Berita Berita Properti

Panduan, Tips, dan Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen | Penting bagi Pemilik Apartemen!

3 menit

Ketika memiliki sebuah unit apartemen, kamu bisa saja menyewakannya kepada orang lain. Nah, untuk mempertegas hak dan kewajiban pemilik serta penyewa apartemen, perlu ada surat perjanjian sewa apartemen.

Apartemen adalah salah satu jenis investasi properti yang menguntungkan di era sekarang.

Jika tidak ingin menempatinya, kamu bisa menyewakan unit apartemen ke orang lain yang membutuhkan tempat tinggal.

Namun, kamu tidak ingin apartemen yang kamu sewakan menjadi rusak karena perilaku penyewa, kan?

Nah, karena itu, kamu harus membuat surat perjanjian yang mengatur semua hak dan kewajiban pemilik dan penyewa.

Isi dari surat perjanjian itu pun bisa kamu diskusikan dengan pihak penyewa.

Kali ini, 99.co Indonesia akan membagikan sejumlah tips, syarat, dan contoh surat perjanjiwan sewa apartemen untuk kamu.

Tips Membuat Surat Perjanjian Sewa Apartemen

dokumen penyewaan apartemen

Mendapat uang dari menyewakan hunian merupakan salah satu keuntungan dari investasi properti.

Maka dari itu, sangat penting untuk kamu mengetahui cara membuat surat perjanjian sewa.

Perhatikan tips di bawah ini agar investasimu menguntungkan:

  • Pelajari hukum yang berlaku di Indonesia tentang perjanjian sewa tempat tinggal (Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 1994).
  • Buat surat perjanjian dengan kalimat yang mudah dipahami kedua belah pihak.
  • Cantumkan ketentuan yang dianggap perlu saja (semisal soal pengecatan ulang, pemasangan paku, membawa hewan peliharaan, dan lain-lain).
  • Cantumkan ketentuan uang deposit.

Baca Juga:

Ini Rekomendasi Desain Minimalis untuk Apartemen Tipe Studio!

Syarat Surat Perjanjian Sewa Hunian

syarat membuat dokumen menyewa apartemen

Secara umum surat perjanjian ini hampir sama dengan surat perjanjian sewa tanah.

Sebelum membuat surat perjanjiwan sewa, perhatikan ketentuan berikut ini:

1. Diskusi Pemilik dan Penyewa Apartemen

Untuk menciptakan perjanjian sewa apartemen yang adil, kamu harus berdiskusi dengan penyewa apartemen.

Dengan diskusi, kamu dapat mengetahui kebutuhan penyewa dan penyewa pun mengetahui syarat yang kamu tetapkan.

Setelah itu, catatlah data penyewa apartemen, mulai dari nama lengkap, umur, pekerjaan, nomor KTP, dan lain-lain.

Sebaiknya kamu juga menyimpan salinan KTP penyewa sebagai bagian dari dokumen yang kamu kumpulkan.

2. Deskripsi Hunian dalam Perjanjian Sewa Apartemen

Untuk menciptakan surat perjanjian yang valid, kamu juga harus mencantumkan spesifikasi apartemen kamu.

Spesifikasi yang harus tercantum adalah luas unit, jumlah kamar, fasilitas, nomor unit, dan terletak di lantai berapa.

Kamu juga harus mencantumkan sanksi yang dikenakan jika penyewa merusak fasilitas dalam apartemen tersebut.

Sebagai “jaring pengaman”, sebelum terjadi kemungkinan terburuk pada apartemen kamu, ikutilah program asuransi hunian.

3. Harga Sewa dan Metode Pembayaran

Dalam surat perjanjian harus dicantumkan secara jelas mengenai biaya dan durasi sewa.

Cantumkan juga metode pembayaran yang disepakati, apakah tahunan atau bulanan.

Kamu juga harus secara jelas mencantumkan tanggal jatuh tempo setiap bulannya.

4. Tagihan pada Surat Perjanjian Sewa Apartemen

Kamu dan penyewa apartemen juga harus mendiskusikan pembayaran listrik, air, dan lain-lain.

Cantumkanlah nama pihak yang membayar dalam surat perjanjian tersebut.

5. Saksi

Meski kamu dan penyewa apartemen sudah saling percaya, namun sebaiknya kamu menghadirkan saksi saat penandatanganan surat perjanjian.

Saksi juga dapat berperan sebagai mediator jika suatu hari nanti ada konflik antara kamu dengan penyewa.

6. Materai

Untuk memperkuat perjanjian tersebut, kamu dan pihak penyewa harus menandatangani surat perjanjian sewa apartemen yang telah dibubuhi materai.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan juga adalah bagian-bagian dalam surat perjanjian sewa apartemen.

Bagian-bagian tersebut di antaranya adalah:

  • Pembuka (berisi identitas pemilik, penyewa, dan spesifikasi apartemen).
  • Isi (ketenuan perjanjian pemilik dan penyewa apartemen).
  • Penutup (tanda tangan pemilik, penyewa, dan saksi).

Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen 1

contoh surat perjanjian sewa apartemen

sumber: mamikos.com

Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen 2

perjanjian sewa

sumber: mamikos.com

Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen 3

perjanjian kontrak apartemen

sumber: mamikos.com

Baca Juga:

Begini Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah yang Baik dan Benar | Dilengkapi Cara Membuat dan Syarat Sah Surat

Itulah seluk-beluk surat penyewaan apartemen, mulai dari tips, syarat, sampai contohnya.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang berencana menyewakan unit apartemennya.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari apartemen di Transpark Bintaro?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan apartemen idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts