetik yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan manusia jika terlalu sering terpapar.

rumah dekat sutet

Sebuah penelitian yang dilakukan Dr. Gerlad Draper dari Oxford University menyebutkan ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh anak-anak dan perempuan akibat paparan SUTET.

Hal tersebut yaitu:

  1. Saat melahirkan, sebesar 70 persen anak-anak memiliki risiko mengidap leukimia.
  2. Gejala hipersensitivitas berupa sakit kepala, pening bahkan hingga keletihan menahun.
  3. Tinggal di sekitar SUTET juga mempengaruhi metabolisme hormon melatonin yang diproduksi oleh kelenjar pineal. Hormon ini berfungsi menekan timbulnya risiko kanker payudara.

Terlepas dari berbagai macam spekulasi mengenai dampak kesehatan yang disebabkan SUTET, satu hal yang harus disadari adalah risiko kerusakan terjadi pada SUTET itu sendiri.

Perlu diperhatikan kalau korsleting SUTET dapat menyebabkan kebakaran dan ledakan.

Selain itu, bisa juga terjadi kasus lainnya seperti gardu listrrik tumbang, kabel sambungan terputus dan lainnya.

Kecelakaan tersebut menjadi risiko besar yang sering kita jumpai daripada kasus kesehatan yang terjadi akibat radiasi elektromagnetik dari SUTET.

Baca Juga:

Merk Alat Penghemat Listrik yang Ada di Pasaran | Cara Kerja hingga Aturan Penggunaan

Apa Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Dampak Rumah Dekat SUTET?

Jika kamu sudah terlanjur memiliki atau tinggal di area yang berdekatan dengan SUTET, maka perlu memerhatikan beberapa hal.

Enam tips berikut, mungkin dapat kamu coba terapkan di rumah, untuk mengurangi dampak medan listrik dan medan magnet yang disebabkan oleh SUTET.

  1. Perhatikan Aturan Pendirian Bangunan atau Rumah Dekat SUTET

rumah dekat sutet

Pastikan rumah memiliki jarak dan ketinggian yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan ya.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 18/2015 tentang ruang bebas dan jarak bebas minimum pada SUTET.

Ruang bebas merupakan area dengan jarak atau radius tertentu yang diukur dari tapak tiang SUTET yang harus terbebas dari bangunan apapun.

Dalam peraturan tersebut diatur jarak aman yang harus dipenuhi berdasarkan jenis dan kapasitas tegangan SUTET, seperti berikut:

  • SUTT 55kV jenis tiang baja memiliki ruang bebas 4 meter.
  • SUTT 66kV jenis tiang beton memiliki ruang bebas 4 meter.
  • SUTT 66kV jenis menara memiliki ruang bebas 7 meter.
  • SUTT 150kV jenis tiang baja memiliki ruang bebas 7 meter.
  • SUTT 150kV jenis tiang baja memiliki ruang bebas 6 meter.
  • SUTT 150kV jenis tiang beton memiliki ruang bebas 5 meter.
  • SUTT 150kV jenis menara memiliki ruang bebas 10 meter.
  • SUTET 275kV jenis sirkuit ganda memiliki ruang bebas 13 meter.
  • SUTET 500kV jenis sirkuit tunggal memiliki ruang bebas 22 meter.
  • SUTET 500kV jenis sirkuit ganda memiliki ruang bebas 17 meter.
  • SUTTAS 250kV memiliki ruang bebas 14 meter.
  • SUTTAS 500kV memiliki ruang bebas 18 meter.

Selain mengatur jarak aman menara SUTET, aturan ini juga mengatur tentang tinggi bangunan yang masih dianggap aman dari konduktor atau kabel SUTET.

  • SUTT 66kV memiliki jarak bebas 12,5 meter dari permukaan tanah dengan tinggi maksimal bangunan 8 meter.
  • SUTT 150kV memiliki jarak bebas 13,5 meter dari permukaan tanah dengan tinggi maksimal bangunan 8 meter.
  • SUTET 275kV memiliki jarak bebas 15 meter dari permukaan tanah dengan tinggi maksimal bangunan 8 meter.
  • SUTET 500kV memiliki jarak bebas 13 meter dari permukaan tanah dengan tinggi maksimal bangunan 9 meter.
  • SUTTAS 250kV memiliki jarak bebas 17 meter dari permukaan tanah dengan tinggi maksimal bangunan 7 meter.
  1. Hindari Material Logam di Rumah Dekat SUTET

Logam merupakan material penghantar listrik.

Oleh sebab itu, hindari pemakaian material logam dalam rumah seperti pada atap dan jemuran.

Ganti penggunaan logam pada atap dengan keramik, asbes, PVC, bitumen, atau sirap.

Untuk jemuran, kamu bisa mengganti logam dengan tali atau kayu.

Baca Juga:

7 Jenis Kabel Listrik untuk Instalasi Rumah | Dilengkapi Perbedaannya

  1. Letak Jemuran Jika Rumah Dekat SUTET

Buatlah jemuran menggunakan tali dan kayu yang ditempatkan di bawah pohon.

Hal tersebut dilakukan untuk mereduksi risiko medan listrik.

Pastikan, rumah juga memiliki plafon yang tinggi untuk mengurangi dampak radiasi elektromagentik dari SUTET.

  1. Sistem Grounding

Jika penggunaan atap berbahan logam tidak dapat terhindarkan, maka gunakan prinsip sistem grounding.

Grounding adalah melakukan petanahan tiap material yang terbuat dari logam.

Sehingga terjadi penetralan dampak radiasi dari SUTET.

Secara sederhana, sistem ini dapat dibuat dengan menambahkan kabel menuju ke dalam tanah.

Kamu juga bisa melakukanya pada kendaraan.

Usahakan kendaraan bermotor yang kamu miliki ditanahkan untuk menghilangkan medan elekrostatis akibat induksi SUTET.

  1. Melakukan Penghijauan

rumah dekat sutet

Cara selanjutnya adalah dengan memperbanyak tanaman hijau di sekitar rumah.

Tanaman dapat mengurangi risiko radiasi gelombang elektromagnetik yang disebabkan oleh SUTET.

Perhatikan juga ketinggian dan batas-batas ruang bebas dalam menanam pohon.

Puncak pohon harus berjarak minimum 15 meter dari kabel SUTET terbawah.

  1. Hindari Aktivitas di Luar pada Malam Hari

Warga yang bermukim di sekitar area SUTET, sebaiknya menghindari melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari.

Sebab, pada malam hari arus yang mengalir pada kawat penghantar SUTET lebih tinggi daripada siang hari.

Jadi, usahakan kamu tidak banyak melakukan aktivitas di sekitar area SUTET pada malam hari, ya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat 99 yang tinggal di kawasan SUTET atau berencana membeli rumah di area tersebut.

Baca juga berita properti lainnya dengan mengunjungi Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Temukan hanya di www.99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts