Berita Berita Properti

Wow, Rumah Unik yang Satu Ini Berdiri di Atas Pulau Tenggelam!

2 menit

Sahabat 99, pernahkah terbayang memiliki hunian di atas pulau yang sudah tenggelam? Wah, bagaimana rasanya, ya? Bukan sekadar pertanyaan, ternyata rumah unik tersebut benar-benar ada lho!

Rumah unik tersebut berdiri di  Pulau Holland yang letaknya di Chesapeake Bay.

Letak pastinya antara Pulau Bloodsworth dan Pulau Smith, 6 kilometer dari Wenona, Maryland, Amerika Serikat.

Simak selengkapnya di bawah ini!

Menengok Sejarah Pulau Holland

Pulau Holland mulai dihuni pada tahun 1600-an.

Namanya diambil dari pemilik tanah pertama di pulau tersebut, Daniel Holland.

Pulau ini mulai berkembang pada tahun 1850 berkat adanya keluarga nelayan dan petani.

Saking berkembangnya, pada tahun 1910, Pulau Holland dihuni oleh sekitar 360 penduduk dan menjadi pulau berpenghuni terbesar di Chesapeake Bay.

Pada puncaknya, pulau tersebut sempat memiliki 70 rumah, beberapa toko, sekolah, gereja, kantor pos, dan pusat komunitas.

Tak cukup sampai di situ, pulau yang memiliki panjang 5 mil dan lebar 1,5 mil ini memiliki dokter dan tim baseball sendiri.

Bahkan, masyarakat di sana memiliki sumber penghasilan utama yaitu ikan, kepiting, dan tiram.

Seperti pulau lain yang berada di Chesapeake Bay, Pulau Holland terdiri dari tanah liat dan lumpur.

Dampaknya terasa pada tahun 1920 ketika ada air pasang yang disertai angin, sehingga menimbulkan erosi.

Akhirnya, para penduduk berinisiatif untuk mengimpor batu dan membangun dinding di sepanjang tepi pantai.

Baca Juga:

13 Desain Rumah Unik yang Bakal Bikin Kamu Terheran-heran

Cara lain yang mereka lakukan untuk memperlambat erosi yaitu menenggelamkan beberapa kapal tua.

Meskipun demikian, usaha mereka gagal karena tidak dilengkapi dengan peralatan modern.

Oleh sebab itu, sebagian besar penduduk dipaksa meninggalkan pulau dan ada juga yang membongkar rumah unik mereka untuk dibawa ke daratan.

Hanya Tersisa Satu Rumah Unik di Pulau Holland

rumah unik

Pada Agustus 1918 terjadi badai dan hampir menghancurkan gereja di Pulau Holland.

Kondisi pulau yang semakin tak mendukung pun membuat keluarga terakhir terpaksa meninggalkan pulau pada tahun 1922.

Sejak saat itu, semakin banyak rumah dan bangunan yang tenggelam, namun tinggal satu rumah yang masih berdiri kokoh.

Pulau Holland pun sempat terlupakan, namun pada tahun 1955, seorang pendeta bernama Mr. White di pulau tersebut membeli rumah yang tersisa seharga US$70 ribu.

Ia mencoba untuk melestarikannya dengan mendirikan Yayasan Pelestarian Pulau Holland.

Selama 15 tahun sejak saat itu, Mr. White menghabiskan dana sekitar $150.000 untuk menyelamatkan pulau.

Ia membangun garis pantai dengan kantong pasir, kayu, dan tongkang tua.

Baca Juga:

9 Ide Dekorasi Rumah Unik Tahun 2020 | Ada yang Indah Hingga Horor!

Usahanya sempat berhasil, namun pada pertengahan Oktober 2010, rumah itu hancur.

Setahun kemudian, pulau tersebut pun lenyap ditelan air laut.

Wah, cukup unik juga kisahnya, ya?

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99…

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Bobby Agung Prasetyo

Penyunting konten dan jurnalis paruh waktu. Senang bermusik, berpikir, merenung dan belajar banyak soal penulisan bisnis & properti. Verba volant, scripta manent. Selamat membaca!
Follow Me:

Related Posts