Berita

Tax Amnesty Merugikan Rakyat Menengah Ke Bawah! Kok Bisa?

< 1 menit

Anda tentu masih ingat ‘kan bahasan kita sebelumnya mengenai tax amnesty atau pengampunan pajak? Nah, ternyata tax amnesty ini merugikan kalangan menengah ke bawah. Kok bisa? Untuk lebih jelasnya, yuk baca artikel ini sampai selesai!

Melalui tax amnesty, pemerintah memiliki tujuan jangka panjang akan membuat Indonesia menjadi sebuah bangsa yang mandiri. Tax amnesty pun tentunya memberikan keuntungan kepada negara berupa masuknya devisa negara yang berasal dari para pembayar pajak. Tak hanya itu, diprediksi juga akan adanya peningkatan pembelian properti.

Dampak Tax Amnesty

Semakin banyaknya pembelian properti tentunya akan membuat permintaan semakin banyak. Permintaan yang banyak dengan diimbangi stok yang terbatas tentunya membuat harga properti meningkat tajam. Bahkan, pembelian properti pun diperkirakan banyak yang menggunakan sistem cash.

Harga yang terus naik membuat masyarakat tingkat menengah ke bawah tidak bisa memiliki properti. Subsektor tanah yang diperuntukan bagi kalangan menengah ke bawah akan sulit didapatkan. Hal ini tentunya akan berdampak pada sulitnya realisasi dari program sejuta rumah.

Sebenarnya, kenaikan harga tanah dapat dikontrol oleh pemerintah. Salah satu caranya, yaitu melalui bank tanah. Seperti yang telah kita bahas pada artikel sebelumnya, bank tanah merupakan salah satu strategi untuk melestarikan ruang terbuka dan menstabilkan nilai tanah. Sayangnya, program “bank tanah” di Indonesia belum tersentuh lagi sampai saat ini.

Kalau sudah begini, bagaimana nasib kalangan menengah ke bawah? Akankah mereka bisa memiliki rumah di kemudian hari? Sampai sekarang belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai solusi dari masalah yang satu ini.

Tax Amnesty Dinilai Tidak Adil

Adanya tax amnesty pun menarik perhatian dari pihak Indonesia Property Watch (IPW). Bahkan, IPW memprediksi bahwa dana yang akan kembali melalui tax amnesty dapat mencapai Rp1.000 triliun. Dana tersebut diperkirakan akan masuk melalui bank atau pembelian properti secara langsung.

Pihak lain pun banyak yang menilai bahwa tax amnesty sangat tidak adil bagi rakyat kecil. Mereka menilai bahwa tax amnesty malah memberikan keuntungan yang sangat besar bagi kalangan menengah ke atas. Buktinya saja, semua sanksi pajak dihapuskan hanya dengan membayar uang tebusan.

Penilaian tersebut timbul berdasarkan masih adanya fenomena rakyat miskin yang digusur. Namun di sisi lain, pemerintah malah membuat UU yang sangat meringankan kalangan atas. Hal inilah yang banyak ditanyakan oleh berbagai pihak.

Wah, lalu apa yang harus dilakukan oleh rakyat menengah ke bawah? Semoga pemerintah Indonesia bisa bersikap adil dan segera menyiapkan solusinya, ya.

Oh ya, sebaiknya sebarkan artikel ini melalui media sosial Anda agar menginformasi yang lain!

Pamella Fricylia

Salah seorang Writer di UrbanIndo.com. Pada akhirnya lebih memilih menjadi penulis daripada jurnalis. Selalu yakin bahwa aksara dan logika dapat membentuk rangkaian kata penuh makna. Berikan komentar dan mari berdiskusi!
Follow Me:

Related Posts