Rumah, Tips & Trik

Jangan Salah Pilih! Ini 7 Tips Cermat Menentukan Kontraktor Jasa Renovasi Rumah

27 Januari 2020
jasa renovasi rumah
2 menit

Saat ingin merenov rumah, tentu ada rasa takut bila salah memilih penyedia jasa renovasi rumah. Siapa yang harus Anda pilih? Borongan atau kontraktor? Bila Anda ingin meminimalisir resiko, maka baiknya pilih kontraktor. Tapi jangan asal memilih kontraktor loh!

Kontraktor memiliki wawasan dan pengalaman di bidang konstruksi bangunan.

Namun memilih kontraktor penyedia jasa renovasi rumah yang tepat, sebenarnya susah-susah gampang.

Ada banyak hal yang harus Anda pertimbangkan saat memilih.

Ingat, kontraktor tidak hanya menentukan biaya pembangunan…

Tapi juga hasil akhir dari pengerjaan renovasi.

Agar tidak salah pilih, ikuti tips-tips berikut ini!

7 Memilih Kontraktor Jasa Renovasi Rumah

1. Tentukan Kontraktor Dulu, Baru Konsep

Bila mengejar efisiensi waktu, baiknya Anda pilih kontraktor dulu, baru mengonsep tahapan renovasi.

Biasanya kontraktor sudah memiliki tim sendiri yang terdiri dari tukang, arsitek desainer interior, dan lainnya.

Bila memilih kontraktor duluan, Anda bisa mengonsep segalanya bersama dari awal.

Resiko tenggat waktu molor akan lebih rendah karena waktu tidak terbuang untuk revisi.

2. Pastikan Kontraktor Berbadan Hukum

Jangan pandang remeh status legalitas kontraktor.

Hal ini penting untuk dimiliki, karena menjadi jaminan reputasinya.

Kontraktor berbadan hukum juga lebih mudah dilacak jejak kerjanya…

Karena mereka memiliki izin operasi resmi, kantor yang jelas, dan jejak digital yang baik.

Baca Juga:

Jangan Salah Memilih Jasa Renovasi Rumah, Ini 6 Tipsnya!

3. Rekomendasi

Perhitungkan seberapa sering orang merekomendasikan mereka.

Kontraktor yang hasil kerjanya memuaskan tentu memiliki klien loyal.

jasa renovasi rumah

Yang tidak segan memberi pujian atas pekerjaan mereka.

Himpun informasi sebanyak-banyaknya baik secara langsung maupun melalui jejak digital.

4. Cek Hasil Kerja Sebelumnya

Biasanya jasa kontraktor memiliki portofolio proyek yang pernah ditangani.

Nah, coba minta mereka untuk menunjukkan portofolio ini.

Perhatikan bagaimana kualitas dari hasil kerjanya, dan jangan ragu untuk bertanya langsung pada klien sebelumnya.

Selain kualitas hasil kerja, cari tahu pula apakan mereka tepat deadline dalam pengerjaan.

Sesuai dengan periode waktu dalam perjanjian awal pembangunan.

Bila terjadi perpanjangan, pastikan alasannya.

Apakah kendala di lapangan, kondisi cuaca, atau terkait ketersediaan material.

Jangan pilih kontraktor yang waktu kerjanya sering molor akibat efisiensi kerja mereka.

5. Kontrak Resmi

Hindari perjanjian kerja yang bergantung sepenuhnya pada rasa percaya satu sama lain.

Anda harus memiliki bukti hitam di atas putih.

Bahkan meskipun kontraktor yang Anda gunakan adalah keluarga atau kerabat dekat.

Ingat, kontraktor yang baik adalah mereka yang dari awal sudah menginisiasi adanya kontrak fisik.

Isi kontrak merupakan hasil kesepakatan kedua belah pihak.

Biasanya memuat pula jangka waktu pengerjaan yang harus ditepati kontraktor.

Pastikan menulis kontrak yang detail dan terperinci, termasuk kesepakatan mengenai perubahan biaya, material, atau desain saat proses pembangunan telah dimulai.

6. Pastikan Ada Tidaknya Garansi

Tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat hasil akhir renovasi hunian Anda akan seperti apa.

Bisa saja muncul masalah yang tidak terduga setelah pengerjaan selesai.

jasa renovasi rumah

Karena itu pastikan kontraktor memberi garansi atau jaminan atas hasil kerja mereka.

Dengan adanya garansi, mereka pun akan lebih teliti dalam memastikan hasil kerja yang diberikan telah optimal.

7. Karakter Kontraktor

Poin terakhir ini hanyalah faktor tambahan, dan opsional tergantung kenyamanan Anda.

Selama proses negosiasi, Anda tentu telah melihat bagaimana karakter kontraktor secara garis besar.

Salah satunya adalah bagaimana keramahan mereka menanggapi calon klien.

Jika kontraktor memiliki sifat yang ramah, Anda akan lebih mudah untuk menyampaikan konsep atau desain yang diinginkan.

Juga keluhan ataupun uneg-uneg yang mungkin muncul selama proses pembangunan.

Sehingga komunikasi yang baik antara penyedia jasa dan klien bisa tercipta.

Baca Juga:

3 Kesalahan Renovasi Rumah Yang Harus Dihindari Dari Sekarang

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Sahabat 99…

Nantikan tips menarik selanjutnya lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

You Might Also Like