Berita

7 Sutradara Indonesia Paling Sukses dengan Karya yang Mendunia

15 Januari 2020
sutradara indonesia
4 menit

Tahun kemarin jumlah penonton film Indonesia naik drastis berkat sutradara-sutradara Indonesia terbaik di bawah ini. Karyanya berkualitas dan mendunia!

Semakin ke sini, dunia perfilman Indonesia semakin berkembang.

Film-film Indonesia terlihat semakin berkualitas dengan alur cerita yang rapi dan sinematografi yang ciamik.

Tidak hanya itu, jumlah peminat film Indonesia pun meningkat drastis tahun kemarin

Di tahun 2015, satu film biasanya menghasilkan kurang lebih 1 juta penonton.

Akan tetapi, di tahun 2019 satu film karya anak bangsa bisa mengumpulkan lebih dari 5 juta penonton sebelum mangkir dari bioskop tanah air.

Keren, bukan?

Salah satu faktor pendukung pesatnya perkembangan film Indonesia adalah bakat yang dimiliki sutradara-sutradara handal kita.

Nah, menurut Sahabat 99, siapa saja sih sutradara Indonesia terbaik dan paling berpengaruh?

Cek langsung daftarnya di bawah ini!

7 Sutradara Indonesia dengan Karya Mendunia

1. Mira Lesmana

sutradara indonesia

Sumber: kumparan.com

Film Indonesia berada di puncaknya ketika film Ada Apa dengan Cinta (AADC) keluar di tahun 2002.

Film ini mengantarkan para pemain, Dian Sastro dan Nicholas Saputra, sebagai salah satu aktor papan atas Indonesia.

Film romansa komedi ini berhasil mencuri hati rakyat Indonesia, bahkan sampai sekarang pun filmnya dinilai sebagai salah satu film ikonik di Indonesia.

Mira Lesmana berkolaborasi dengan Riri Reza untuk mewujudkan film ini.

Selain AADC, Mira juga memproduksi Gie dan Laskar Pelangi.

2. Riri Riza

sutradara indonesia

Sumber: tempo.co

Generasi milenial pasti lebih familiar dengan Riri Riza karena film-filmnya dikeluarkan saat kita tumbuh besar, salah satunya adalah Petualangan Sherina.

Saking legendarisnya, pria kelahiran 2 Oktober, 1970 ini sering disebut sebagai salah satu pelopor perfilman Indonesia.

Riri Riza menjadi sutradara Indonesia terbaik pada tahun 2005 berkat filmnya yang berjudul Gie.

Baca Juga:

Livi Zheng, Benarkah Sutradara Kelas Hollywood?

Sutradara Indonesia yang sering berkolaborasi dengan Mira Lesmana ini pernah diundang ke…

…Barcelona Asian Film Festival 2009 di Spanyol, Los Angeles Asia Pacific Film Festival 2009 di Amerika Serikat, dan 11th Udine Far East Film Festival di Italia untuk penayangan film Laskar Pelangi.

3. Arifin C. Noer

sutradara indonesia

Sumber: mediajabar.com

Almarhul Arifin C. Noer adalah salah satu sutradara Indonesia dengan piala FFI terbanyak.

Film Arifin yang dikenal banyak masa adalah Serangan Fajar, Djakarta 1966, dan lain sebagainya.

Popularitas Pak Arifin semakin meningkat ketika ia membuktikan talenta dan tekadnya dalam membuat film kontroversial G30-S/PKI yang dikeluarkan tahun 1984.

Arifin C. Noer mendapatkan banyak pujian karena keberaniannya membuat film bertema politik saat Orde Baru masih berlangsung.

4. Mouly Surya

sutradara indonesia

Sumber: beritasatu.com

Sutradara bertalenta berikutnya ini tidak begitu dikenal oleh rakyat Indonesia, namun namanya pernah mengharumkan bangsa di mancanegara.

Dengan film andalan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak…

…Mouly mengantarkan pemeran utama Marsha Timothy sebagai aktris terbaik di festival film Indonesia dan Spanyol.

Film bertema feminisme dengan sentuhan koboi barat ini sukses di kancah perfilman internasional seperti Asian Film Awards, Göteborg Film Festival, dan Tokyo FILMeX.

5. Teguh Karya

sutradara indonesia

Sumber: merahputih.com

Sahabat 99, untuk kamu yang tumbuh besar di era 2000-an, nama Teguh Karya mungkin terdengar asing di telinga.

Akan tetapi, jika kamu benar-benar mengerti sejarah perfilman Indonesia, pria asal Pandeglang ini merupakan sutradara legendaris di Indonesia.

Teguh Karya adalah seorang maestro perfilman tanah air yang memegang enam Piala Citra dalam kategori Sutradara Terbaik.

Teguh sering sekali berkolaborasi dengan aktor senior Indonesia seperti Christine Hakim dan Slamet Rahardjo.

Karya klasik Teguh yang sangat populer di antaranya adalah November 1828, Cinta Pertama, dan Pacar Ketinggalan Kereta.

6. Garin Nugroho

sutradara indonesia

Sumber: beritasatu.com

Siapa sih yang tidak kenal dengan sosok sutradara berbakat satu ini?

Untuk kamu yang tinggal di bawah batu, Garin Nugroho adalah sutradara, penulis skenario, dan produser film Indonesia.

Kepopularitasan Garin memang baru dikenal banyak masa karena film terakhirnya yang mengundang cukup banyak kontroversi.

Kucumbu Tubuh Indahku (KTI) diciptakan Garin berdasarkan kisah kehidupan seorang pria yang berprofesi sebagai penari tradisional lengger lanang asal Banyuwangi.

Film ini bahkan sempat masuk ke dalam salah satu pilihan akademi Oscars sebagai film asing.

Tahun lalu, KTI memborong banyak piala, termasuk Piala Citra untuk Sutradara Terbaik.

7. Joko Anwar

sutradara indonesia

Sumber: mldspot.com

Apabila berbicara tentang penyutradaraan film, rasanya tidak adil bila kita tidak mencantumkan nama Joko Anwar.

Joko Anwar memulai karirnya di dunia perfilman Indonesia pada tahun 2003 dengan film pendeknya berjudul Joni Be Brave.

Beres menggarap film pendeknya, sutradara yang akrab disapa dengan panggilan Jokan ini lanjut memproduksi film Janji Joni…

…Sebuah film yang dianggap sebagai harta karun perfilman Indonesia di tahun 2000-an oleh berbagai kritikus dan pemerhati film tanah air.

Semakin kesini, karir Joko Anwar semakin mulus.

Beberapa karyanya seperti Pengabdi Setan, Gundala, dan Perempuan Tanah Jahanam bahkan berhasil menembus box office mancanegara.

Baca Juga:

Ngeri! Penampakan dalam Perempuan Tanah Jahanam Tidak di-Cut

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di 99.co/id.

You Might Also Like