Rumah Tips & Trik

7 Teknik Negosiasi dengan Penjual Properti yang Benar | Ikuti agar Bisa Mendapatkan Harga Termurah!

Advertisement
3 menit

Setelah berminat untuk membeli rumah, hal selanjutnya yang akan kamu jalani adalah menegosiasi harga rumah. Agar bisa mendapatkan harga termurah, kamu bisa mengikuti teknik negosiasi dengan penjual yang satu ini!

Tingginya harga properti atau rumah di kota-kota besar membuat sebagian masyarakat melirik properti second atau rumah yang pernah ditempati orang lain.

Salah satu alasan properti second begitu banyak dicari adalah kamu bisa melakukan tawar-menawar dengan si penjual.

Ya, tawar-menawar tidak hanya dilakukan saat kamu membeli baju di pusat grosir, melainkan juga saat proses jual beli properti demi mendapatkan harga lebih rendah.

Aksi tawar-menawar sulit dilakukan jika kamu berencana membeli properti baru, karena pihak pengembang atau pemilik biasanya sudah mematok standar harga.

Namun, jika kamu mengikuti teknik negosiasi yang satu ini, kemungkinan kamu mendapatkan harga paling murah pasti menjadi lebih tinggi!

Teknik Negosiasi dengan Penjual Properti yang Benar

teknik negosiasi dengan penjual properti

1. Mengetahui Informasi Properti yang Akan Dibeli

Sebelum kamu mulai bernegosiasi dengan penjual properti, pertama-tama kamu harus mendapatkan sejumlah informasi berupa:

  1. Kondisi properti; cek kondisi properti yang akan Anda beli hingga detil. Jika ada yang perlu direnovasi, kamu bisa menjadikannya sebagai alasan agar penjual menurunkan harga.
  2. Berapa lama properti tersebut dipasarkan; cari tahu apakah properti idamanmu sudah cukup lama ditawarkan ke pasar properti. Informasi ini juga menjadi latar belakang Anda untuk melakukan penawaran harga. Jika properti sudah cukup lama ditawarkan ke publik, bisa jadi penjual ingin propertinya lebih cepat laku. Saat itulah kamu bisa melakukan negosiasi harga.
  3. Harga pasar; cek harga rumah atau unit apartemen serupa di wilayah yang sama. Kamu perlu mengetahui apakah properti lain di wilayah yang sama dengan kondisi serupa memiliki harga jual yang tidak jauh berbeda.

Informasi-informasi tersebut bisa membantu kamu mendapatkan gambaran tentang harga standar rumah atau unit apartemen idamanmu.

Jika sudah mantap memilih properti yang diinginkan, kamu bisa mulai melakukan proses bernegosiasi dengan penjual properti.

Agar proses negosiasi dapat berjalan lancar, jangan lupa untuk mengikuti cara bernegosiasi yang satu ini.

2, Mendengarkan dan Memahami Penjual atau Pemilik Properti

Pembeli dan penjual membutuhkan kepercayaan dari masing-masing pihak.

Sebagai pembeli, kamu bisa menciptakan hubungan baik dengan mendengarkan penjelasan pemilik properti mengenai rumah atau unit apartemennya.

Kamu juga bisa menanyakan alasan si pemilik menjual propertinya, apakah mereka sedang membutuhkan uang atau berniat pindah ke properti yang lebih besar dan sebagainya.

Ini informasi yang penting agar kamu dapat mengutarakan harga yang cocok.

Selain itu, dengan memahami alasan pemilik melakukan penjualan, kamu juga bisa terhindar dari penyesalan di masa mendatang jika ternyata properti tersebut mengalami kerusakan.

Mendengarkan dan memahami penjual properti adalah salah satu cara negosiasi yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa mendapatkan harga properti yang murah.

3. Lakukan Secara Efektif

negosiasi membeli rumah secara efektif

Agar proses bernegosiasi dengan penjual properti tidak berlangsung berkepanjangan, ada baiknya kamu melakukan penghitungan yang matang dan menentukan harga yang pas untuk properti tersebut.

Jadi, jika penjual mengajukan tawaran balik, kamu bisa langsung menentukan apakah harga baru yang diajukan susah sesuai atau belum.

Pastikan juga harga hasil penghitungan kamu memang sesuai dengan budget.

4. Berikan Tawaran Senilai 75% dari Harga Jual

Beranikan diri mengajukan tawaran hingga 60% atau 75% dari harga transaksi yang diinginkan.

Misalnya, jika kamu ingin membeli properti seharga Rp 900 juta, coba ajukan penawaran di kisaran sekitar Rp 700 juta, sehingga ada ‘ruang’ untuk bernegosiasi.

5. Tentukan Batas Maksimal Penawaran

Ketahui batas kemampuan kamu.

Pikirkan batas atas harga properti yang masih sanggup kamu penuhi.

Namun, jika penjual terlihat sulit menerima harga yang diajukan, sebaiknya hentikan proses bernegosiasi dengan penjual properti agar tidak membuang waktu.

6. Tetap Objektif

sukses membeli rumah

Cara bernegosiasi berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah tetap bersikap objektif.

Meskipun kamu sangat menyukai properti yang dijual, kamu harus tetap melihat rumah atau unit apartemen tersebut secara objektif.

Jika terlalu terbawa perasaan, atau menunjukkan betapa sukanya kamu terhadap apartemen, kamu akan kehilangan kendali atas proses bernegosiasi dengan penjual properti.

7. Minta Tenggang Waktu

Selain negosiasi harga, kamu pun bisa menawar batas waktu pembayaran untuk properti yang bersangkutan.

Setelah kamu dan penjual menyepakati harga, kamu bisa meminta tenggang waktu lebih lama.

Apalagi jika pembiayaan dibantu oleh pihak bank, karena umumnya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk pencairan dana.

Tips Membeli Rumah

Jika kamu masih merasa kebingungan ketika membeli rumah, kamu dapat membaca cara membeli properti atau tips membeli rumah yang satu ini:

  1. Tentukan tujuan membeli rumah;
  2. Perhatikan lokasi rumah;
  3. Periksa material bangunan;
  4. Konsultasi dengan agen properti;
  5. Siapkan dana untuk perabotan rumah;
  6. Perhatikan usia dan kondisi atap;
  7. Cek pondasi rumah;
  8. Pastikan rumah bebas dari hama.

Jika kamu mengikuti tips membeli rumah tersebut, dijamin rumah yang kamu beli akan memuaskan dan tidak salah pilih.

***

Itulah beberapa teknik negosiasi dengan penjual properti yang bisa kamu ikuti.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu.

Kamu sedang mencari rumah di Bekasi?

Bisa jadi Transpark Juanda adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts