Berita Berita Properti

Pahami Tata Guna Lahan Sebelum Membeli Tanah untuk Hunian | Hati-Hati Terkena Penggusuran!

Advertisement
3 menit

Tata guna lahan merupakan hal penting yang perlu kamu ketahui informasinya ketika akan membeli sebuah rumah.

Seperti diketahui, tanah dan bangunan merupakan objek yang erat kaitannya dengan persyaratan administrasi. 

Baik itu dalam bentuk sertifikat tanah, SHM, SHGB, dan sebagainya.

Terlepas dari hal itu, pada dasarnya tanah pada setiap wilayah memiliki peruntukannya sendiri sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Jika ada pelanggaran terkait peruntukan tanah, maka pemerintah berhak memberikan sanksi dan bisa berakhir pada penggusuran.

Tentu kamu tidak ingin hal seperti terjadi, bukan?

Yuk, pahami dulu apa itu tata guna lahan sebelum membeli tanah atau rumah!

Apa Itu Tata Guna Lahan?

Tata guna lahan merupakan sebuah perencanaan dalam penggunaan dan pemanfaatan lahan pada sebuah daerah agar memiliki fungsinya masing-masing.

Setiap tanah pada sebuah kota memiliki peruntukan dan fungsinya masing-masing sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Sederhananya, tidak ada lahan kosong yang tidak memiliki fungsi, sebab lahan yang tersedia sudah dipersiapkan sebelumnya untuk di kemudian hari dikembangkan sesuai dengan peruntukannya.

Contohnya, sebuah kota pasti memiliki peruntukan lahan yang berbeda untuk membangun infrastruktur, gedung-gedung, hingga fasilitas umum.

Tujuan Tata Guna Lahan

tata guna lahan

sumber: cnnindonesia.com

Perencanaan tata guna lahan pada sebuah kota memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Untuk memberikan perlindungan dan menjaga kualitas sebuah lingkungan
  • Untuk menyiapkan sistem transportasi yang baik dan saling berintegrasi
  • Menyediakan sebuah tempat untuk melangsungkan berbagai kegiatan publik

Dengan adanya perencanaan peruntukan lahan yang baik, lingkungan pada sebuah kota akan menjadi lebih aman dan terarah pembangunannya.

Jadi, masing-masing fungsi lahan yang tersedia sudah ditetapkan sebelumnya untuk menghindari penyelewengan fungsi, misalnya menggunakan lahan tanpa izin.

Jenis-Jenis Peruntukan Lahan

Setiap kota atau daerah memiliki tiga jenis peruntukan lahan, meski pada dasarnya tidak ada daerah yang memiliki fungsi lahan sama karena dipengaruhi oleh faktor geografis.

Secara garis besar, berikut jenis-jenis peruntukan lahan yang umum diketahui:

  • Lahan Komersial

Lahan komersial merupakan jenis lahan yang diperuntukan untuk kegiatan perdagangan atau perusahaan.

  • Lahan Industri

Lahan industri, sesuai dengan namanya, merupakan jenis lahan yang diperuntukkan untuk melangsungkan kegiatan industri.

Tidak semua daerah mengizinkan untuk membangun sebuah industri, karena daerah industri harus dibangun jauh dari perumahan untuk menghindari pencemaran.

  • Lahan Publik

Lahan publik merupakan jenis lahan yang diperuntukkan untuk membangun fasilitas publik, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan sebagainya.

Selain ketiga fungsi yang telah disebutkan di atas, komponen penggunaan lahan juga terdiri dari penggunaan permukiman, jalan, dan tanah kosong.

Manfaat Peruntukan Lahan

penggunaan lahan sawah

sumber: kompasiana.com

Melalui perencanaan peruntukan lahan yang dilaksanakan dengan tepat, maka lingkungan tersebut akan mendapatkan dampak yang baik.

Berikut adalah manfaat dari adanya perencanaan peruntukan lahan:

  • Perencanaan peruntukan lahan bisa membawa berbagai dampak positif terhadap perkembangan ekonomi
  • Mewujudkan pemerataan fungsi lahan serta menjaga sumber daya alam agar tidak rusak dan tercemar
  • Menciptakan permukiman atau lahan hunian yang tertata dengan baik sekaligus mengurangi tingkat kemacetan pada daerah tersebut

Waspadai Penyimpanganya!

Ketika kamu membeli sebuah rumah, pastikan kamu mengetahui bahwa pihak pengembang tidak melakukan penyimpangan penggunaan lahan.

Sebab jika pengembang melakukan penyimpangan penggunaan lahan, tidak menutup kemungkinan rumahmu akan terkena penggusuran karena dibangun di lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak pengembang nakal yang membangun rumah, kompleks hunian, atau apartemen di jalur hijau.

Apabila pelanggaran peruntukan lahan tersebut terjadi, maka secara otomatis bangunan yang melanggar akan dirobohkan oleh pemerintah.

Sebagai pembeli, kamu harus mengetahui data peruntukan tanah dari lahan yang akan kamu beli.

Sanksi dan Pelanggaran

penggusuran tanah

sumber: nu.or.id

Mungkin kamu sering menjumpai kasus penggusuran pada suatu wilayah melalui media.

Alasan utama terjadinya penggusuran ini adalah karena adanya pelanggaran peruntukan lahan, misalnya membangun rumah pada wilayah yang semestinya tidak diperuntukkan untuk permukiman.

Penggusuran yang paling sering terjadi adalah pada bantaran sungai, di mana bantaran sungai seharusnya diperuntukkan untuk inspeksi dan persiapan pelebaran ‒ bukan untuk permukiman.

Berikut tahapan sanksi yang akan diterima jika melanggar tata guna lahan:

  • Tahap pertama akan diberikan peringatan tertulis bahwa wilayah tersebut melanggar peruntukkan lahan diminta untuk segera pindah
  • Tahap kedua akan ada penertiban wilayah dari pemerintah
  • Kalau masih bandel, pemerintah memiliki hak untuk menutup wilayah tersebut dan mencabut berbagai bentuk izin yang ada pada wilayah tersebut
  • Setelah itu pemerintah akan melakukan penggusuran secara paksa agar fungsi dari tata guna lahan dapat kembali seperti semula
  • Kemudian pemerintah akan memberikan denda administratif apabila ada pelanggar yang kembali dan melakukan pelanggaran lagi di kemudian hari

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di Pakubuwono Spring?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts