Rumah, Tips & Trik

Model Tangga Rumah Aman untuk Buah Hati. Efektif dan Tetap Stylish!

7 April 2019
tangga rumah
3 menit

Maksimalkan keamanan tangga rumah anda agar si kecil dapat tinggal di rumah dengan nyaman dan bebas dari bahaya! Begini caranya!

Tangga merupakan komponen yang penting dalam pembangunan rumah berlantai.

Pembangunan tangga juga dilakukan dengan kalkulasi yang cukup rumit dan hati-hati demi menjaga kenyamanan dan keselamatan para penghuni rumah.

Terkadang, kita dapat menyampingkan kepentingan di atas hanya demi menjunjung nilai estetika desain rumah.

Padahal seharusnya, entah itu tangga bermodel minimalis, kontemporer, rustic, atau megah, keamanan tetap harus dijadikan faktor utama dalam membangun tangga.

Terutama bagi anda yang memiliki anak kecil berkeliaran di sekitar rumah.

Kalau begitu, haruskan kita mengorbankan desain tangga indah untuk alasan keamanan? Tentu saja tidak!

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk memiliki tangga rumah aman dan tetap stylish!

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membangun dan Menempatkan Tangga Rumah

  • Visibilitas tangga
  • Ketahanan beban
  • Permukaan anti licin
  • Railing tangga dengan tinggi dan pegangan yang sesuai
  • Perhitungan ketinggian anak tangga
  • Ketinggian tangga secara menyeluruh

Tips Membangun Tangga Rumah Aman untuk Anak

tangga rumah

1. Pasang Pencahayaan yang Terbaik

Langkah pertama dalam membangun tangga rumah aman untuk anak adalah pemilihan lampu di sekitar tangga.

Jangankan anak kecil, orang dewasa saja pasti kesusahan untuk naik atau turun tangga di ruangan yang gelap.

Sangat berbahaya!

Tangga seharusnya tidak terlihat lebih redup dibandingkan dengan area lainnya dalam sebuah ruangan.

Anak anda akan lebih mudah naik turun tangga apabila lampu yang menerangi ruangan anda terbagi rata hingga bagian tangga, dari ujung ke ujung.

Jika tangga anda berada di daerah lorong, anda bisa gunakan lampu sorot dengan watt kecil pada anak tangga paling bawah yang menyorot lurus ke ibu tangga.

Anda juga bisa menginstall lampu kecil pada setiap sisi anak tangga untuk menghapus bayangan yang dihasilkan oleh sudut siku-siku anak tangga.

Lebih terang akan lebih baik.

2. Amankan Permukaan Anak Tangga

Selain visabilitas tangga rumah yang dibantu oleh cahaya lampu, anda juga harus memperhatikan warna cat anak tangga.

Cat yang berwana kontras pada setiap ujung langkah garis anak tangga akan lebih membantu anak anda dalam menentukan ujung tangga.

Selain membantu setiap langkah anak, cat berwarna mencolok juga dapat memberikan sentuhan yang fresh pada ruangan.

Pilih warna yang tidak mengganggu visual anak anda ketika sedanng naik turun tangga.

Apabila permukaan tangga terbuat dari material yang seperti kayu, beton, atau keramik, pasangkan karpet tipis untuk menambah daya gesekan sehingga lantai tangga tidak terasa licin.

Anda juga bisa membeli selotip non-selip atau cat anti licin di toko material terdekat sebagai opsi kedua.

Sifatnya ada yang transparan, jadi anda tidak usah khawatir akan merusak keindahan corak keramik atau kayu pada tangga.

Baca Juga:

Tangga yang Baik Menurut Fengsui. Seperti Apa?

3. Periksa Ketahanan Tangga Rumah Anda Secara Rutin

tangga rumah

Tangga yang menghubungkan satu lantai dengan lantai lainnya akan sangat berbahaya jika tidak kita perhatikan ketahanannya.

Masalah-masalah yang muncul biasanya adalah kekeroposan terhadap anak tangga kayu, keretakan pada anak tangga keramik, atau karat pada tangga besi.

Masalah-masalah di atas dapat sangat membahayakan telapak kaki si kecil, terutama ketika ia tidak sedang memakai sendal atau sepatu di dalam rumah.

Maka dari itu, anda jangan sampai lupa memeriksa kondisi tangga rumah secara rutin.

Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh setidaknya sebulan sekali.

Lagipula, tangga dengan kondisi baik lebih enak dilihat dari pada tangga yang sudah keropos atau retak.

4. Pasang Railing Tangga

Floating stairs memang terlihat minimalis dan anggun, namun jenis tangga ini sangat tidak disarankan untuk dibangun dalam rumah yang dihuni anak kecil.

Resiko bahaya tangga rumah terapung ini lebih tinggi dibandingkan dengan tangga yang memiliki railing.

Untuk langkah satu ini, anda mau tidak mau harus merelakan impian anda untuk memiliki tangga dengan desain minimalis.

Pasang railing tangga yang aman dan jangan memilih pagar tangga yang senggang.

Apabila tangga anda tidak menempel pada tembok, pasangkan railing pada kedua sisi tangga.

Pagar tangga juga harus terpasang dari atas hingga bawah tangga, tidak ada pengecualian.

Tinggi railing kurang lebih harus mencapai sikut orang dewasa agar anak beserta orang tua juga bisa berpegangan pada sisi tangga.

Untuk umur anak yang masih terbilang kecil, anda bisa memasangkan pegangan tambahan di bagian tengah, atau bisa juga disesuaikan dengan tinggi balita anda.

Agar tangga tetap terlihat cantik, anda bisa memilih berbagai macam railing seperti desain Tuscan metal, terbuat dari besi kuat yang berbentuk akar dan kelopak bunga.

5. Pasang Pagar Kecil Di Ujung Bawah atau Ibu Tangga

tangga rumah

Langkah terakhir namun paling penting dalam membangun tangga rumah yang aman untuk anak-anak adalah dengan membangun pagar kecil pada setiap ujung tangga.

Agar sulit dipanjat, hindari memilih pagar dengan celah yang renggang atau terlalu pendek.

Pagar yang aman adalah pagar dengan sistem kunci, bukan sistem slot karena cara ini dapat dengan mudah diakali dan dibuka oleh anak.

Pagar yang memasang perangkat kunci yang keras sudah terbukti paling aman.

Untuk ketahanan yang lebih lama, pilihlah pagar penutup tangga yang sudah dilapisi cat lacquer sehingga tidak mudah berkarat dan membahayakan anak anda.

Baca Juga:

Tambahkan Ini di Rumah! Dijamin Anak Jadi Nyaman dan Semakin Pintar

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

You Might Also Like