Berita Ragam

Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya. Lengkap dengan Niat dan Artinya!

2 menit

Hari Raya Idul Adha akan segera tiba. Saatnya kita mempersiapkan diri untuk mengingat tata cara sholat Idul Adha.

Pemerintah sudah mengesahkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Pada hari itu, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat Idul Adha secara berjamaah.

Ya, pada Hari Raya Iduladha, umat Islam disunahkan melaksanakan sholat Idul Adha dan melaksanakan ibadah lain, seperti menyembelih hewan kurban.

Nah, buat Sahabat 99 yang ingin mengingat tata cara sholat Idul Adha, yuk lihat informasinya pada uraian di bawah ini.

Pelaksanaan Iduladha 2022

Perlu diketahui, pelaksanaan Iduladha biasanya dilaksanakan pada 70 hari setelah perayaan Lebaran atau Idulfitri.

Maka, perayaan Iduladha tahun ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Juli 2022.

Sholat Idul Adha sendiri memiliki 2 rakaat yang dilakukan pagi hari.

Seperti salat sunah lainnya, melaksanakan sholat Idul Adha akan menambah pahala yang berlipat-lipat.

Sebagimana ini juga telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS dan juga Nabi Ismail AS ketika merayakan Hari Raya Haji.

Menurut kepercayaan Islam, perayaan ini diawali ketika Nabi Ibrahim diberikan perintah untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail.

Jadi, pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya, umat Muslim merayakannya dengan penyembelihan hewan kurban.

Niat Sholat Idul Adha

Adapun, bacaan niat salat Idul Adha adalah sebagai berikut.

Niat Makmum:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat salat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah ta’ala.”

Niat Imam:

Sementara untuk niat dan bacaan salat Iduladha bagi imam adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati imaman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat salat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya

berdoa

Melansir dari orami.com, berikut ini adalah tata cara pelaksanaan salat Idul Adha yang bisa kamu ketahui.

1. Tidak Ada Sholat Qobliyah dan Ba’diyah

Tata cara sholat Idul Adha yang pertama adalah tidak didahului dengan salat sunah qobliyah.

Hal ini sebagaimana keterangan hadis dari Ibnu Abbas RA:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- خَرَجَ يَوْمَ أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَمْ يُصَلِّ قَبْلَهَا وَلاَ بَعْدَهَا

Artinya: “Rasulullah SAW keluar pada hari Iduladha atau Idulfitri, lalu beliau mengerjakan salat Id dua rakaat, namun beliau tidak mengerjakan salat qobliyah maupun ba’diyah,” (HR Bukhari dan Muslim).

2. Tidak Ada Adzan dan Tidak Ada Iqomah

Salat Iduladha juga tidak didahului dengan azan, tidak pula dengan iqomah seperti pada salat wajib.




Hal ini sesuai dengan keterangan dari hadis dari Jabir bin Samurah RA:

صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْعِيدَيْنِ غَيْرَ مَرَّةٍ وَلاَ مَرَّتَيْنِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلاَ إِقَامَةٍ

Artinya: “Aku beberapa kali melaksanakan salat Id bersama Rasulullah SAW, bukan hanya sekali atau dua kali, ketika itu tidak ada azan maupun iqomah,” (HR Bukhari dan Muslim).

3. Rukun Salat Iduladha

Mengutip dari Bersama Dakwah, berikut tata cara sholat Idul Adha sesuai rukunnya, yakni sebagai berikut:

  • Niat salat (imam dan makmum).
  • Takbiratul ihram.
  • Takbir lagi (takbir zawa-id) sebanyak 7 kali. Di antara takbir disunahkan membaca zikir memuji Allah Swt.
  • Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan surat lainnya.
  • Rukuk secara tuma’ninah.
  • Iktidal secara tuma’ninah.
  • Sujud secara tuma’ninah.
  • Duduk di antara dua sujud secara tuma’ninah.
  • Sujud kedua secara tuma’ninah.
  • Bangkit dari sujud dan bertakbir.
  • Takbir zawa-id sebanyak 5 kali. Di antara takbir disunahkan membaca zikir memuji Allah.
  • Rukuk secara tuma’ninah.
  • Iktidal secara tuma’ninah.
  • Sujud secara tuma’ninah.
  • Duduk di antara dua sujud secara tuma’ninah.
  • Sujud kedua secara tuma’ninah.
  • Duduk tasyahud secara tuma’ninah.
  • Salam.
  • Tertib melakukan rukun secara berurutan.

Setelah selesai melakukan seluruh tata cara salat, biasanya akan ada khotbah dan membahas tentang hukum-hukum kurban dan Iduladha.

4. Membaca Zikir

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pembeda salat Iduladha dengan Idulfitri adalah menggunakan niat dan takbir zawa-id.

Di antara setiap takbir zawa-id, dianjurkan membaca zikir dengan memuji Allah Swt.

Di antaranya dengan bacaan:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar

Artinya: “Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar.”

***

Semoga artikel ini memberikan menginformasi ya Sahabat 99 butuhkan!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting lewat Berita 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan seperti di Singhamerta City?

Temukan beragam pilihan rumah hanya di situs properti 99.co dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu.




Gadis Saktika

Penulis konten di 99.co Indonesia yang senang menyelami topik politik, properti, dan KPOP.

Related Posts