Berita, Berita Properti

Pilih Mana, Rumah Kosong Atau Fully-Furnished?

11 November 2015
Rumah kosong atau fully furnished?
2 menit

Sebagian orang tidak memerlukan furnitur dirumah sewaannya karena bisa membawanya sendiri dari tempat tinggal sebelumnya.

Sebagian lain menginginkan adanya furnitur dalam rumah sewaan karena mereka menganggap keberadaan furnitur lengkap di unit sewa membuat hidupnya lebih praktis.

Apakah sebaiknya Anda menyewa rumah kosong atau fully furnished? Semua memiliki untung dan ruginya masing-masing.

Rumah Kosong

Harga sewa untuk hunian yang tidak berfurnitur memang lebih murah dibandingkan yang sudah berfurnitur lengkap. Namun Anda tentu tidak akan membiarkannya kosong begitu saja bukan?

Anda pasti akan membeli furnitur-furnitur yang diperlukan untuk mengisi properti tersebut dan pembelian barang-barang tersebut memerlukan biaya tambahan yang tidak sedikit.

Memang tidak semua orang membeli furnitur baru untuk unit sewanya. Ada juga yang memanfaatkan barang-barang lama yang ada di tempat tinggal sebelumnya.

Namun perlu diingat pula bahwa Anda juga mesti mengeluarkan biaya angkut jika memang mau memindahkan furnitur yang sudah ada dari properti lama ke hunian baru.

Sisi positifnya,hunian kosong memungkinkan Anda untuk membuat ruangan sesuai keinginan dan impian.

Anda dapat mengisi hunian tersebut dengan furnitur-furnitur yang Anda suka. Dengan demikian, Anda akan merasa lebih nyaman menempati properti sewa tersebut.

Anda juga tidak perlu khawatir harus membayar ganti rugi jika ada furnitur yang rusak pada akhir masa sewa.

Hunian Berfurnitur Lengkap (Fully furnished)

Pemilik properti yang sudah menyediakan furnitur bagi penyewa unitnya biasanya sudah mendesain sendiri letak semua barang yang ada di dalam hunian.

Tak jarang pemilik sewa tidak mengizinkan penyewa mengubah posisi dari furnitur-furnitur yang sudah disusun sedemikian rupa itu.

Hal ini membuat mungkin membuat penyewa merasa tidak nyaman sebab tidak merasa tinggal di huniannya sendiri.

Keterbatasan izin dari pemilik untuk menukar posisi furnitur kerap kali pula membuat penyewa tidak mampu merealisasikan dekorasi rumah idaman yang ada di pikirannya.

Penyewa juga harus menjaga semua furnitur itu dengan baik karena pemilik akan meminta ganti rugi jika ditemukan kerusakan pada akhir masa sewa.

Keterbatasan mengatur ulang dekorasi hunian memang menjadi masalah yang sering dijumpai pada unit-unit sewa yang sudah berfurnitur lengkap.

Namun anggaran yang perlu digunakan untuk penyewaan tersebut bisa jadi lebih murah.

Harga sewa hunian berfunitur lengkap memang cenderung lebih mahal dibandingkan unit kosong.

Namun adanya furnitur membuat Anda tidak perlu mengeluarkan dana tambahan guna membeli barang-barang mebel ataupun dekorasi lainnya selama menempati hunian tersebut.

Anda pun tidak perlu mengeluarkan biaya angkut, waktu dan tenaga untuk memindahkan furnitur dari properti lama ke tempat tinggal baru itu.

Anda tidak perlu bingung menentukan akan menyewa rumah kosong atau fully furnished. Anda hanya perlu melihat kebutuhan dan keinginan diri Anda.

Menyewa furnitur kosong cocok  bagi Anda yang sudah memiliki banyak barang dari tempat tinggal sebelumnya dan memiliki keinginan untuk mendesain dekorasi rumah senyaman mungkin.

Hunian tanpa furnitur juga sesuao bagi Anda yang suka memakai jasa desain interior guna membuat hunian yang sesuai impian.

Sementara itu, hunian sewa berfurnitur lengkap cocok untuk Anda yang ingin praktis dan bergaya hidup simpel.

You Might Also Like