Berita Ragam

Serba-serbi Karakteristik Kayu Sonokeling, Bahan Furnitur yang Semakin Langka!

3 menit

Pernah melihat perabot dari kayu berwarna hitam keungunan? Nah, itulah perabot dari kayu sonokeling yang dikenal tahan lama. Yuk, kenali karakteristik kayu ini lebih lanjut, Sahabat 99!

Material kayu hingga kini masih menjadi incaran banyak orang.

Baik untuk konstruksi rumah maupun sebagai material perabot.

Nah, salah satu yang paling popular adalah kayu sonokeling yang disebut memiliki ketahanan setara jati.

Bagi kamu yang tidak familiar dengan kayu ini, ini dia karakteristik sonokeling yang menarik untuk disimak!

Karakteristik Kayu Sonokeling

1. Fakta Umum Kayu Sonokeling

gelondongan kayu sonokeling

Sumber: Google Images

Termasuk dalam kategori kayu keras, sonokeling memiliki berat jenis 0,77-0,86 dengan kadar air 15%.

Tekstur yang dimiliki kayu ini sangat indah dan tampak mewah, inilah yang membuatnya populer di masyarakat.

Jika kamu perhatikan, serat kayu di dalam batangnya cenderung lurus meski ada pula yang bergelombang.

Warna sonokeling sangat unik, yakni berwarna hitam keungunan, sementara bagian pinggirnya berwarna putih kekuningan.

Di Jawa, tempat asalnya, kayu Sonokeling sering pula disebut sebagai sonobrit atau sonosungu.

Pohon yang memiliki nama latin Dalbergia latifolia Roxb ini bisa tumbuh hingga ketinggian 20-40 meter.

Sementara batangnya bisa mencapai diameter 1,5 meter.

Untuk satu pohon, kamu bisa memanennya sebanyak dua kali sebelum ia berhenti tumbuh.

2. Keunggulan Kayu Sonokeling

Tahukah kamu, sonokeling memiliki ketahanan yang setara dengan kayu jati, namun dengan harga yang jauh lebih murah.

Sehingga kayu ini bisa menjadi alternatif pilihan jika kamu memiliki dana yang terbatas.

Teksturnya pun sangat mudah untuk dipelitur karena halus, kamu tak harus bersusah payah mengamplasnya terlebih dahulu.

Ini yang menyebabkan sonokeling sering dimanfaatkan sebagai material dasar pembuatan perabot kayu.

Getahnya pun memiliki kandungan alami untuk menangkal jamur yang menyebabkan pembusukan dan anti rayap.

Tanpa perlu dimasukkan obat-obatan apapun ke dalamnya.

Baca Juga:

9 Kreasi Unik dari Kayu Bekas untuk Furnitur di Rumah | Estetis & Instagramable!

3. Kelemahan Kayu Sonokeling

lantai kayu sonokeling

Sumber: asiaflooring.com

Termasuk dalam golongan kayu kelas satu, sonokeling bisa dibilang hampir tidak memiliki kelemahan.

Sekalipun ada, ini berkaitan dengan selera pasar, dimana warna sonokeling cenderung gelap.

Tidak semua orang menyukai kayu gelap, ada yang lebih memilih warna terang agar tampak natural misalnya saja seperti kayu walnut.

Terlebih kayu satu ini sama sekali tidak bisa diberi finishing terang karena warnanya memang sudah gelap hingga bagian inti kayu.

Selain itu, kadar airnya yang cukup tinggi yakni 15% pun sering dianggap sebagai kekurangan.

Hal ini berarti dibutuhkan proses pengeringan yang lebih lama untuk mencapai kadar ideal sekitar 12 %.

4. Sering Digunakan Sebagai Material Perabot

Ada banyak perabot rumah tanga yang dibuat dengan menggunakan kayu ini.

Misalnya saya lemari, rak, kursi, meja, hingga peralatan memasak seperti sutil.

Daya tarik utama perabot dari sonokeling adalah tekstur kayunya yang menampilkan nuansa mewah.

Kamu juga bisa menggunakannya sebagai material lantai kayu lo.

Akan tetapi hal ini perlu diimbangi dengan pencahayaan yang baik karena warna gelap bisa membuat ruangan terkesan sempit.

Perlu diingat, material sonokeling sangat aman digunakan karena tidak mengandung bahan pengawet dan obat-obatan apapun.

5. Kini Semakin Langka dan Masuk Spesies Rentan

furnitur sono keling

Sumber: okezone.com

Memiliki banyak keunggulan tentu membuat kayu ini popular di pasar material kayu.

Sayangnya, masa panen sonokeling sangat lama, bisa mencapai 20-50 tahun.

Jika dipanen di bawah usia tersebut, kualitasnya akan sangat jauh menurun dan harganya pun tentu lebih murah.

Meski tetap saja ada yang nekat memanen pohon di umur 5 tahun, ini biasanya dilakukan oleh penebang liar.

Masa panen yang lama dan penebangan liar akhirnya membuat keberadaan kayu ini semakin langka.

Bahkan sonokeling sudah terdaftar sebagai spesies Vulnerable (rentan) sejak tahun 1998 dalam Daftar Merah IUCN.

Baca Juga:

Mengenal Seluk-beluk Kayu Pinus, Material Murah Berkualitas dan Ramah Lingkungan!

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk menemukan hunian impianmu!

Ada daftar rumah dijual di bandung dengan lokasi yang strategis lo.

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts