Berita Berita Properti

Arkeolog Temukan Rumah Yesus di Nazareth, Seperti Ini Penampakannya!

2 menit

Ken Dark, seorang arkeolog berkebangsaan Inggris dari Universitas Reading, baru-baru ini mengklaim telah menemukan rumah Yesus di Nazareth, Israel.

Rumah yang diyakini sebagai tempat Yusuf dan Maria membesarkan Yesus tersebut kini merupakan sebuah reruntuhan yang terletak di biara Sisters of Nazareth.

Profesor Dark sendiri diketahui telah melakukan penelitian selama 14 tahun untuk mempelajari situs sisa-sisa abad ke satu yang terletak di bawah biara tersebut.

Rumah yang terletak di bawah lereng bukit tersebut dibangun menggunakan batu dan campuran semen tersebut dibangun oleh pengrajin terampil, yakni Yusuf ‒ ayah Yesus.

Ini menjadi bukti kuat kebenaran klaim tersebut, sebab Yusuf sebagaimana disebutkan dalam Perjanjian Baru merupakan seorang tekton atau pengrajin yang mampu membangun rumah.

Potret Rumah Yesus di Nazareth

1. Terletak di Bawah Biara Sisters of Nazareth

Biara Sisters of Nazareth

sumber: nazareth360.com

Biara Sisters of Nazareth merupakan sebuah biara yang terletak dekat dengan Basilika Kabar Sukacita (Church of the Annunciation).

Penganut agama Kristen mempercayai bahwa gereja tersebut merupakan tempat di mana Malaikat Jibril memberitahu Maria kalau ia akan memiliki seorang anak.

Situs arkeologi tersebut pertama kali ditemukan sekitar tahun 1880. Lalu ordo biarawati yang memiliki biara tersebut memerintahkan untuk diadakan penggalian hingga sekitar tahun 1930.

Mereka percaya bahwa lokasi tersebut merupakan rumah masa kecil Yesus.

2. Sisa Tembok Batu

rumah yesus

sumber: dailymail.co.uk

Salah satu petunjuk yang diyakini mampu membenarkan kalau rumah tersebut memang merupakan rumah Yesus adalah konstruksi bangunannya.

“Siapapun yang membangun rumah ini merupakan orang yang memiliki pemahaman bagus terkait pengerjaan batu. Ini merupakan jenis pengetahuan yang kita harapkan dari seorang tekton,” kata Profesor Dark, dilansir dari dailymail.co.uk.

Istilah ‘tekton’ sendiri merupakan istilah Yunani Kuno yang merujuk pada Yusuf seperti disebutkan dalam Injil.

3. Pintu Masuk

pintu masuk rumah yesus

sumber: dailymail.co.uk

Rumah yang diketahui merupakan peninggalan abad kesatu Masehi ini memiliki pintu yang dipotong dari batu.

Hal ini juga bisa menjadi salah satu bukti penguat tekait awal mula hitungan Masehi dimulai, yakni ketika lahirnya Yesus Nazareth.

Setelah meninggalnya Yesus dan penyebaran ajaran Kristen berdasarkan ajarannya, sebuah gereja gua dibangun bersebelahan dengan rumah tersebut, tepatnya pada abad ke-4 Masehi.

Gereja tersebut kemudian melestarikan situs tersebut hingga dibangun gereja yang lebih besar. Gereja yang terakhir dan terbesar dibangun pada abad ke-5 sampai ke-7, pada masa Byzantium.

“Siapapun yang membangunnya dan dengan sebuah rumah yang dilestarikan di bawahnya, dan mungkin dihormati, pasti menganggapnya sebagai situs yang penting dalam istilah religus,” kata Profesor Dark.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di Pavia Village?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts