Berita Ragam

6 Tips Budidaya Kutu Air untuk Pakan Ikan Hias | Peluang Bisnis yang Mudah dan Murah!

3 menit

Selama ini kita selalu menganggap remeh kutu air sebagai hewan yang harus disingkirkan. Namun, ternyata budidaya kutu air dapat menjadi peluang bisnis menjanjikan, lo. Ini buktinya!

Kutu air bukan hanya sekadar hewan tak berguna yang harus kita singkirkan.

Ternyata hewan yang berukuran sangat kecil ini dapat menjadi pakan ikan hias, semisal ikan cupang atau ikan guppy.

Mengingat banyaknya peminat ikan hias di Indonesia, tentu menjual kutu air dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.

Dua jenis kutu air yang paling mudah ditemui adalah daphnia dan moina.

Kamu penasaran bagaimana cara membudidaykan kutu air?

Nah, kali ini 99.co Indonesia akan membagikan sejumlah tips budidaya kutu air untuk kamu.

Tips Budidaya Kutu Air

1. Mencari Bibit untuk Budidaya Kutu Air

daphnia pakan ikan

Sumber: freepik.com

Untuk mendapat bibit kutu air, kamu bisa mencari sendiri, membelinya di e-commerce, atau membuat sendiri.

Biasanya bibit kutu air dapat kamu jumpai di selokan atau genangan air.

Jika ingin membuatnya, kamu perlu menyiapkan sayuran busuk, air susu atau teh, dan ampas kedelai.

2. Siapkan Wadah

Untuk wadah, siapkanlah bak yang terbuat dari beton.

Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan kulkas berukuran kecil yang sudah tidak terpakai.

Sebelum diisi air, taburilah wadah tersebut menggunakan kapur untuk menetralkan tingkat keasaman.

Selain itu, dalam memelihara kutu air, kamu tidak memerlukan banyak air karena kutu air tidak membutuhkan kolam yang dalam untuk hidup.

Baca Juga:

7 Langkah Budidaya Pisang Cavendish yang Baik dan Mudah | Bisa Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan!

3. Membuat Bibit Budidaya Kutu Air

membuat bibit budidaya kutu air

sumber; trobosaqua.com

Kamu bisa menggunakan beberapa bahan untuk membuat bibit budidaya kutu air, semisal kotoran ayam, sayuran busuk, dan air got.

Kali ini 99.co Indonesia akan membagikan contoh cara membuat bibit kutu air menggunakan sayuran kol busuk:

  • Cucilah kol yang telah busuk.
  • Masukkan kol ke dalam wadah yang sudah diisi air.
  • Diamkan selama 1 minggu.
  • Seiring waktu, kotoran dari sayur kol tersebut turun ke dasar kolam.
  • Saat kotoran turun ke dasar air, muncullah bibit kutu yang akan menjadi pakan ikan hias.
  • Hindarilah wadah tersebut dari sinar matahari secara langsung.

4. Perhatikan Air

Untuk mengembangbiakkan kutu air, kamu juga perlu memperhatikan air yang digunakan.

Air yang baik untuk budidaya kutu air adalah air tua.

Untuk mendapatkannya, tuangkanlah air ke dalam wadah yang kamu siapkan.

Seiring waktu, kotoran yang ada pada permukaan air akan turun ke dasar wadah.

Jika warna air sudah menjadi cokelat kehijauan, berarti plankton dan tumbuhan renik tumbuh dalam wadah kutu air tersebut.

Saat itu terjadi, segera ganti air dalam wadah dengan air bersih.

5. Pemberian Pupuk

Penebaran pupuk kandang berfungsi sebagai pakan kutu air.

Untuk memberi makan kutu air dalam wadah seluas 1 m2, masukkanlah sekira 2 kg pupuk kandang ke dalam wadah.

Kemudian biarkanlah selama 3 sampai 5 hari.

6. Memanen Kutu Air

budidaya kutu air

sumber: paktanidigital.com

Kamu bisa memanen kutu air hanya dalam waktu 7 smapai 11 hari.

Ketika waktunya tiba, ambillah kutu air menggunakan jaring halus.

Setelah itu cucilah terlebih dulu kutu air dengan air bersih.

Kemudian, barulah kutu air dapat diberikan sebagai pakan ikan hias ikan cupang atau ikan guppy.

Melihat mudahnya budidaya kutu air, tentu hal ini dapat menjadi peluang bisnis rumahan dengan modal rendah.

Baca Juga:

5 Cara Budidaya Ikan di Saluran Air Rumah. Hasilnya Sangat Menguntungkan!

Itulah 6 tips budidaya kutu air yang bisa kamu coba di rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari peluang bisnis dengan modal rendah.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bogor dan sekitarnya?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts