Berita Ragam

Kisah Sopir Truk Jadi Miliarder setelah Membuka Usaha Rempeyek Bermodal Rp100 Ribu. Menginspirasi!

2 menit

Dulunya, Filsa adalah seorang sopir truk. Kini, nasibnya berubah setelah sukses berbisnis rempeyek kepiting dengan modal awal Rp100 ribu. Simak kisahnya, di sini!

Filsa Budi Ambia adalah seorang pria asal Banyumas yang dikenal sebagai seorang sopir truk.

Sebelum sukses, hidupnya sangat sulit dengan lilitan utang ratusan juta rupiah.

Filsa pun sempat mencoba beberapa kali bisnis kuliner, sayangnya malah merugi.

Sampai akhirnya, ia memutuskan membuat rempeyek kepiting dengan modal terakhir yang ia miliki, yakni Rp100 ribu.

Filsa memasarkan camilan ini sebagai oleh-oleh khas Balikpapan yang memang terkenal dengan aneka olahan kepitingnya.

Kini, produk rempeyek kepiting yang ia beri nama Kampoeng Timor dan Mister Crabs ini sukses dipasarkan dan berhasil masuk ritel modern seperti minimarket dan supermarket.

Ingin tahu seperti apa kisah Filsa dalam menjalani bisnisnya ini?

Langsung saja simak kisahnya berikut ini!

Dari Sopir Truk Jadi Pengusaha

Jadi Sopir Truk hingga Bisnis Ayam Goreng

sopir truk

sumber: YouTube Rico Huang

Melalui kanal YouTube Rico Huang, Selasa (21/4/2020), Filsa menceritakan perjalanan berbisnisnya.

Saat itu, Filsa masih tinggal bersama pamannya di Balikpapan dan mendapat pekerjaan sebagai sopir truk di sebuah tambang batu bara.

Meski mendapatkan gaji yang cukup, Filsa mengaku kalau biaya hidupnya pun sangat tinggi.

“Gaji masih UMR, saat itu sekitar Rp2 juta (tahun 2007). Tapi di sana biaya hidup tinggi banget. Jadi cuma cukup buat hidup saja,” papar Filsa.

Lalu di tahun 2010, Filsa mengikuti sebuah seminar bisnis.

“Wah, ini yang gue cari. Singkat cerita, gue buka bisnis ayam goreng. Setelah 4 bulan gagal,” tuturnya.

Baca Juga:

Ingin Memulai Bisnis Kuliner? Ini 7 Desain Cafe yang Bisa Menginspirasimu

Bisnis Rempeyek Kepiting Modal Rp100 Ribu

Filsa

sumber: Instagram.com/filsabudi

Setelah bisnis ayam goreng gagal, Filsa coba bisnis martabak mini namun lagi-lagi gagal.

“Singkat cerita, nganggur lagi saya. Amunisi terakhir saya pada Desember 2012, saya mikir ‘bisnis apa ya?’,” kenang Filsa.

Ia lantas terpikir untuk berbinis kuliner kepiting.

Selama ini Balikpapan terkenal dengan kepitingnya, tetapi belum ada olahan makanan kepiting yang berupa camilan.

Namun, lagi-lagi Filsa terkendala modal. Ia dan istri pun akhirnya menggadaikan cincin kawin mereka.

“Dapat Rp 1,8 waktu itu, buat bayar kontrakan rumah yang sudah nunggak, dan lain-lain. Sisanya Rp 100 ribu,” ujar Filsa.

Ternyata, modal itu berhasil membawa dirinya hidup lebih baik.

Filsa berhasil membesarkan Kampoeng Timoer yang menjadi brand oleh-oleh populer di Balikpapan saat ini.

Rempeyek dengan Konsep yang Unik

Filsa memikirkan produk rempeyeknya harus berbeda dengan produk lain yang sudah ada.

Jika biasanya rempeyek berukuran lebar dan jadi pendamping nasi, ia memilih bikin peyek kepiting yang ukurannya kecil dan lebih diperuntukkan sebagai camilan.

Filsa lantas memberikan tester rempeyek kepiting pada teman-temannya.

Ternyata, respons mereka positif dan mengatakan rasanya enak.

Akhirnya, rempeyek kepiting jadi terkenal bahkan sampai dibina pemerintah daerah.

Rempeyek kepiting buatan Filsa ini tersedia dalam beberapa varian rasa, ada original, pedas, seafood, dan lada hitam.

Selain kepiting, Filsa juga fokus mengolah hasil laut lainnya, seperti cumi dan udang.

Baca Juga:

7 Ide Usaha Modal 5 Juta yang Mudah & Menguntungkan. Cocok buat Pebisnis Baru, nih!

Tips Sukses Berbisnis Kuliner

Menjalani banyak jatuh bangun di dunia bisnis makanan, Filsa punya tips untuk pebisnis atau UMKM lainnya.

Menurutnya, hal yang paling penting selain rasa adalah kemasan.

“Kalau kemasan bagus, hanya dari aspek visual, orang pasti beli,” katanya.

Dengan kombinasi kemasan yang bagus dan rasa yang enak, produk makanan pasti laku terjual.

Ia bahkan sudah punya buku soal meraup untung miliaran rupiah dari kemasan makanan yang bagus.

“Isianya detail dan pengalaman saya yang sudah saya praktikkan (dalam berbisnis makanan),” katanya.

***

Semoga informasi ini dapat membuat Sahabat 99 semangat berbisnis!

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan di Kota Bali Residence?

Pastikan hanya mencari di 99.co/id, ya!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts