Berita, Berita Properti

Wow, Rumah-Rumah di Kampung Ini Terbuat Dari Botol Kaca!

26 Desember 2016
2 menit

Pernahkah kamu membayangkan sebuah desa yang hampir seluruh bangunannya terbuat dari botol kaca? Kampung botol itu ada di California. Grandma Prisbrey’s Bottle Village adalah sebuah perkampungan sarat karya seni yang terletak di Simi Valley, California. Yang unik adalah hampir keseluruhan bangunannya terbuat dari botol bekas.

Kisah kemunculan perkampungan Nenek Prisbey ini bermula pada tahun 1956. Tressa Prisbey, seorang nenek berusia 60 tahun mulai membangun sebuah desa yang terdiri dari kuil, jalan setapak, patung dan bangunan dari sampah daur ulang. Sampah itu ia dapatkan dari tempat pembuangan sampah setempat. Selama 25 tahun, Tressa menciptakan struktur satu demi satu untuk rumah koleksinya.

Cikal bakal kampung botol ini pun tak bisa dilepaskan dari perjalanan hidup Tressa. Wanita yang memiliki nama lengkap Tressa Luella Schaefer ini mengalami kisah hidup yang cukup tragis. Lahir di Easton Minesota pada tahun 1896―hingga usia 12 tahun―sebagian besar waktunya ia gunakan untuk mempelajari ilmu politik di North Dakota. Di usia 15 tahun, Tressa menikah dengan mantan suami dari adiknya, Theodore Grinold yang usianya terpaut 37 tahun (52 tahun).

Pernikahan dengan Theordore pun hanya berlangsung selama 14 tahun. Selama itu pula ia melahirkan 7 anak. Setelah Theodore meninggal di usia 72 tahun, Tressa dan tujuh anaknya pindah ke Seattle. Ia pun menikah dengan pria penggangguran yang namanya masih misterius hingga kini. Pernikahan mereka pun berlangsung singkat. Selama hidupnya, Tressa mengalami kegetiran yang luar biasa karena menyaksikan keenam anaknya meninggal dunia.

Pada tahun1946, Tressa memutuskan untuk pindah ke Santa Susana yang sekarang dikenal sebagai Simi Valley, California. Sepuluh tahun setelah kepindahan itu, Tressa kembali menikah dengan Al Prisbey, seorang juragan tanah yang memiliki sepertiga dari lahan di Cochran Street. Ide awal Tressa sebenarnya adalah ingin membangun dinding untuk mengusir bau dan debu dari pertenakan kalkun yang berada di sekitar lahan. Karena itu ia ingin membangun struktur rumah dengan 17.000 koleksi pensilnya.  Namun karena uangnya habis untuk membangun struktur bangunan, ia pun mencari cara lain. Tak sengaja ia mengunjungi tempat pembuangan sampah setempat. Di sana ia mulai menemukan ribuan botol berwarna. Ia pun mulai menyalurkan kembali bakatnya sebagai kolektor sampah daur ulang.

Tepat di usia 60 tahun, Tressa menyadari bahwa botol merupakan bahan yang tepat untuk membangun rumah. Ia tak pun tak sadar bahwa ia memiliki koleksi botol hingga 1 juta botol. Mulailah ia membangun rumah botol pertamanya dengan semen melalui tangannya sendiri. Nenek Prisbey memulai proyek rumah botolnya ini bukan untuk mencari perhatian melainkan untuk menyimpan semua barang-barangnya.

Satu per satu ia kerjakan, akhirnya Nenek Prisbey berhasil menciptakan 16 bangunan yang terbuat dari bahan kaca dan bahan lainnya. Bangunan-bangunan itu antara lain a mosaic sidewalk, the Leaning Tower of Bottle Village, the Dolls Head Shrine, Cleopatra’s Bedroom , the Round House dan masih banyak lagi. Los Angeles Times menyebut Bottle Village ini sebagai tanah ajaib yang eksentrik.

Sementara itu sejarahwan seni melihat bahwa kampung botol ini adalah pekerjaan yang kompleks yakni menggabungkan keinginan seorang wanita tua untuk memiliki tempat tinggal yang sederhana untuk koleksi pribadinya, mengenang keluarga, teman serta menghibur pengunjung.

Salah satu buktinya adalah The Headlight Garden. Taman ini dibuat untuk putrinya yang berusia 35 tahun yang kala itu didiagnosis kanker. Karena putrinya menyukai bunga, Tressa memutuskan untuk membuat kebun mawar yang terbuat dari lampu dan bahan daur ulang. Sebelum putrinya meninggal, Tressa selalu bangun setiap pagi dan duduk di taman dalam keheningan.

Tressa Prisbey akhirnya meninggal pada tahun 1988.  Namun karyanya tetap abadi. Bottle Village kini menjadi landmark bersejarah di California khususnya Kota Simi Valley. Kampung botol dinobatkan sebagai National Registered of Historic Places sejak tahun 1996. Bagaimana? Tertarik untuk berkunjung?

You Might Also Like