Berita Berita Properti

5 Strategi dalam Bisnis Flipper Properti untuk Meraup Untung Besar

3 menit

Apakah Sahabat 99 tahu apa itu flipper properti?

Istilah flip memang belum dikenal oleh banyak orang, tetapi sesungguhnya hal ini sudah sering dilakukan oleh para agen properti.

Ya, flipping adalah strategi dalam membeli rumah bekas tanpa membutuhkan modal.

Jika kamu tertarik untuk terjun ke dunia bisnis yang satu ini, diperlukan strategi yang tepat untuk memulai.

Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Apa Itu Flipper Properti

Sebagian besar orang menganggap membeli rumah haruslah dengan modal yang besar.

Namun, anggapan tersebut bisa saja terbantahkan apabila kamu membeli rumah dengan trik yang tepat.

Teknik yang dimaksud di sini tentu saja adalah teknik flip.

Apabila diterapkan dengan tepat, maka kamu akan mendapatkan rumah dengan modal yang sedikit atau bahkan tanpa modal sama sekali.

Sebelum masuk ke dalam pembahasan, ada beberapa istilah dalam teknik flip, yaitu flipper dan flipping.

Flipper adalah orang yang melakukan transaksi, sedangkan flipping adalah prosesnya.

Dalam dunia properti, kamu yang merupakan pembeli properti beralih menjadi penjual properti dalam waktu yang cukup singkat.

Menjadi seorang flipper tentunya harus bisa jeli dalam melihat properti yang dijual.

Dengan kejelian dan keberuntungan, kamu bisa mendapatkan properti dengan harga yang jauh lebih murah dari pasaran.

Alhasil, kamu dapat menjualnya kembali dengan harga rata-rata atau di atas harga pasar.

Lalu apa saja yang perlu disiapkan untuk menjadi flipper?

1. Biaya Materai

Siapkan biaya materai untuk membuat perjanjian tertulis dengan pemilik properti di hadapan notaris.

2. Uang Muka (DP)

Jumlah DP yang perlu disiapkan berbeda-beda, tergantung kesepakatan kamu dengan pemilik properti.

3. Surat Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB)

Pada PPJB yang dibuat, perlu disertakan subjek, objek, dan pasal-pasal yang disepakati bersama.

Di dalam pasal yang dibuat, perlu ada besaran DP, harga properti, dan batas waktu flipper melunasi pembayaran properti.

Biasanya, jangka waktu flipper untuk melunasi properti yang dibeli yaitu 3 bulan. Dalam PPJB yang disetujui oleh kedua belah pihak, perlu memuat saksi-saksi.

Tidak ada syarat khusus bagi properti yang bisa di-flip.

Baca Juga:

Flipper Properti: Mudah Caranya, Banyak Untungnya

Hal yang terpenting hanyalah properti tersebut harus lebih murah dari properti yang ada di sekitarnya.

Untuk memastikannya, kamu dapat bertanya kepada agen atau notaris yang ada di daerah tersebut.

Cara lain yang lebih efektif yaitu dengan menggunakan fitur analisis properti 99.co Indonesia.

Nah, untuk mengetahui bagaimana strategi flipping properti yang baik, simaklah poin-poin berikut.

Strategi Flip Properti

1. Listing

flipper properti

Langkah awal yang perlu diperhatikan yaitu menemukan properti yang tepat.

Dalam hal flipping, tentunya kamu harus menemukan properti yang sesuai.

Agar lebih mudah, kamu dapat mencari rumah tersebut di 99.co Indonesia.

2. Posting

Dalam hal ini, kamu harus cerdik menawarkan properti tersebut melalui media offline maupun online.

Pada media online, gunakanlah semua media sosial dan situs jual-beli properti, seperti salah satunya 99.co Indonesia.

Jangan lupa untuk memberikan penawaran menarik, misalnya uang muka ringan, hadiah langsung, atau diskon.

3. Selling

Apabila properti yang dibeli lebih murah dari harga pasar, maka tidak perlu melakukan apapun.

Kamu akan langsung mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dengan harga pasaran.

Namun, apabila properti yang dibeli perlu direnovasi, maka ada beberapa hal yang umum dilakukan.

Hal tersebut meliputi mengecat ulang, mengganti genteng, atau bahkan menambah ruang.

4. Meningkatkan Kemampuan dalam Bernegosiasi

Kemampuan bernegosiasi menentukan berapa banyak modal yang harus kamu keluarkan dalam bisnis flipping properti.

Selain itu, besaran down payment yang dikeluarkan pun dipengaruhi oleh seberapa hebat kamu melakukan negosiasi.

Jika kamu dapat memberikan jaminan serta tawaran yang menarik daam perjanjian jual beli, pemilik properti bisa saja bersedia memberikan besaran DP yang cocok.

5. Menawarkan Opsi Membeli secara Hard Cash atau KPR

Saat kesepakatan sudah terjadi, kamu bsia menawarkan opsi pembelian dengan cara hard cash atau tunai penuh.

Jika pembeli merasa keberatan, ajukan alternatif lain, yakni KPR.

Kedua opsi ini membantumu memastikan kamu melunasi biaya membeli properti kepada pemilik lama secara tepat waktu.

***

Baca Juga:

8 Surat Izin Perumahan yang Wajib Disiapkan dalam Bisnis Properti

Itulah berbagai tips serta strategi bisnis flipper properti yang bisa kamu coba.

Semoga penjelasan mengenai flip properti tersebut dapat membantumu dalam berbisnis properti.

Nantikan informasi penting lainnya mengenai dunia properti hanya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, cari segala kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id.

***IQB

Mukhammad Iqbal

An English Literature graduate. A bibliophile. A midnight gamer. A cinema enthusiast.
Follow Me:

Related Posts