Finansial Keuangan

3 Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank | Penting untuk Hitung Utang dan KPR

3 menit

Saat meminjam uang ke bank, kita sebagai peminjam pasti akan dibebankan bunga pinjaman bank. Seberapa besar bunga yang kita dapatkan? Yuk, pelajari cara menghitungnya supaya tahu semua prosesnya!

Ketika meminjam uang dari bank, kita tidak hanya harus mengembalikan pokok utangnya, tetapi juga bunganya.

Meski penghitungan besaran bunga dilakukan oleh penyedia dana, tetapi sebaiknya kamu juga mengetahui cara menghitung bunga pinjaman.

Secara umum, bunga pinjaman dibagi menjadi dua jenis, yaitu bunga flat dan bunga efektif.

Perbedaannya, besaran bunga flat selalu sama setiap bulan, sedangkan besaran bunga efektif tidak.

Selain itu ada pula bunga anuitas yang pada prinsipnya sama dengan bunga efektif, tetapi berbeda penghitungan angsuran setiap bulannya.

Salah satu faktor penting yang mempengaruhi bunga bank adalah suku bunga Bank Indonesia.

Semakin rendah suku bunga Bank Indonesia, bunga yang ditetapkan setiap bank pun akan semakin rendah.

Masih bingung?

Kalau begitu, sebaiknya kita langsung pelajari cara menghitung bunga pinjaman bank saja yuk!

Cara Menghitung Bunga Pinjaman

1. Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank Flat

ilustrasi bunga pinjaman bank flat

Bunga flat dihitung hanya berdasarkan plafon kredit dan persentase besaran bunga.

Maka dari itu, setiap bulannya peminjam dana membayar dalam jumlah yang sama.

Biasanya perhitungan bunga flat digunakan dalam kredit kendaraan bermotor.

Rumus Penghitungan Bunga Flat

Bunga = (persentase bunga x plafon kredit) : jangka waktu pembayaran

  • Contoh soal

Deni mengajukan plafon kredit untuk membeli mobil sebesar Rp120 juta kepada bank.

Berapa besar dana yang harus dibayar Deni setiap bulannya dalam satu tahun jika suku bunga pinjaman sebesar 10%?

  • Diketahui

Jumlah pinjaman: 120.000.000
Suku bunga pinjaman: 10%
Jangka waktu: 12 bulan
Besar cicilan pokok setiap bulan: Rp120.000.000 : 12 = Rp10.000.000

  • Jawaban

Bunga bank= (10% x Rp120.000.000): 12 bulan
Bunga bank= Rp1.000.000

Angsuran yang harus dibayar setiap bulan: Rp10.000.000 + Rp1.000.000 = Rp11.000.000

Dengan penghitungan tersebut, Deni harus membayar sejumlah Rp11 juta setiap bulannya dalam waktu satu tahun untuk melunasi utang.

Penghitungan bunga pinjaman yang flat, membuat Deni membayar jumlah yang sama setiap bulannya.

2. Cara Menghitung Bunga Bank Efektif

menghitung bunga efektif

Berbeda dengan bunga bank flat, penghitungan bunga efektif membuat peminjam dana membayar jumlah yang berbeda setiap bulan.

Bunga angsuran dihitung berdasarkan sisa pokok utang.

Penghitungan bunga bank efektif biasanya dilakukan untuk pinjaman dalam jangka waktu yang panjang, semisal pinjaman modal usaha.

Karena metode penghitungan seperti ini, besaran bunga bank yang dibayar setiap periode akan semakin kecil.

Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank Efektif

Besaran bunga bank= SP x i : 12

SP: Saldo pokok pinjaman dari bulan sebelumnya atau sisa pokok utang
i: Suku bunga setiap tahunnya
12: Jumlah bulan dalam satu tahun

  • Contoh soal:

Deni meminjam dana sebesar Rp360 juta ke bank.

Bank tersebut menetapkan suku bunga pinjaman sebesar 10% setiap tahun.

Berapakah besar dana yang harus dibayar Deni setiap bulannya jika jangka waktu kredit selama lima tahun?

  • Diketahui:

Pokok pinjaman: Rp360.000.000
i: 10%
Jangka waktu: 5 tahun atau 60 bulan

  • Jawaban:

Angsuran bulan 1

Besaran bunga= Rp360.000.000 x 10% : 12
Besaran bunga= Rp3.000.000

Angsuran pokok= Rp360.000.000 : 60
Angsuran pokok= Rp6.000.000

Total angsuran bulan 1= Rp6.000.000 + Rp3.000.000
Total angsuran bulan 1= Rp9.000.000

Angsuran bulan 2

SP= Rp360.000.000 – Rp6.000.000
SP= Rp354.000.000

Besaran bunga bank= Rp354.000.000 x 10% : 12
Besaran bunga bank= Rp2.950.000

Total angsuran bulan 2: Rp6.000.000 + Rp2.950.000
Total angsuran bulan 2: Rp8.950.000

Contoh penghitungan bunga pinjaman tersebut memperlihatkan bahwa angsuran yang harus dibayar Deni setiap bulan ke bank berbeda-beda dan jumlahnya semakin kecil.

3. Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank Anuitas

cara menghitung bunga pinjaman bank anuitas

Penghitungan bunga anuitas sebenarnya adalah modifikasi dari cara menghitung bunga pinjaman bank efektif.

Bunga pinjaman jenis ini tetap berprinsip bahwa besaran bunga dihitung dari sisa pokok utang.

Meski begitu, jumlah angsuran yang dibebankan kepada peminjam dana setiap bulannya sama.

Di awal penghitungan angsuran, peminjam dana akan lebih banyak membayar bunga, sedangkan pokok utang dibayar di akhir masa peminjaman.

Penghitungan bunga ini biasanya diterapkan pada penghitungan kredit pemilikan rumah atau KPR.

Biasanya cara penghitungan cicilan KPR setiap bank sama meski suku bunga KPR setiap bank berbeda.

Cara Menghitung Bunga Bank Anuitas

Total angsuran per bulan = P x (i/12) : (1-(1+(i/12)-t)

P: Total pinjaman
i: Suku bunga per tahun
t: Jangka waktu pembayaran dalam tahun

  • Contoh soal:

Deni meminjam dana ke bank sebesar Rp120 juta dengan jangka waktu pembayaran selama 10 tahun.

Jika suku bunga pinjaman adalah 11% per tahun, berapa besar angsuran yang harus dibayar Deni setiap bulan?

P= 120.000.000
i= 11%
t= 10

  • Total angsuran per bulan

Rp120.000.000 x (11%/12) : (1-(1+(1/12)10) = Rp1.653.000

  • Besar angsuran bunga setiap bulan

Angsuran bunga bank bulan 1: Rp120.000.000 x 11% : 12 = Rp1.100.000

Angsuran bunga bank bulan 2: Rp119.446.999 x 11% : 12 = Rp 1.094.930

Angsuran bunga bank bulan 3: Rp118.888.930 x 11% : 12 = Rp1.089.815

  • Besar angsuran pokok tiap bulan

Angsuran pokok bulan 1: Rp1.653.000 – Rp1.100.000 = Rp553.000

Angsuran pokok bulan 2: Rp1.653.000 – Rp1.094.930 = Rp558.069

Angsuran pokok bulan 3: Rp1.653.000 – Rp1.089.815 = Rp563.184

***

Itulah cara menghitung bunga pinjaman dan kegunaanya.

Cukup mudah kan?

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bali?

Bisa jadi Damara Village di Kuta Selatan adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan apartemen idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts