Berita

Siap-siap! Wisma Atlet Asian Games Dilepas Rp280 Juta Per Unit

14 Juli 2016
1 menit

Awal bulan Juli 2016 ini pemerintah telah meluncurkan serta meresmikan pembangunan Wisma Atlet di Jakabaring, Palembang. Kawasan hunian atlet berbentuk rusun ini sendiri merupakan fasilitas untuk mendukung kelancaran Asian Games ke-18, 2018 mendatang. Ternyata, Wisma Atlet ini nantinya akan dijual kepada PNS serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) setelah usai digunakan lho, Urbanites!

Sebelum diresmikan oleh Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Perum Perumnas yang juga turut andil dalam pembangunan rusun tersebut telah melakukan ground breaking pada Juni.

Menurut Direktur Perumnas Himawan Arief Sugato, akan ada enam tower serta 33 lantai.

Total terdapat, 2600 unit rusunami serta 1748 unit kios komersil yang dapat dibeli/disewa oleh PNS serta MBR di Palembang nantinya.

Ada beberapa tipe unit rusun yang ditawarkan oleh Perum Perumnas yaitu, tipe studio, tipe 25, dan tipe 36.

Harga yang ditawarkan per unitnya dipatok mulai Rp280 juta.

Harga ini termasuk murah jika dibandingkan dengan angka yang telah ditetapkan Kementerian PUPR yaitu Rp8,7 juta per meter.

Wisma Atlet dengan Fasilitas Rasa Hotel

Fasilitas yang diberikan pun disebut-sebut setara dengan standar hotel bintang tiga di Indonesia.

Selain itu, rencananya kawasan rusun ini akan terkoneksi dengan Light Rail Train (LRT) serta jalan Musi 4.

Perum Perumnas juga berencana merampungkan segala pembangunan rusun Wisma Atlet itu di akhir 2017.

Mereka pun menargetkan dapat menjual 1000 unit rusun ini setelah digunakan pada perhelatan Asian Games di tahun berikutnya.

Hingga saat ini tercatat sudah 340 orang yang tertarik memesan rusun tersebut.

Pemerintah Sumatera Selatan selaku salah satu pihak yang bekerja sama dalam pembangunan Wisma Atlet tersebut pun menyambut baik pembangunan serta penjualan rusun kepada para PNS dan MBR.

Pada satu kesempatan, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan bahwa kebutuhan hunian masyarakatnya di masa depan memang sudah mengarah pada hunian vertikal.

Adanya pembangunan rusun ini pun menurutnya merupakan upaya mendidik seluruh masyarakat Sumsel untuk menyambut tren perumahan di masa depan.

Ia menolak jika rusun Wisma Atlet tersebut dikatakan sebagai rusun dan ingin menyebutnya sebagai apartemen.

Hal itu memang beralasan Urbanites, sebab pembangunannya disesuaikan dengan standar internasional yang ditetapkan Olympic Council of Asia (OCA).

Sangat menarik ya Urbanites! Tertarik untuk berinvestasi di sana?

Nantikan ulasan serta info seputar dunia properti lainnya hanya di blog UrbanIndo ya!

You Might Also Like