Berita Berita Properti

9 Teknologi Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Nilai Jual Rumah. Canggih & Keren!

3 menit

Salah satu cara untuk meningkatkan nilai jual rumah adalah dengan mengaplikasikan teknologi ramah lingkungan di hunian. Cari tahu teknologi apa saja yang dapat kamu gunakan di rumah di sini!

Teknologi ramah lingkungan atau teknologi hijau terbukti mampu menyediakan gaya hidup yang lebih sehat bagi para penghuni rumah.

Menggunakan teknologi ini ternyata dapat menjaga bumi agar tetap hijau dan mengurangi efek rumah kaca.

Selain itu, mengaplikasikan beberapa teknologi hijau di rumah juga dapat membuat nilai jual rumah menjadi semakin tinggi.

Penasaran apa saja teknologi hijau yang dapat meningkatkan nilai jual rumah?

Yuk, simak beberapa teknologi tersebut di bawah ini!

Teknologi Ramah Lingkungan Canggih untuk Rumah

1. Tidak Perlu AC

Untuk membuat bumi tetap hijau, kamu dapat mencopot semua pemasangan AC di rumah yang akan dijual.

Sebagai gantinya, buat ventilasi udara yang baik agar udara dan sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah dengan mudah.

Jika rumah masih terasa panas, sediakan kipas angin yang membutuhkan daya listrik yang lebih sedikit dan lebih murah dibandingkan AC.

2. Teknologi Ramah Lingkungan Tong untuk Air Hujan

Simpan beberapa tong plastik besar di belakang rumah yang akan dijual.

Gunanya tong ini adalah untuk menampung air hujan yang dapat airnya dapat digunakan untuk menyiram tanaman, mencuci mobil, dan lain sebagainya.

Jangan lupa untuk menutup tong dengan rapat agar nyamuk atau serangga lainnya tidak bersarang di tempat tersebut.

Baca Juga:

7 Tips Jual Rumah agar Nilainya Tinggi | Rumah Cepat Laku dan Untung Besar!

3. Teknologi Ramah Lingkungan Lampu Hemat Energi

rumah minimalis abu-abu lampu menyala

Untuk membuat rumah yang lebih ramah lingkungan, kamu dapat mengganti semua lampu di rumah dengan lampu LED.

Selain harganya yang murah, lampu LED juga lebih tahan lama dan konsumsi listrik yang dibutuhkannya sangat kecil.

Hal tersebut membuat pengeluaran untuk bayar listrik dan pengeluaran untuk membeli lampu jadi semakin hemat.

4. Cat Ramah Lingkungan

Cat yang ramah lingkungan terbebas dari bahan kimia yang dapat membahayakan para penghuni rumah.

Hal tersebut karena cat tersebut tidak mengandung timah dan merkuri.

Kndungan VOC atau Volatile Organic Compound pun jauh lebih sedikit dibandingkan dengan cat biasa.

5. Lubang Biopori

Lubang biopori berfungsi untuk mengatasi genangan air di tanah dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.

Air yang tersimpan dapan menjaga kelembapan tanah bahkan di musim kemarau dan mampu mencegah banjir.

6. Teknologi Ramah Lingkungan Panel Surya

panel surya atap rumah

Panel surya adalah suatu komponen yang dapat digunakan untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik menggunakan prinsip efek photovoltaic.

Pemakaian panel surya sudah semakin meluas ke seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Keberadaan panel surya mampu untuk menghemat energi, lo!

Sekali memasang panel kamu akan mendapatkan sumber daya energi dalam jangka panjang tanpa menghasilkan limbah dan polusi.

7. Kulkas Tanpa Listrik

Kulkas tanpa listrik adalah salah satu penemuan yang ditemukan oleh anak bangsa pada tahun 2015.

Penemu teknologi ini adalah Arya dan Sanika, anak kelas 6 SD Al Azhar Semarang.

Bahan yang mereka gunakan adalah stereofoam, air dingin, dan pasir yang diutak-atik hingga dapat menjaga sayur tetap segar selama 1 minggu.

Inovasi ini juga diakui oleh dunia dan berhasil memenangkan medali perunggu di Universitas KAIST Korea Selatan.

8. Kincir Angin

Selain panel surya, kamu juga dapat mendapatkan listrik dari teknologi kincir angin.

Listrik yang dihasilkan oleh angin tidak menghasilkan emisi sama sekali dan berbeda dari emisi yang didapatkan dari bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan hujan asam.

Namun, teknologi ini hanya dapat diterapkan di daerah tertentu.

Biaya perawatannya puun cukup tinggi sehingga hanya sebagian orang saja yang dapat mengaplikasikan teknologi ini di rumah.

Baca Juga:

Ramah Lingkungan, 7 Alat Makan Ini Bantu Kurangi Plastik!

9. Lantai Penghasil Listrik

pemanas lantai

Pada tahun 2008, Jepang telah mengembangkan sebuah teknologi berupa lantai yang mampu menghasilkan listrik.

Lantai tersebut terbuat dari lempengan keramik yang mampu mengubah tekanan menjadi tegangan listrik.

Semakin banyak orang yang berlalu-lalang di atasnya, semakin besar energi listrik yang dapat dihasilkan.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya, Sahabat 99.

Pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Cari properti idamanmu hanya di 99.co/id.

Kamu akan menemukan beragam pilihan menarik, seperti proyek Grand Cinunuk Bandunglo!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts