Berita Ragam

4 Skandal Curang Terbesar di Olimpiade yang Menghebohkan Dunia. Pernah Melibatkan Indonesia!

2 menit

Tidak hanya terkenal dengan cabang pertandingan yang seru, ajang olahraga Olimpiade ternyata pernah dinodai skandal curang. Apa saja? Simak di bawah ini!

Sportivitas seorang atlet di Olimpiade acap menjadi fokus berita yang mencuri perhatian masyarakat dunia.

Ini membuat setiap pertandingan di dalam ajang olahraga internasional itu lebih menarik dan seru untuk ditonton.

Sayangnya, acara multi-event yang digelar setiap empat tahun sekali itu pernah dinodai skandal curang.

Kasusnya mengundang banyak perdebatan dan melibatkan cukup banyak negara, termasuk Indonesia.

Berikut adalah berita selengkapnya!

Skandal Curang di Ajang Olimpiade yang Menghebohkan Dunia

1. Balap Lari Kotor di Olimpiade Seoul

ben johnson

sumber: newyorktimes.com

Skandal curang balap lari ini terjadi pada tahun 1988 di Seoul, Korea Selatan.

Kecurangan terjadi pada track lari saat Ben Johnson, atlet dari Kanada muncul sebagai pemenang pertama.

Namun, beberapa hari kemudian, panitia Olimpiade memutuskan untuk mencabut gelarnya.

Menurut CNN, Ben Johnson terbukti mengonsumsi steroid sebelum pertandingan dimulai.

Medali kemudian dilimpahkan kepada juara kedua dari Amerika Serikat, yakni Carl Lewis.

Kasus doping pada Olimpiade 1988 tidak berhenti di situ.

Peraih medali perak Linford Christie juga dinyatakan positif penggunaan obat terlarang.

Bedanya, Christie dimaafkan karena obat tersebut tidak sengaja ia konsumsi dalam sebuah teh ginseng.

2. Keributan Marion Jones

skandal curang marion jones

sumber: cnn.com

Seorang atlet lari dari Amerika Serikat, Marion Jones, terseret skandal kasus yang sama dengan Ben Johnson.

Catatan kesehatan Jones yang muncul tiga tahun kemudian menunjukkan hasil positif konsumsi steroid dan narkoba.

Wanita yang mendapatkan gelar pelari tercepat itu sempat membantah berita.

Namun, pada tahun 2007, ia akhirnya mengakui kesalahannya yang meminta maaf langsung kepada publik dan fans-nya.

Berkat pengakuan Jones, ia harus merelakan semua medali emasnya.

Ia juga menjalani hukuman di penjara selama enam bulan.




Skandal ini terjadi pada tahun 2000 di ajang Olimpiade Sydney, Australia.

3. Skandal Bulu Tangkis Indonesia, China, dan Korea Selatan

greysia polii meiliana jauhardi

sumber: grid.id

Skandal curang Olimpiade ini melibatkan dua negara, yakni Korea Selatan, China, dan Indonesia.

Saat itu ketiga negara mengirimkan atlet putri terbaik mereka secara berpasangan seperti

  • Greysia Polii dan Meiliana Jauhari (Indonesia),
  • Jung Kyungeun dan Kim Han (Korea Selatan),
  • Ha Jungeun dan Kim Minjung (Korea Selatan), dan
  • Yu Yang dan Wang Xiaoli (China).

Oleh karena format pertandingan round-robin, keempat pasangan di atas dirumorkan sengaja kalah saat bertanding.

Ini tentunya mencoreng nilai sportivitas olahraga.

Para pemerhati berasumsi bahwa atlet-atlet tersebut sengaja mengalah demi menghindari berhadapan dengan perwakilan satu negara.

4. Skandal Tonya Harding

tonya harding nancy kerrigan

sumber: bbc.com

Pada tahun 1994, nama Tonya Harding dan Nancy Kerrigan ramai diperbincangkan masyarakat dunia.

Kedua atlet ski es asal Amerika Serikat itu dikabarkan mengalami konflik internal sebelum dan sesudah Olimpiade Musim Dingin.

Tonya dan suaminya dituduh membayar orang untuk menyerang dan melukai Nancy Kerrigan sebelum Olimpiade dimulai.

Kabarnya, Tonya melakukan hal tersebut demi menyingkirkan kompetitor dalam ajang ski es musim dingin.

Berkat tuduhan tersebut, Tonya Harding divonis hukuman percobaan selama tiga bulan.

Ia juga didenda US$100 dan dikeluarkan dari Asosiasi Ski Es Amerika Serikat.

***

Semoga bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jika kamu tertarik membeli rumah di tengah kota seperti Millenium City, langsung kunjungi 99.co/id, ya!




Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts