Berita Properti

Selasar Gedung BEI Ambruk, Ternyata Ini Dugaan Penyebabnya!

16 Januari 2018
2 menit

Kabar mengejutkan datang dari DKI Jakarta. Pasalnya, salah satu bagian gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk pada Senin (15/1/18).

Tak tanggung-tanggung, ada puluhan korban dari kejadian tersebut.

Sebenarnya, seperti apa kronologis kejadiannya?

Lalu, apa penyebab bangunan tersebut bisa ambruk?

Dugaan Penyebab Bangunan Ambruk

Gedung yang kurang lebih berusia 20 tahun ini tentu saja mengejutkan banyak pihak. Bisa dilihat sekilas, struktur bangunan masih sangat kokoh dan layak digunakan.

Dikutip dari situs detik.com, Ahli Teknik Sipil ITB Profesor Iswandi Imran mengatakan harus diadakan analisis lebih jauh untuk mengetahui penyebab pasti dari ambruknya selasar tersebut.

Dikatakan juga oleh Profesor Iswandi Imran bahwa proses analisis bisa mencapai waktu sebulan karena harus mengambil material, dikumpulkan, lalu dikaji secara mikroskopis.

Analisis bisa dilakukan dengan mengumpulkan fakta di lapangan untuk selanjutnya melakukan forensik studi dan forensik analisis.

Bukan hanya perawatan struktur bangunan, nyatanya harus dilihat juga adanya kemungkinan fatigue (kelelahan) bangunan. Biasanya ini disebabkan oleh adanya beban berulang yang tergolong ekstrem.

Di sisi lain, ada beberapa faktor penyebab sebuah bangunan bisa ambruk, seperti:

Material bangunan tidak kuat, pondasi lemah, terjadi kesalahan pekerja, tidak dilakukan uji coba pada konstruksi bangunan, dan beban lebih berat dari perkiraan awal.

SLF dan IMB Akan Dicek

Ambruknya bangunan BEI membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memeriksa surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Selain itu, Pemrov DKI Jakarta pun akan mengecek Sertifikat Layak Fungsi (SLF) Gedung BEI.

Selanjutnya akan dilakukan pengecekan secara menyeluruh terkait kondisi bangunan mengingat terdengar suara yang kencang saat bangunan tersebut ambruk.

Korban Didominasi Mahasiswa

Tak tanggung-tanggung, ada lebih dari 70 orang yang menjadi korban dari kejadian ini.

Korban pun didominasi oleh mahasiswa Universitas Bina Darma yang sedang melakukan study tour ke gedung BEI dan memang berada tepat di atas selasar.

Sejauh ini, tak ada korban jiwa. Korban luka dan patah tulang pun sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dikutip dari liputan6.com, saat evakuasi korban, pihak kepolisian langsung mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus manakala ada korban yang tertimpa reruntuhan.

Tak hanya di Indonesia, kejadian ambruknya selasar gedung BEI ini pun menjadi sorotan media asing.

Bukan hanya keselamatan pekerja dan pengunjung BEI yang terancam, namun juga jaminan keamanan gedung vital bagi kegiatan perekonomian Indonesia dan internasional mengingat gedung tersebut juga merupakan kantor World Bank.

Bagaimana tanggapan Anda terhadap kejadian ini?

You Might Also Like