Berita Ragam

3 Tipe Masker SNI Menurut BSN dan Proses Sertifikasinya | Ini yang Sangat Dianjurkan!

Advertisement
2 menit

Badan Standardisasi Nasional (BSN) baru-baru ini mengeluarkan aturan terkait masker SNI. Berdasarkan aturan ini, masker terbagi menjadi tiga tipe sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Berikut informasi selengkapnya.

Informasi standarisasi masker kain ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Terutamanya, para pelaku UMKM khawatir produk mereka nantinya tidak bisa dijual ke pasaran.

Namun tak perlu khawatir, kabarnya, sertifikasi ini sifatnya sukarela, Sahabat 99.

Lebih jelasnya, berikut informasi lengkap terkait masker SNI.

Aturan Standarisasi untuk Masker Kain SNI

bisnis masker kain rumahan

Sumber: cen.acs.org

Aturan yang dikeluarkan BSN tertulis dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil-Masker dari kain.

Dengan landasan aturan berdasarkan pada Keputusan Kepala BSN Nomor 408/KEP/BSN/9/2020.

Penetapan ini dirasa perlu karena merupakan kebutuhan yang mendesak, demi mengurangi penyebaran virus Covid-19.

Meski begitu, sertifikasi SNI tidak bersifat wajib, melainkan masih sukarela.

“Saat ini sukarela, jadi ada pilihan mau sertifikasi atau tidak, misal di pasaran boleh menjual yang SNI atau tidak,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Standariasi BSN, Nasrudin Irawan dilansir dari prfmnews.pikiran-rakyat.com.

Pasalnya, kewenangan untuk mewajibkan ada pada Kementrian, bukan pada BSN.

Oleh sebab itu, masyarakat juga masih dibebaskan untuk memilih mana yang akan digunakan.

Jadi tak perlu khawatir, kamu masih bisa membuat masker kain kekinian sendiri.

3 Klasifikasi Masker SNI Menurut BSN

tipe masker sni menurut bsn

Sumber: thewhoot.com

1. Tipe A untuk Penggunaan Umum

Pertama, ada tipe A, yakni masker yang digunakan untuk keperluan umum.

Standarnya adalah:

  • Minimal dua lapis kain
  • Daya tembus udara di 15-65 cm3/cm2/detik
  • Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/Kg
  • Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik
  • Tahan luntur warna terhadap pencucian

2. Tipe B untuk Penggunaan Filtrasi Bakteri

Berikutnya, ada tipe B untuk filtrasi bakteri, dengan standar berikut:

  • Minimal dua lapis kain
  • Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/Kg
  • Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik
  • Tahan luntur warna terhadap pencucian
  • Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri lebih dari sama dengan 60 persen
  • Mengukur mutu masker tekanan diferensial dengan ambang batas kurang dari sama dengan 15

3. Tipe C untuk Penggunaan Filtrasi Partikel

Terakhir, ada masker SNI tipe C untuk filtrasi partikel, dengan standar:

  • Minimal dua lapis kain
  • Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/Kg
  • Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik
  • Tahan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan basa, serta saliva
  • Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri lebih dari sama dengan 60 persen
  • Mengukur mutu masker tekanan diferensial dengan ambang batas kurang dari sama dengan 21

Proses Sertifikasi dan Pengujian

Meski aturan standar masker kain sudah keluar, proses sertifikasi masih belum dimulai.

Menurut Nasrudin, saat ini masih dilakukan persiapan untuk menyiapkan lembaga sertifikasi dan laboratorium penguji.

Pasalnya, laboratorium yang digunakan harus memiliki akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional terlebih dahulu.

“Ini tidak terlalu sulit karena persyaratannya tidak tinggi, banyak laboratorium yang mampu menguji. Namun ruang lingkup akreditasi harus dipenuhi dulu,” ujar Nasrudin dilansir dari kompas.com.

Lebih lanjut, Nasrudin menjelaskan bahwa bahan yang disarankan untuk membuat masker kain adalah bahan tenun dan poliester.

Sebab keduanya memiliki ketebalan dan kerapatan yang baik.

Jangan lupa, agar kebersihannya terjaga, cuci masker kain setiap selesai digunakan.

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari properti untuk investasi masa depan?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan properti menarik seperti kawasan Precium Kebayoran Baru.

Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts