Berita Berita Properti

Sektor Properti Ini Diramalkan Paling Cepat Pulih Selepas Covid-19

2 menit

Kinerja sektor properti pada 2020 babak belur akibat pandemi Covid-19. Proyeksi awal akan pertubuhan sebesar 7-8 persen dibandingkan tahun lalu, tampaknya hanyalah angan-angan belaka. Meski begitu, ada beberapa subsektor yang diperkirakan akan lebih cepat pulih dibandingkan yang lain.

Pandemi Covid-19 yang semakin merebak memang menimbulkan efek negatif pada pasar properti.

Hal ini karena sebagian besar masyarakat memilih untuk menahan pembelian.

Dilansir dari bisnis.com, Tommy Bastami, Managing Partner of Strategic Advisory pada konsultan properti Coldwell Banker Indonesia pun mengatakan..

Beberapa sektor properti tidak akan pulih dengan cepat, bahkan selepas Covid-19 berlalu.

Sektor Properti yang Diperkirakan Paling Cepat Pulih

sektor properti yang cepat pulih

Diperkirakan, pascameredanya Covid-19 nanti, subsektor properti yang akan lebih cepat pulih adalah yang potensi permintaannya berasal dari real demand atau individual investor.

Mengingat sumber permintaan dengan karakteristik tersebut memang lebih banyak peminatnya.

“Sektor properti dengan karakteristik sumber permintaan tersebut adalah perumahan,” kata Tommy dilansir dari bisnis.com.

Pasar perumahan akan lebih prospektif lantaran sebagian besar pengembang juga kemungkinan akan meluncurkan proyek terbarunya setelah pandemi mereda.

Baca Juga:

Membantu Lawan Corona, Salah Satu Properti Shah Rukh Khan Disulap Jadi Seperti Ini

Mengingat saat ini, rata-rata pengembang telah menahan diri untuk merilis produk karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Sementara lokasi yang akan menjadi ujung tombak properti adalah wilayah penyangga kota-kota besar.

Kondisi Sektor Properti Komersial

Untuk subsektor komersial, seperti perkantoran dan industrial, kemungkinan tidak akan cepat masa pemulihannya.

Mengingat iklim usaha dari sumber permintaan pada sektor tersebut memerlukan waktu pemulihan yang juga lebih lama.

Sebab ada banyak usaha yang harus gulung tikar selama pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia.

Beberapa startup pun sudah mulai melakukan pemotongan jumlah karyawan.

Proyeksi Pertumbuhan Properti di Tahun 2020

sektor properti yang cepat pulih

Pada kuartal I-2020, sektor properti masih sesuai jalur atau aman dari dampak Covid-19.

Namun memasuki kuartal II, mulai ada penurunan pertumbuhan hingga 80 persen.

Melihat hal ini, beberapa pengamat meyakini bahwa penurunan masih akan berlangsung sebesar 50 persen dari kuartal II ke III.

Lalu baru akan mulai membaik secara perlahan di kuartal terakhir tahun ini.

Pertumbuhan ini tentu saja tak bisa lepas dari peran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat akan properti.

Jika pemerintah maksimal dalam menanggulangi dampak ekonomi dari Covid-19, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 persen bisa diraih kembali.

Sejalan dengan pertumbuhan industri properti sebesar 7-8 persen yang kembali normal di tahun 2021 mendatang.

Baca Juga:

Pasti Sukses! Ini 5 Cara Menjadi Agen Properti Bagi Pemula

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99..

Jangan lupa kunjungi situs Berita Properti 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts