KPR

Syarat KPR BTN Rumah Second, Jangan Sampai Ada yang Terlewat!

2 menit

Membeli rumah seken atau bekas, ternyata bisa dicicil menggunakan KPR lho Sahabat 99. Salah satunya, dengan menggunakan KPR BTN. Agar prosesnya cepat, lengkapi syarat KPR BTN Rumah Second terlebih dahulu sebelum mengurusnya ya…

Belum banyak masyarakat yang tahu bahwa bank menawarkan sistem angsuran untuk rumah bekas.

Padahal program ini sangat menguntungkan, karena harga rumah bekas biasanya cenderung lebih murah dari rumah baru.

Yuk, pelajari apa saja syarat KPR BTN rumah second sebagai salah satu alternatif mengangsur rumah bekas!

Syarat KPR BTN Rumah Second

Mengutip laman resmi Bank BTN, ada beberapa syarat penting yang harus Anda penuhi agar pengajuan diterima.

Yang pertama adalah syarat terkait status, kondisi, dan situasi Anda selaku pemohon.

  1. WNI dengan usia min 21 tahun atau telah menikah, memiliki status karyawan tetap/wiraswasta/professional.
  2. Lama bekerja karyawan min 1 tahun, lama usaha/profesi min 1 tahun.
  3. Usia Pemohon tidak melebihi 65 tahun.
  4. Pemohon wajib menutup asuransi (jiwa dan kebakaran) dengan syarat Banker Clause.
  5. Bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan).
  6. Pembayaran angsuran secara auto debet dari rekening Pemohon yang bersangkutan di Bank BTN.

Selain syarat-syarat tersebut, Anda juga harus melengkapi sejumlah dokumen agar syarat KPR BTN rumah second bisa disetujui dengan cepat.

Baca Juga:

Syarat & Panduan Mengajukan KPR Rumah Bekas untuk Pemula

Berkas-berkas tersebut meliputi:

  • Form aplikasi kredit (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Fotokopi KTP Pemohon (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Fotokopi KTP Suami/Istri (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Fotokopi Kartu Keluarga (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Fotokopi Surat Nikah/Cerai (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Fotokopi NPWP/SPT tahunan (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap (karyawan).
  • Slip gaji asli satu bulan terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan (karyawan).
  • Fotokopi SIUP (wiraswasta).
  • Fotokopi TDP (wiraswasta).
  • Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan (wiraswasta).
  • Fotokopi Akta Pengesahan Menteri Kehakiman (wiraswasta).
  • Data Keuangan Perusahaan (wiraswasta).
  • Fotokopi Izin Praktek (profesional).
  • Fotokopi rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir (karyawan/wiraswasta/profesional).
  • Pas foto Pemohon dan Pasangan (karyawan/wiraswasta/profesional).

Proses Pengajuan Syarat KPR BTN Rumah Second

Secara garis besar, proses mengajukan KPR rumah bekas tak jauh berbeda dengan saat mengajukan untuk rumah baru.

Beikut ini tahap-tahapnya:

  1. Ajukan permohonan Kredit KPR BTN Platinum ke Kantor Cabang Bank BTN terdekat
  2. Isi formulir aplikasi permohonan dengan benar dan lengkap
  3. Lengkapi seluruh berkas permohonan Kredit KPR BTN Platinum dan serahkan kepada Petugas Loan Service yang ada pada Kantor Cabang
  4. Apabila telah mendapatkan persetujuan kredit, segera persiapkan biaya pra realisasi kredit pada rekening tabungan pemohon
  5. Penandatanganan perjanjian kredit dan akta jual beli

Tips Membeli Rumah Bekas

syarat kpr btn rumah second

Sebagaimana ketika membeli barang bekas lainnya, jika memutuskan membeli rumah bekas maka Anda harus ekstra hati-hati.

Jangan sampai tertipu dan justru mengalami kerugian kedepannya.

Berikut tips membeli rumah bekas dengan cara KPR agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Pastikan Lokasi Strategis

Lokasi rumah merupakan hal pertama yang harus Anda jadikan pertimbangan.

Tidak harus berada di kawasan pusat kota yang begitu ramai, yang penting berbagai aktivitas bisa berjalan mudah dari lokasi tersebut.

Jangan sampai Anda harus menempuh jarak yang jauh setiap harinya, hanya karena lokasi rumah yang terpencil.

Selain itu, pertimbangkan juga berbagai hal penting lainnya terkait dengan lokasi.

Seperti akses transportasi umum, ketersediaan sekolah, rumah sakit, pasar/supermarket, tingkat kemacetan, dan lainnya.

Jangan lupa untuk mamastikan bahwa lokasinya tidak rawan bencana alam, seperti longsor dan banjir.

2. Survey Kondisi Lingkungan Sekitar

Anda akan membeli rumah untuk menjadi hunian atau tempat tinggal.

Maka, pastikan kondisi lingkungan aman dan nyaman untuk dihuni.

Baca Juga:

Ngeri! Ini 7 Alasan Bahaya Membeli Rumah Bekas Kuburan dan Sekitarnya

Cek kondisi jalan serta fasilitas umum lainnya, jika perlu survey kondisi lingkungan sosial di lokasi.

Agar Anda tidak terkejut menghadapi pola hidup masyarakat sekitar nantinya.

3. Ukur Kualitas dan Usia Bangunan

Ada banyak bagian rumah yang perlu dicek, antara lain: kondisi dinding, lantai, kusen, jendela, atap, sumber air, listrik, dan lainnya.

Pengecekan ini bisa Anda lakukan dengan meminta  bantuan kepada ahlinya, yakni seorang kontraktor atau arsitek yang profesional.

Anda juga harus memperhatikan usia rumah tersebut.

Ingat, semakin tua suatu bangunan, tentunya makin rapuh pula bagunan tersebut dan membutuhkan biaya perawatan yang lebih besar.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99..

Jangan lupa kunjungi situs berita properti Blog 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts