Berita Berita Properti

5 Tahapan Membuat Tinggi Meja Dapur Ideal. Bisa Dilakukan Sendiri, Lo!

3 menit

Sahabat 99, apakah kamu bingung menentukan tinggi meja dapur yang ideal? Tenang. Jika kamu berencana merenovasi atau membangun dapur, simak tahapan membuat meja dapur ideal di artikel ini. Mudah, kok!

Merancang dapur yang nyaman adalah impian semua orang.

Nah, ternyata ada banyak hal yang harus kamu perhatikan saat membangun atau merenovasi dapur.

Salah satu hal yang mungkin luput saat membuat meja dapur adalah ketinggiannya.

Merancang ketinggian sesuai keinginan sah-sah saja, akan tetapi disarankan supaya kamu memperhitungkan aspek kenyamanannya.

Jika keliru dalam membuat meja dapur, maka kenyamananmu saat memasak akan terganggu.

Nah, ada alasan tersendiri mengapa hal tersebut harus diperhitungkan secara matang.

Alasan Membuat Meja Dapur Harus Sesuai Ukuran

Bagi kamu yang hobi memasak, maka aspek kenyamanan adalah hal yang utama.

Selain itu, ada alasan lain mengapa merancang meja dapur harus sesuai ukuran.

Inilah mengapa sudah ada aturan baku tinggi meja dapur di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Berikut alasan merancang meja dapur sesuai ukuran.

  • Aspek kenyamanan;
  • Gampang disesuaikan dengan furniture pendukung;
  • Dapat menyesuaikan dengan kitchen set;
  • Meja dapur yang terlalu tinggi akan membutuhkan pijakan;
  • Meja dapur yang terlalu rendah terlalu berisiko.

Sahabat 99, tak jarang dalam merancang area dapur dikerjakan secara asal-asalan termasuk dalam urusan ketinggian.

Alhasil, semua harus dirombak kembali karena tidak nyaman saat digunakan kegiatan masak-memasak.

Lantas, bagaimana sih tahapan membuat tinggi meja dapur ideal?

Cara Membuat Tinggi Meja Dapur Ideal

meja dapur cor

sumber: leofurniture.net

Umumnya, pembuatan meja dapur ideal yang sesuai dengan ketinggian diperuntukkan untuk pembuatan meja dapur cor.

Meskipun, ada juga untuk pembuatan meja dapur yang diperuntukkan untuk model lain, misalnya, konsep mini bar.

Namun, tahapan kali ini adalah untuk pembuatan meja dapur cor yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam pembuatannya, kamu bisa melakukannya sendiri sehingga meminimalisir pembuatan oleh jasa tukang.

Hanya saja, ada hal yang perlu diperhatikan dalam tahapan pembuatan meja dapur cor tersebut.

Simak tahapannya di bawah ini, ya!

5 Tahapan Pembuatan Meja Dapur Ideal

meja dapur kompor

sumber: insinyurbangunan.com

Sebelum memulai tahapan pembuatan meja dapur sesusai tinggi ideal, kamu harus memastikan bahwa peralatan dan material yang digunakan tersedia.

Disarankan juga untuk menyiapkan konsep dan denah sebelum membuat meja dapur ini.

Jik semua sudah siap, maka bisa langsung mengikuti tahapan berikut seperti dikutip dapurideal.

Berikut tahapan membuat meja dapur sesuai tinggi ideal.

1. Bersihkan Cat dan Bekas Plamiran

Bersihkan cat dan bekas plamiran terlebih dahulu pada dinding meja dapur yang akan ditempelkan keramik.

Jika dinding lama pastikan dinding meja dapur cor tersebut benar-benar bersih.

Gunakan alat sekrap elastis untuk memudahkan membersihkan cat dan kotoran lainnya.

Jika perlu, gunakan pahat beton untuk membersihkan bekas plesteran di dinding meja dapur cor.

Pastikan dinding meja dapur bersih, ya.

2. Mulai Pembuatan Tinggi Meja Dapur

Setelah selesai membersihkan, saatnya memulai pengerjaan meja dapur.

Pastikan ketinggian meja dapur cor yang dibangun sesuai dengan kondisi tinggi badan pengguna meja dapur tersebut.

Nah, seperti yang sudah dijelaskan soal tinggi meja dapur ideal, maka ukuran ideal untuk tinggi cucian piring atau wastafel adalah sekitar 80 cm.

Adapun untuk meja kompor adalah berkisar 6o cm–70 cm, sedangkan kompor tanam adalah 80 cm.

Untuk dicatat, ketinggian tersebut adalah tinggi setelah meja dapur jadi.

Artinya, saat pengecoran dan pemasangan keramik harus diperhatikan juga tebal adukan semen dan ketebalan keramik sehingga didapatkan ketinggian ideal tersebut.

Tebal keramik berkisar 3 cm, sedangkan untuk ketebalan cor meja dapur adalah 5cm-7 cm.

3. Posisikan Meja Dapur

Posisikan meja dapur dengan sebaik mungkin.

Sebaiknya, buat meja dapur di sudut meskipunsecara konsep akan berbentuk L ataupun lurus.

Jika meja dapur akan dibuat minimalis, maka pastikan juga ventilasi udara yang cukup untuk mengetahui risiko adanya kebocoran gas elpiji.

Gunakan pipa dengan ukuran ½ inchi untuk saluran air bersih sedangkan untuk saluran air kotor disarankan menggunakan pipa berukuran 2 ½ inchi.

Kamu bisa tanam pipa-pipa tersebut dengan baik dan pastikan tidak ada kebocoran.

Jika perlu, lakukan pengetesan terlebih dahulu supaya lebih maksimal.

4. Finishing Pembuatan Tinggi Meja Dapur

Jika pembuatan meja dapur sudah mendekati proses akhir, maka tahap selanjutnya adalah tahap finishing.

Namun, sebelumnya pastikan lagi soal ketinggian meja dapur, ketebalan semen, ventilasi di antara meja dapur, pipa pembuangan dan yang lainnya.

Ini dimaksudkan supaya tidak ada lagi bongkar pasang jika terjadi kekeliruan.

Nah, dalam finishing ini lumrahnya meja dapur menggunakan keramik.

Pasanglah keramik tersebut secara detail supaya stabil dan tak mudah bergeser.

Sementara untuk bagian sink, kamu bisa melapisinya dengan waterproofing di bagian tepinya untuk mencegah air rembes.

5. Jangan Langsung Digunakan

Sahabat 99, jika semua tahapan di atas sudah dilakukan maka sebaiknya meja dapur tersebut jangan dahulu digunakan.

Apabila permukaan meja terpasang dan masih basah, maka akan berisiko.

Untuk itu, diamkan beberapa hari lalu oles mortar dengan menggunakan karet spatula fleksibel untuk memastikan tak ada celah di mejanya.

Setelah itu, tunggu hingga kering untuk kemudian bersihkan dengan kain bekas.

***

Sahabat 99, semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Semoga kamu bisa membuat meja dapur dengan ukuran ideal.

Ikuti terus artikel lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Jangan lupa, cari rumah impianmu dari sekarang hanya di www.99.co/id!

Related Posts