Berita

Tradisi Tato Tradisional Indonesia Paling Sangar. Bikin Ngeri!

18 September 2019
tato asli indonesia
2 menit

Dari berbagai macam suku bertato di dunia, ternyata tato tradisional Indonesia adalah tradisi yang paling menyeramkan. Bagaimana prosesnya?

Di Indonesia sendiri, tato masih dianggap sebagai hal yang tabu.

Jangankan orang-orang yang dibalut tinta sekujur tubuhnya, segelintir orang dengan tato kecil pun terkadang dilihat buruk oleh masyarakat.

Mereka digunjing dan diklaim sebagai budak hasil era globalisasi.

Akan tetapi, tahukah kamu bahwa tato ternyata sudah ada dari zaman dahulu?

Bahkan melekat sebagai tradisi tradisional Indonesia?

Ya.

Tradisi yang prosesnya bikin ngilu tersebut dipraktekan oleh satu suku tertua di bawah ini.

Saking mengerikannya, mereka dicap sebagai suku dengan tato tradisional Indonesia paling sangar!

Suku dengan Tato Tradisional Indonesia: Tradisi Menyeramkan yang Hukumnya Wajib

Dari sejumlah suku di Indonesia, ada beberapa yang melibatkan aktivitas tato di dalam tradisi mereka.

Berikut adalah daftar sukunya.

Seni mentato disebut sebagai rajah tubuh dan Suku Dayak merupakan salah satu suku di Indonesia yang mempraktekan tradisi tersebut.

tato asli indonesia

Foto: cloudfront.net

Suku Dayak yang mempraktekan seni rajah tubuh adalah Dayak Daratan, Dayak Kaya, Dayak Kenyah, Dayak Iban, dan Dayak Tunjung.

Baca Juga:

5 Tradisi Adu Kejantanan Laki-laki yang Menyakitkan dan Ekstrem

Bagi suku-suku di atas, tato merupakan sebuah ritual atau tradisi yang berkaitan langsung dengan kepercayaan mereka secara spiritual…

…serta sebagai identitas diri / kelompok dan petunjuk status sosial.

Selain itu, tato tradisional Indonesia Suku Dayak juga dipakai sebagai penangkal ilmu hitam, dan beberapa dikhususkan sebagai penghargaan.

Tato akan diberikan pada pejuang suku yang berjasa ketika perang, yang pernah menolong, atau berjasa dalam bidang kesehatan.

Proses Pembuatan Tato yang Menyakitkan

Tato Suku Dayak biasanya bermotif alam atau segala yang bersangkutan dengannya seperti burung, pepohonan, bunga, dan lainnya.

Proses pembuatannya cukup menyakitkan.

Beberapa dari kaum dayak sudah ada yang menggunakan peralatan modern, namun kebanyakan masih berkiblat pada tradisi yang ditinggalkan para leluhur.

Alat-alat yang digunakan adalah tajai atau samak yang berbentuk huruf L, duri dari pohon jeruk atau tangkai bunga, sebuah pemukul dari kayu….

…pewarna alami (tinta jelaga), sale damar, dan arang.

Duri akan dihapit oleh ujung tanjai dan ditusukkan ke area badan yang akan di tato dengan cara dipukul menggunakan kayu sampai berdarah dan membentuk motif yang diinginkan.

tato asli indonesia

sumber: centerblog.net

Setelah selesai, luka akan dibalur dengan sale damar, tembaga, atau bahkan emas sekali pun.

Proses pembuatannya juga tidak sebentar, yaitu selama 2 tahun karena prosesnya yang sangat menyakitkan.

Ingat, lho, ini semua dilakukan dengan minimnya obat bius.

Baca Juga:

7 Tradisi Menyakitkan Bagi Perempuan di Berbagai Negara

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Nantikan info menarik lainnya seputar properti di Blog 99.co Indonesia!

Tak lupa, pastikan agar memenuhi segala kebutuhan propertimu lewat 99.co/id.

You Might Also Like