Hukum

Bentuk Bangunan Tidak Sama dengan IMB. Bisa Dipidana?

2 menit

Bagaimana jika keterangan yang ada di IMB berbeda dengan bentuk nyata bangunan gedung? Apakah akan mendapat sanksi pidana? Simak informasinya di sini!

Apakah kamu mempunyai rumah, gedung, atau jenis properti lainnya berupa bangunan?

Cek, pastikan ia sudah memenuhi kriteria yang ada di dalam Izin Mendirikan Bangunan atau IMB.

Sebab, bila ada ketidaksesuaian, bukan tak mungkin kamu akan dijatuhi sanksi.

Kewajiban Pemilik Bangunan

Saat siapa pun mendirikan sebuah bangunan, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Termasuk memerhatikan legalitas, seperti izin dan kelengkapan berkasnya.

Penjelasannya tercantum dalam Pasal 40 Ayat 2 UU No.28 Tahun 2002.

Berikut beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemilik bangunan:

  1. Menyediakan rencana teknis bangunan gedung yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai dengan fungsinya;
  2. Memiliki izin mendirikan bangunan (IMB);
  3. Melaksanakan pembangunan bangunan gedung sesuai dengan rencana teknis yang telah disahkan dan dilakukan dalam batas waktu berlakunya izin mendirikan bangunan;
  4. Meminta pengesahan dari Pemerintah Daerah atas perubahan rencana teknis bangunan gedung yang terjadi pada tahap pelaksanaan bangunan.

Berdasarkan aturan tersebut, dapat dilihat bahwa jika ada perubahan bangunan, maka harus kembali meminta pengesahan dari Pemerintah Daerah setempat.

Pengesahan Ulang

Pembahasan mengenai pengesahan ulang IMB pun tercantum dalam Pasal 7 PP No.36 Tahun 2005. Dijelaskan bahwa apabila melakukan perubahan bangunan, maka harus mengajukan permohonan IMB yang baru.

Berikut isi pasalnya:

(1)  Fungsi dan klasifikasi bangunan gedung dapat diubah melalui permohonan baru izin mendirikan bangunan gedung.

(2)  Perubahan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung diusulkan oleh pemilik dalam bentuk rencana teknis bangunan gedung sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam RTRW kabupaten/kota, RDTRKP, dan/atau RTBL.

(3)  Perubahan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung harus diikuti dengan pemenuhan persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.

(4)  Perubahan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung ditetapkan oleh pemerintah daerah dalam izin mendirikan bangunan gedung, kecuali bangunan gedung fungsi khusus ditetapkan oleh Pemerintah.

Jerat Sanksi yang Bisa Didapatkan

Lalu, bagaimana jika bangunan tidak sesuai dengan apa yang tercantum dalam IMB?

Ternyata pemilik atau penggunanya akan terkena sanksi, lo.

Hal ini sudah jelas tercantum dalam Pasal 44 UU Bangunan Gedung. Berikut isinya:

Setiap pemilik dan/atau pengguna yang tidak memenuhi kewajiban pemenuhan fungsi, dan/atau persyaratan, dan/atau penyelenggaraan bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam undang-undang ini dikenai sanksi administratif dan/atau sanksi pidana.”

Lewat pasal berikutnya, yaitu Pasal 45, dijelaskan rincian sanksi administratif tersebut.

a. peringatan tertulis;

b. pembatasan kegiatan pembangunan;

c. penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan;

d. penghentian sementara atau tetap pada pemanfaatan bangunan gedung;

e. pembekuan izin mendirikan bangunan gedung;

f. pencabutan izin mendirikan bangunan gedung;

g. pembekuan sertifikat laik fungsi bangunan gedung;

h. pencabutan sertifikat laik fungsi bangunan gedung; atau

i. perintah pembongkaran bangunan gedung.

Perlu kamu tahu juga, sanksi tersebut ternyata sejalan dengan sanksi yang tercantum dalam Pasal 114 jo. Pasal 7 Ayat (3) PP 36 Tahun 2005.

Di dalamnya tercantum bahwa sanksi awal yang diberikan berupa peringatan tertulis.

Selanjutnya, jika tidak dipatuhi maka akan diberikan sanksi berupa pembatasan kegiatan pembangunan.

Coba dicek, apakah data yang tercantum dalam IMB sama dengan bentuk bangunan yang kamu miliki?

Kalau beda, sebaiknya segera minta pengesahan ulang IMB.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Baca informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Dapatkan penawaran properti terbaik hanya di www.99.co/id.

Cek sekarang juga!

Insan Fazrul

Junior Content Writer di 99.co Indonesia.
Follow Me:

Related Posts