Tips & Trik

10 Tata Cara Mengontrakkan Rumah yang Perlu Diperhatikan

28 Mei 2019
tata cara mengontrakkan rumah
3 menit

Bila kamu memiliki rumah lebih dari satu, itu berarti betapa beruntungnya kamu memiliki aset rumah. Mengontrakkan rumah tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk menambah penghasilanmu. Namun, bagaimana tata cara mengontrakkan rumah yang aman?

Kebutuhan akan rumah tinggal yang sangat tinggi membuat pembangunan rumah semakin berkembang dengan pesat.

Apabila kamu ingin menginvestasikan salah satu rumah atau uang yang dimiliki dalam bisnis properti, kamu dapat memulainya dengan bisnis rumah kontrakan.

Sudah banyak orang yang terjun ke dalam dunia ini dan tentunya dapat mengembalikan modal awal yang dikeluarkan.

Sebelum membeli atau menyewakan properti yang kamu punya pelajari dahulu tata cara mengontrakkan rumah yang tepat, aman, serta sesuai peraturan pemerintah ini.

10 Tata Cara Mengontrakkan Rumah yang Aman

1. Tentukan Harga Sewa Rumah

Harga sewa rumah yang kamu keluarkan harus mengikuti pasaran harga yang ada saat ini, dengan mengacu pada luas bangunan dan tanah yang dimiliki.

Pertimbangkan harga sewa, jangan sampai harga yang ditawarkan terlalu murah atau mahal.

Tetapi, jika rumah yang ingin kamu sewakan terletak di pinggir jalan utama atau yang memiliki akses ke berbagai tempat.

Enggak heran kalau harga pasang sewa pertama begitu tinggi.

2. Kriteria Penyewa

Kamu perlu membuat sendiri kriteria penyewa yang sesuai dengan keinginan.

Apakah rumah kontrakan yang ingin kamu sewa khusus untuk laki-laki atau perempuan saja?

Atau boleh disewa untuk keluarga dengan maksimal berapa orang?

Semua keputusan ada di tangan kamu.

3. Pengeluaran Tahunan

tata cara mengontrakkan rumah

Ada dua jenis pengeluaran tahunan yaitu, pengeluaran tetap dan tak terduga.

Uang untuk pengeluaran tetap digunakan membayar pajak, asuransi, maintance secara rutin, dan sebagainya.

Sedangkan, pengeluaran tak terduga kamu bisa mempersiapkan dana ini untuk keadaan darurat.

Misalnya, ada kebocoran pada AC, keran air, dan lain-lain.

4. Kosongkan Rumah dari Perabotan

Tata cara mengontrakkan rumah selanjutnya biasanya mengosongkan rumah dari segala perlengkapan.

Sebab, perabotan yang ditinggalkan pada hunian, rata-rata akan rusak dan tidak terawat dengan baik.

5. Risiko yang Mungkin Diterima Pembisnis Kontrakan

Risiko pertama yang bisa saja kamu terima yaitu, selama beberapa jangka waktu tertentu, mungkin tidak ada orang yang belum tertarik untuk mengontrak.

Kamu juga harus mengeluarkan dana untuk mendesain interior dengan baik.

Selain itu, harus sanggup mengusir penyewa properti yang tidak bertanggung jawab misalkan, merusak beberapa interior rumah sehingga kamu harus memperbaikinya.

6. Perawatan Rumah

Tata cara lainnya untuk mengontrakkan rumah adalah memastikan untuk membersihkan dan merapikan rumah sebelum ditempati oleh penyewa.

Utamakan untuk melakukan perbaikan jangka pendek demi meningkatkan harga sewa dan memberikan kesan bersih pada penyewa.

Cara ini dapat memulai hubungan bisnis yang baik dan catatan yang bagus pula.

7. Keamanan Rumah

Keamanan ini salah satu faktor yang penting dalah sebuah hunian.

Pastika rumah kontrakan kamu memiliki beberapa sistem keamanan sehingga tidak mudah kebobolan maling.

Seperti, menambahkan pintu pagar rumah dengan kunci ganda atau cara lainnya.

8. Membuat Peraturan Kontrak

tata cara mengontrakkan rumah

Sebelum memasarkan rumah kontrakan milikmu di berbagai platform jual-beli, kamu perlu membuat semacam daftar list yang berisikan aturan-aturan.

Nah, peraturan inilah yang harus dipatuhi oleh calon penyewa kontrakan nantinya.

Masukkan beberapa kebijakan dan sanksi jika penyewa tersebut melanggar, sehingga mereka sudah tahu dari awal.

9. Bertemu dengan Pihak Penyewa

Tindakan sederhana ini perlu dilakukan sebelum menandatangani dokumen sewa-menyewa dengan calon penyewa.

Pertemuan ini akan memperlihatkan bagaimana sikap penyewa kontrakan kamu nanti, akan tahu kira-kira berapa lama ia menyewa, dan sedikit profil penyewa kamu.

10. Surat Perjanjian Kontrak

Tata cara terakhir tentang mengontrakkan rumah adalah kamu perlu membuat surat perjanjian kontrak agar kesepakatan yang telah dibuat tidak sebatas ucapan belaka.

Cara ini pun akan membantu kamu jika ada masalah hingga ke ranah hukum, karena surat perjanjian kontrak biasanya memakai materai Rp6 ribu yang berarti sah di mata hukum.

Hal-hal penting apa saja yang ada dalam sewa menyewa rumah, simak berikut ini.

Baca Juga:

Ingin Memulai Bisnis Rumah Kontrakan? Pertimbangkan 3 Hal Ini!

5 Hal Penting yang Wajib Tertera Pada Perjanjian Sewa Menyewa Rumah

Melansir dari Lamudi.co.id, berikut beberapa aspek penting yang tidak boleh tertinggalkan pada perjanjian sewa menyewa rumah:

1. Identitas Pihak Pertama dan Kedua

Identitas lengkap termasuk nama lengkap, umur, pekerjaan, hingga nomor KTP oleh kedua belah pihak.

Pihak pertama adalah orang yang memiliki rumah kontrakan sewa dan pihak kedua merupakan calon penyewa rumah kontrak tersebut.

2. Masa Berlaku dan Harga

Pastikan tanggal dimulainya dan berakhirnya kontrak rumah tertera dalam kontrak surat perjanjian tersebut.

Selain itu alamat rumah hingga kesepakatan harga sewa rumah per tahun / bulan juga tercantum, termasuk jika diberlakukan uang muka dan cicilan kontrakan tiap bulannya.

Pastikan hal-hal lain seperti kesepakatan dalam pembayaran listrik, tagihan telepon, air hingga TV satelit (kalau ada) benar-benar tercantum di dalamnya.

3. Perawatan dan Lingkungan

Pemeliharaan kebersihan rumah kontrakan hingga menjaga kekerabatan dengan tetangga pun menjadi hal penting yang harus disertakan dalam kontrak surat perjanjian berikut ini.

tata cara mengontrakkan rumah

Hal ini untuk memastikan bahwa kondisi rumah sewa harus terjaga dengan baik dan fungsinya memang benar-bernar digunakan untuk tempat tinggal semata.

4. Hadirkan Saksi

Untuk memastikan bahwa proses sewa-menyewa rumah tersebut berlaku dengan jelas, kamu perlu menyertakan…

…minimal 2 saksi seperti, ketua RT di mana rumah kontrakan tersebut berada dan salah satu tetangga di lingkungan tersebut.

5. Tanda Tangan, Materai, dan Lampiran

Setelah semua hal tersebut tercantum, pastikan surat perjanjian kontrak rumah dibuat 2 lampir untuk dipegang oleh kedua belah pihak.

Serta tempel materai dan tanda tangani untuk mengesahkannya.

Baca Juga:

Sewa Rumah: Hak dan Kewajiban yang Harus Anda Lakukan

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu, ya!

Temukan hunian impian yang kamu cari hanya di 99.co/id.

Kunjungi pula Blog 99.co Indonesia untuk lebih tahu informasi-informasi seputar properti.

You Might Also Like