Berita, Berita Properti

Sehari Jadi, Rumah di Inggris Ini Dapat Diangkut dengan Truk

7 Juli 2017
2 menit

Bukan arsitektur namanya jika tidak melahirkan sebuah karya fenomenal dan bikin mata terbelalak. Baru-baru ini di Inggris, sebuah studio desain bernama Kodasema Estonia baru saja meluncurkan rumah mungil seluas 25 meter per segi. Yang menarik, pembangunan rumah tersebut memakan waktu kurang dari sehari dan dapat diangkut ke lahan-lahan yang masih kosong.

Rumah bernama koda ini menelan biaya £150.000 atau jika dirupiahkan menjadi Rp2,5 miliar. Biaya-biaya ini sudah mencakup biaya perencanaan, peraturan bangunan, pengiriman, persiapan lokasi hingga pemasangan instalasi air, listrik dan limbah.

Stuktur bangunan rumah ini memang tidak memerlikan pondasi dan dapat diangkut dengan truk yang dilengkapi dengan alat berat. Ya, ide ini tercetus lantaran krisis bangunan di Inggris sehingga adanya bangunan tersebut dimaksudkan untuk “menggoyang” pasar properti inggris serta mendorong penggunaan lahan kosong dengan baik.

Kantor Kodasema melihat peluang tersebut dengan menawarkan desain yang iconic. Rumah portable ini dibuat untuk tempat tinggal sementara di lahan-lahan kosong di London. Mereka mengatakan, konsep ini juga dapat digunakan sebagai rumah musim panas dengan biaya yang rendah (sesuai dengan daya beli di Inggris). Konsep ini juga dapat diperuntukkan untuk area komersial mulai dari kafe, kantor, bengkel, studio atau tempat mengajar.

“Desain yang sederhana namun efektif dengan menyediakan rumah sementara atau tempat kerja di tempat-tempat kosong dapat membantu meringankan tekanan krisis perumahan terhadap pemerintah daerah,” kata John O’Brien dari Kodasema seperti yang dilansir dezeen.com.

“Ini untuk memaksimalkan penggunaan lahan kumuh, yang tentunya tidak bisa dibiarkan kosong bertahun-tahun di London. KODA akan menyediakan opsi hemat biaya untuk menampung mereka yang ada dalam daftar tunggu untuk akomodasi terjangkau atau menawarkan apartemen sewa sementara untuk para profesional muda, pelajar dan mereka yang ingin berhemat.” Tambahnya.

Rumah Koda awalnya diresmikan tahun lalu, namun contoh pertamanya baru dipasang di Bre Innovation Park, sebuah fasilitas penelitian di Watford di mana prototip skala penuh perumahan rendah karbon dan berkelanjutan dipamerkan.

Di rumah Koda, dipasang panel surya di atapnya sehingga menghasilkan tenaga listrik, Di dalamnya, ada kontro smarhome yang disematkan termasuk alarm. LED dan pendingin ruangan. Untuk dinding, sang desainer memasang dinding beton tipis yang dapat membantu ruangan tetap hangat atau dingin tergantung musim yang sedang berlangsung. Dindingnya pun kedap suara sehingga dapat menangkal kebisingan.

Masih di bagian interior, Jendelanya mendominasi bagian fasad depan sebingga limpahan cahaya matahari dapat terjaga. Bukaan ini pun mengalirkan cahaya ke lounge, dapur terbuka hingga kamar tidur mezzanie. Area tidur memang diletakkan di atas unit dapur, sedangkan kamar mandi terletak di belakngnya. Ada pula teras rumah seluas 3,5 meter yang terintegrasi ke dalam fasad rumah. Bagaimana? Tetarik tinggal di rumah ini?

You Might Also Like