Ide Dekorasi

Ornamen Rustic nan Antik Mampu Buat Rumah Tampak Lebih Unik

23 Desember 2017
3 menit

Hai, Urbanites!

Kali ini kita masih akan mengintip isi rumah dari Melani Sabrina. Jika sebelumnya kita bahas mengenai konsep rumah yang dinamakan Omah Ndeso, kali ini kita gali lebih dalam mengenai ornamen dekorasinya.

Kalau kita intip, bagian dalam rumahnya ini memang benar-benar uniklho!

Lihat saja, bagian dalam rumahnya didominasi oleh perabotan klasik nan antik berunsur kayu dan bermotif batik. Belum lagi, Melani juga melengkapi lantai bagian dalam rumah menggunakan batu templek.

Setiap Ruangan Didominasi Kayu Jati

Keunikan dekorasi rumah Melani sudah dapat dirasakan sejak berada di depan rumahnya. Pasalnya, di bagian sisi pintu sudah terdapat hiasan kayu yang cukup unik.

Eits, bukan hanya sampai di situ. Kita intip juga bagian dalamnya.

Masuk ke dalam rumah, terdapat ruang keluarga yang didesain terbuka dan menyatu dengan ruang makan. Di sinilah nuansa kayu semakin terasa kental.

Ketika ditanya, ternyata ada banyak jenis kayu jati yang digunakan untuk setiap perabotan di rumah Melani. Alasannya? Ia sendiri mengaku suka dan hanya ingin menyerasikan dengan konsep rumah.

“Ada furnitur yang menggunakan jati lawas dengan motif rustic dan ada beberapa juga yang menggunakan jati belanda dengan warna dan motif kayu yang lebih ringan dan natural. Tentunya dalam pemilihan model furnitur kayu ini, kami memilih “model jadul” atau vintage,” jelas Melani.

Furnitur kayu memang kerap disangkut-pautkan dengan serangan rayap. Lalu, bagaimana dengan perawatannya?

Melani sendiri tidak melakukan perawatan khusus. Ia hanya rutin membersihkan setiap bagiannya dari debu.

Lantai dengan Batu Templek

Seperti apa lantai di rumah Anda?

Pada umumnya, lantai di rumah hanya menggunakan ubin atau keramik.

Berbeda dengan Melani, di bagian dalam rumahnya ia menggunakan batu templek sebagai pengganti keramik di bagian ruang televisi yang menyatu dengan ruang makan.

Alasannya?

Melani mengatakan kedua ruangan inilah yang paling terlihat, sehingga ia ingin membuat kedua ruangan tersebut tampak lebih unik.

Bukan hanya bisa menyesuaikan dengan konsep rumahnya, ternyata ada keuntungan lain yang dirasakan oleh Melani ketika menggunakan batu templek.

“Keuntungan batu templek garut ini tentu sesuai dengan konsep rumah dan perawatannya juga gak ribet. Cukup disapu dan pel setiap hai seperti bias. Jika warna batu agak pudar, biasanya di-coating ulang,” tuturnya.

Menjadikan Batik Sebagai Hiasan

Batik tentunya identik dengan Indonesia.

Jika biasanya batik hanya ditemukan pada pakaian dan aksesori yang biasa kita pakai, Melani malah menggunakan batik sebagai salah satu elemen dekorasi rumahnya.

Lagi-lagi alasan pemilihannya karena dirasa pas dengan konsep rumahnya.

Benar saja, Melani tak salah pilih. Motif batik ini memang benar-benar cocok dengan konsep rumah tropis etnik yang ia usung.

Tak ada kriteria khusus, hanya batik berwarna cerah yang ia jadikan dekorasi.

“Saya suka batik berwarna cerah, ‘kan sayang kalau hanya disimpan. Akhirnya kepikiran dibuat jadi hiasan dinding, taplak meja, dan hiasan sofa,” imbuhnya

Tak hanya batik yang ia kreasikan menjadi ornamen ruangan. Ada juga beberapa hiasan yang Melani buat sendiri, seperti lukisan ayam dan wall decor dari talenan.

Oh, ya, Melani juga memiliki tips lain untuk mendekorasi rumah yaitu dengan memilih warna yang tidak monoton.

Oleh karena itu, ia padu-padankan warna abu-abu, silver, dan hijau lumut di beberapa sudut rumahnya agar tampak lebih segar.

Belum puas melihat sudut rumah Melani Sabrina? Lihat langsung di sini!

You Might Also Like