Berita

5 Prediksi Situasi Dunia Tahun 2050 Menurut Ilmuwan. Peradaban Manusia Berakhir?

13 Januari 2020
tahun 2050
2 menit

Sahabat 99, apakah kamu pernah penasaran dengan situasi dunia tahun 2050?

Jika iya, kali ini Blog 99.co Indonesia akan melakukan pembahasan mengenai prediksi ilmuwan di masa depan.

Mulai dari perubahan iklim hingga kebiasan baru manusia modern modern, banyak sekali prediksi baik yang mengarah pada kebaikan atau kehancuran dunia.

Langsung saja yuk disimak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Prediksi Situasi Dunia Tahun 2050

1. Populasi Dunia Bertambah Menjadi Sekitar 3 Kali Lipat

tahun 2050

Melansir dari idntimes.com, data dari World O Meters menyebutkan bahwa populasi bumi di akhir dekade ini mencapai 7,8 miliar.

Sementara itu, populasi manusia di bumi pada tahun 1950 hanya mencapai 750 juta saja.

Berkaca dari peningkatan jumlah populasi yang signifikan, pada tahun 2050 nanti populasi manusia akan meningkat sekitar 3 kali lipat.

2. Kekurangan Air di berbagai belahan Dunia

Data dari World Wildlife Fund (WWF) menyebutkan bahwa terdapat 1,1 juta orang di bumi yang tidak mendapatkan akses memadai untuk air bersih.

Selain itu, 2,7 juta orang mengalami kekeringan secara konstan setidaknya sekali setiap tahun.

Mengingat semakin banyaknya populasi manusia di tahun 2050, menurut prediksi setidaknya 5 juta orang di dunia akan kekurangan air.

Pasalnya, 1/3 air tanah akan menghilang di tahun 2050.

Baca Juga:

7 Negara Teraman di Dunia jika Perang Dunia 3 Pecah. Ada Indonesia?

3. Udara Bisa Membunuh Manusia

tahun 2050

Peningkatan populasi akan menyebabkan produksi emisi karbon dioksida semakin meningkat.

Menurut laporan terbaru dari Organization for Economic Co-operation and Development, kualitas udara yang buruk akan membunuh sekitar 6 juta orang per tahun di masa depan.

4. Mengemudi Sendiri Sudah Tidak Relevan

Melansir dari liputan6.com, Profesor Toby Walsh dalam bukunya yang terbaru, It’s Alive!: Artificial Intelligence from the Logic Piano to Killer Robots, turut meramaikan prediksi dunia tahun 2050.

Menurutnya, teknologi yang semakin canggih memungkinkan manusia untuk tidak perlu lagi berkendara.

“Mobil pintar secara fundamental mengubah keamanan berkendara,” tulis Walsh.

“Di seluruh dunia lebih dari satu juta orang tewas dalam kecelakaan mobil tiap tahunnya. Di Amerika Serikat, diperkirakan sekitar 33 ribu nyawa akan melayang di jalanan di tahun depan,” lanjutnya.

5. Manusia Berkonsultasi Dokter Setiap Hari

tahun 2050

Dunia tahun 2050 pun akan diramaikan dengan kehadiran konsultasi dokter yang lebih efisien.

Alih-alih dengan manusia, semua orang nantinya akan berkonsultasi tentang kesehatan dengan komputer.

Manusia akan menggunakan jam kebugaran yang nantinya akan memonitor tekanan darah, kualitas tidur, olahraga, denyut nadi, dan masih banyak lagi.

“Perangkat itu juga akan mengawasi jika kita terjatuh dan meminta bantuan jika Anda pingsan,” ujar Profesor Walsh.

“Toilet Anda akan secara otomatis menganalisa urin dan tinja Anda. Ponsel cerdas akan secara teratur memotret Anda, untuk lebih mengawasi kesehatan pemiliknya. Misalnya, mengidentifikasi melanoma kulit yang dicurigai dan memantau kesehatan mata Anda,” tambahnya.

Baca Juga:

Benarkah Ada Keuntungan Properti di Balik Bencana Banjir?

***

Nantikan informasi dan berita menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cek saja di 99.co/id!

You Might Also Like