Berita, Berita Properti

Rumah Impian di Tengah Pertanian, Siapa yang Mau Tinggal di Sini?

10 Oktober 2017
1 menit

Siapa sih yang enggak mau tinggal di pedesaan?

Udara di sana masih bersih dan bebas dari populasi udara. Suasananya juga adem plus panorama hamparan sawah yang bikin kita betah berleyeh-leyeh seharian. Apa lagi, kalau rumah yang kita huni adalah rumah hunian seperti rumah di tengah pertanian di Korea Selatan ini.

Rumah seorang petani yang membudidayakan gingseng ini dikelilingi hamparan sawah yang sejuk. Seperti yang disarikan dari laman archdaily.com, karena Korea Selatan mengalami musim dingin, maka material rumah didominasi oleh batu bata untuk meredam hawa dingin yang ingin masuk. Dengan begitu, kondisi di dalam ruangan pun akan menjadi lebih hangat.

Untuk menerima cahaya alami, kalau kita lihat dari atas, rumah ini memang sengaja dimiringkan letaknnya. Dengan begitu, cahaya posisi sempurna akan masuk menyinari setiap ruang. Tak hanya itu, dengan posisi miring, penghuni juga dapa menikmati pemandangan ke arah mana pun.

Dari fasad, penampakan rumah ini tampak simpel dengan dominasi batu bata berwarna krem. Ini yang bakal bikin kamu terkecoh. Ternyata penampakan sederhananya dari luar berbeda dengan isi interior di dalam yang tampak cozy.

Masuk ke dalam ruangan, kita akan ruangan yang didominasi cat berwarna putih sehingga memberi kesan clean dan luas. Selain lega, aroma hangat juga tercipta berkat lantai vynil cokelat sebagai penutup lantai.

Secara keseluruhan, rumah ini mengadopsi gaya simpel dan minimalis. Sedikit sekali barang yang dimanfaatkan. Namun, itulah daya menariknya rumah petani ini.

Sang arsitek hanya memberi sedikit aksen, tapi memberi ambience yang seru.

Lihat saja ruang tamunya. Ada sebuah sofa hitam di sana sebagai pemanis ruangan agar ruang tidak monoton. Di sebelahnya, sang arsitek pun cerdik dengan mengoles dinding sebagai bukaan kaca yang begitu besar. Sambil menikmati secangkir kopi panas di ruangan itu, kamu juga dapat menolehkan kepala ke hamparan sawah di luar sana.

Salah satu hal yang patut dipuji dari rumah ini adalah sistem kemiringannya. Si arsitek betul-betul memerhatikan kemiringan atap rumah sehingga ketika hujan, air dapat mengalir sempurna ke ujung atap. Bagaimana menurut kamu? Punya impian tinggal di rumah seperti ini?

You Might Also Like