Gaya Hidup Kesehatan

Mengenal Impostor Syndrome dan 5 Jenisnya dalam Kehidupan. Apa Kamu Salah Satunya?

3 menit

Gim “Amoung Us” membuat istilah impostor jadi ramai diperbincangkan. Namun, tahu enggak sih kalau ternyata di dunia nyata terdapat penyakit mental bernama impostor syndrome?

Kata “impostor” dalam gim tersebut digunakan untuk seorang pemain yang berperan sebagai penyelundup dan pembunuh pemain lainnya.

Lantas, sebenarnya apa sih arti impostor itu sendiri?

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Impostor Syndrome?

Menurut kamus Merriam-Webster, impostor adalah seseorang yang memiliki identitas atau gelar palsu dengan tujuan menipu.

Sementara impostor phenomenon atau dikenal juga dengan sebutan impostor syndrome (sindrom penyemu) adalah kondisi di mana seseorang merasa tidak pantas meraih kesuksesan.

Orang-orang dengan sindrom ini merasa cemas dan khawatir kalau dirinya hanya seorang penipu yang tidak berhak mengakui segala prestasi serta keberhasilan.

Impostor syndrome pertama kali dikenal pada tahun 1970-an oleh psikolog Pauline Clance dan rekannya Suzzanne Imes.

Fenomena ini ditemukan pada beberapa orang ambisius, terutama pada orang yang cenderung tidak percaya pada kemampuan mereka sendiri.

Imposter syndrome bisa dikatakan sebagai bentuk dari keraguan terhadap kemampuan diri sendiri.

Valerie Young, seorang peneliti dan penulis buku The Secret Thoughts of Successful Women: Why Capable People Suffer From the Imposter Syndrome and How to Thrive in Spite of It telah melakukan penelitian pada orang-orang sukses.

Setelah melakukan penelitian selama beberapa dekade, ia berhasil mengidentifikasi beberapa tipe impostor syndrome.

Berikut ini adalah lima jenis atau tipe dari impostor syndrome.

5 Jenis Impostor Syndrome

1. The Perfectionist

the perfectionist

Sesuai namanya, orang-orang yang masuk kategori ini adalah mereka yang ingin segala sesuatu diselesaikan dengan benar dan sempurna.

The perfectionist adalah orang yang selalu menetapkan target terlampau tinggi untuk dirinya.

Saat gagal meraihnya, mereka akan sangat meragukan dan khawatir dengan dirinya sendiri.

2. The Superhero

the superhero

The superhero adalah tipe orang yang meyakini kalau mereka mampu melakukan banyak hal.

Hal ini disebabkan mereka terlalu mendorong dirinya terlalu keras dan memaksakan dirinya untuk selalu menjadi “superhero” alias bekerja lebih keras daripada orang-orang di sekitarnya.

3. The Expert

impostor syndrome

Si ahlinya alias the expert adalah tipe impostor yang selalu mengukur kompetensinya berdasarkan apa dan seberapa banyak hal yang mereka tahu dan mampu lakukan.

Mereka tidak akan puas, sehingga merasa haru mengetahui semua hal.

Orang-orang dengan tipe ini sangat takut terekspos sebagai orang tang tidak berpengalaman atau tidak memiliki pengetahuan.

4. The Natural Genius

impostor syndrome

The Natural Genius adalah orang-orang yang terampil menguasai kemampuan baru dengan mudah dan cepat.

Mereka kerap menilai kompetensi berdasarkan kecepatan dan minimnya usaha yang dilakukan.

Ketika orang dengan tipe ini membutuhkan waktu lama untuk menguasai suatu hal, mereka akan merasa malu dengan dirinya sendiri.

5. The Individualist

the individualist

Sesuai namanya, orang individualis dikenal sebagai orang dengan rasa individual yang tinggi.

Mereka lebih suka bekerja sendiri daripada kelompok.

Orang dengan tipe ini merasa tidak masalah untuk melakukan hal-hal seorang diri, ia bahkan kerap menolak bantuan untuk bisa membuktikan kemampuan diri.

Bagi mereka, meminta bantuan pada orang lain hanya akan menunjukkan kelemahan mereka.

Bagaimana Cara Mengatasi Impostor Syndrome?

Impostor syndrome merupakan masalah mental yang memerlukan perhatian dan harus segera ditangani.

Pasalnya, jika dibiarkan hal ini dapat membuat orang dengan sindrom ini merasa tertekan.

Adapun berikut adalah beberapa langkah yang bisa coba dilakukan:

  • Menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri
  • Mengakui pada diri sendiri kalau memang merasakan hal (kekurangan/kegagalan) tersebut
  • Menceritakannya pada orang yang kamu percaya
  • Memahami apa saja kekuatan kamu dan buatlah tujuan yang realistis
  • Bersikap baik pada diri sendiri dengan menerima kegagalan dan memaafkan diri sendiri

***

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian impian di Tangerang?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Scandinavia Tangcity.

Nita Hidayati

Gagal jadi penyiar, perempuan banting setir jadi penulis konten
Follow Me:

Related Posts