Berita

Setrika Arang, Barang Antik yang Jadi Koleksi Sampai Jadi Mata Pencaharian

14 April 2019
setrika arang
3 menit

Sebelum ada setrika listrik, orang-orang terdahulu memakai setrika arang tradisional untuk merapikan pakaian. Sekarang setrika ini banyak dicari pengoleksi barang jadul untuk dijadikan koleksi-koleksi mereka. Namun, masih ada juga yang memakai sebagai mata pencaharian sehari-hari. Siapa dia?

Apa Itu Setrika Arang?

Setrika arang adalah setrika yang tergolong tradisional.

Umumnya terbuat dari besi dengan model seperti setrika yang terkenal pada umumnya, namun ada perbedaannya.

Memanaskan setrika ini harus menggunakan arang dan bara panas.

Menyetrika pakaian dengan menggunakan setrika ini perlu persiapan yang agak panjang.

Misalnya harus menyediakan arang dahulu, kemudian arang tersebut dibakar lalu masukan ke dalam dan lanjut lakukan aktivitas menyetrika.

Lebih Paham Tentang Penggunaan Setrika Arang

Penggunaan setrika arang gampang-gampang susah, sih.

Pertama-tama kamu harus membakar arangnya terlebih dahulu, bisa membakar di wadah lain atau dalam setrikanya.

Contohnya setrika arang merk ayam jago, kamu hanya tinggal menggeser selotnya.

Kemudian, masukkan arang lalu siram dengan minyak tanah.

Terakhir, sulut dengan api.

setrika arang

Biarkan api menyala sehingga membakar arang, nantinya ketika arang sudah sedikit membara kipas-kipas dengan kipas anyaman bambu atau kipas listrik biasa.

Setelah panas, jangan langsung mengaplikasikan setrika pada pakaian.

Kamu harus mengetes bagian bawahnya apakah sudah cukup panas atau tidak.

Gunakan daun pisan atau kalau tidak ada coba dengan meneteskan satu tetes air ke bagian bawahnya.

Jika kamu mendengar bunyi ‘cesss’ berarti itu tandanya setrika arang sudah panas dan siap kamu gunakan.

Menyetrika harus disertai dengan lap basah untuk menghapus pakaian dengan sedikit air agar kerutan di pakaian mudah licin kalau disetrika.

Terutam celana pergi laki-laki yang mayoritas berukuran panjang, biasanya bahan itu gampang kusut kembali.

Baca Juga:

5 Jenis Setrika & Cara Mengatur Suhu yang Tepat untuk Kain

Keunggulan Setrika dari Arang

setrika arang

1. Tidak Perlu Tenaga Listrik

Namanya setrika arang ya bahan bakarnya hanya menggunakan arang saja dengan bantuan minyak tanah.

Kalau kamu memakai jenis setrika ini kamu bisa menghemat energi.

2. Tidak Akan Ada Kata Rusak

Apabila kamu membandingkan dengan setrika listrik dan gas yang terdiri dari banyak komponen, tetapi untuk setrika arang tidak ada.

Jika salah satu komponen dari setrika listrik dan gas rusak maka setrika itu tidak akan bisa digunakan lagi atau kamu harus membawanya ke tukang service.

Nah, hal ini tidak akan terjadi pada setrika tradisional ini karena tidak ada komponennya sama sekali.

3. Murah

Apabila berbicara soal hemat biaya setrika ini juaranya.

Kamu hanya diperuntukkan untuk membeli arang dan minyak tanag,

Bila saat ini kamu susah untuk encari arang, gunakan kayu-kayu yang bisa dibuat menjadi arang atau bara untuk memanaskan setrikaan.

4. Selalu Panas

Salah satu masalah yang sering dialami oleh pengguna setrika modern adalah ketika hendak digunakan setrika tidak panas.

Penyebab setrika tidak panas bisa macam-macam seperti kabel penghubung arus listrik putus, elemen panas yang sudah haus dan masih banyak lagi.

Hal tersebut tidak akan terjadi pada setrika ini selama bara menyala maka setrika akan terus panas.

5. Perawatannya Mudah

Sangat tidak sulit merawat setrika arang.

Setelah kamu menggunakannya cukup bersihkan badan setrika dari arang dan cuci bila perlu.

Setelah itu keringkan dan simpan dengan baik sampai nanti menggunakannya kembali.

6. Tahan Lama

Hal ini sebenarnya tergantung dari bagaimana kamu merawatnya.

Karena tidak ada faktor di luar itu yang dapat merusak setrika arang kecuali mungkin kondisi sole palate-nya yang semakin menipis setelah sekian tahun pemakaian.

Namun hal itu akan terjadi dalam waktu yang sangat lama.

Kekurangan Setrika dari Arang

setrika arang

Nah, setelah kamu mengetahui berbagai keuntungan dari memanfaatkan setrika arang, sekarang kamu juga harus mengetahui beberapa kekurangan dari jenis setrika ini.

1. Selalu Membutuh Arang atau Kayu

Setrika jenis ini selalu membutuhkan arang berwarna hitam atau kayu agar terdapat bara sehingga bisa membuat setrika panas.

Hati-hati terhadap penggunaan setrika ini untuk baju berwarna putih.

Takutnya, serpihan-serpihan arang bisa ewarnai bajumu.

2. Suhu Tidak Bisa Diatur

Suhu panas dari setrika arang tidak bisa kita atur sedemikian rupa sehingga kamu harus pintar-pintar ketika akan memilih jenis bahan yang ingin disetrika.

3. Banyak Orang yang Belum Paham Cara Memanaskan Setrika Arang

Walaupun harganya yang murah tetapi belum semua orang yang sudah paham tentang memanaskan setrika arang agar stabil juga cara membuat baranya.

Baca Juga:

13 Merk Setrika Terbaik di Bawah 300 Ribuan. Dijamin Hemat Listrik!

4. Bau Arang

Setrika arang memerlukan bara api agar tetap panas.

Sehingga terdapat asap yang dikeluarkan dan kemungkinan bisa membuat pakaian yang disetrika menjadi berbau asap.

Oleh karena itu ketika menggunakannya pastikan sirkulasi udara di ruangan tempat kamu menyetrika punya banyak ventilasi.

5. Kini, Jenis Setrika Ini Sulit Ditemui

Saat ini setrika arang sudah semakin sulit ditemui.

Jadi jangan heran jika di beberapa daerah setrika ini sudah dianggap sebagai barang antik dan harganya bisa menjadi sangat mahal.

6. Setrika Berat

Jenis setrika tradisional ini terbuat dari besi,lho.

Memerlukan tenaga yang ekstra untuk menggunakan setrika ini.

Jasa Setrika Pakaian Menggunakan Arang yang Masih Bertahan

Melansir dari Banjarmasin Post, ada seorang pemilik kios jas penyetrika pakaian di Lantai 2 Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.

Menurutnya, walaupun berat tapi dari keberatan ini bisa membuat pakaian rapi berjam-jam lamanya.

Ia memasang tarif Rp2.500 perpotong pakaian.

Dalam seharinya Rasyidi bisa mencapai 40 potong mulai dari kemeja, celana jeans, dan pakaian lain dalam seharinya.

Rasyidi sudah menekuni bidang ini sejak tahun 1975 silam.

Arang yang digunakan bukan pada umumnya.

Ia membuat arang khusus dari kayu jenis laban.

Menurutnya, arang dari kayu ini cocok digunakan karena kayu jenis ini tidak meledak-ledak ketika dibakar sehingga tidak merusak, melubangi dan mengotori pakaian yang disetrika.

Walaupun menyadari usaha yang dijalankannya terus digerus kemajuan zaman, Rasyidi mengaku akan tetap setia melakoni pekerjaannya selama masih ada pelanggan yang butuhkan jasanya.

***

Wow! Lanjutkan Pak Rasyidi.

Gimana menurutmu artikel ini, Sahabat 99?

Jangan lupa baca informasi-informasi menarik seputar properti dan hunian di Blog 99.co Indonesia

Cari properti impian kamu lewat 99.co/id

You Might Also Like